TMMD Ke-128 Resmi Ditutup, Jejak Kebersamaan TNI dan Warga Slempit Jadi Kenangan Tak Terlupakan
PRABANGKARANEWS.COM, Gresik – Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0817/Gresik di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Kamis (21/5/2026), tidak hanya menjadi akhir dari rangkaian kegiatan pembangunan fisik, tetapi juga menorehkan kisah kebersamaan yang hangat antara TNI dan masyarakat.
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir, yang hadir bersama Dansatgas TMMD Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos. Kehadiran rombongan disambut antusias oleh warga Desa Slempit yang sejak pagi telah memadati lokasi kegiatan, sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas berbagai program yang telah dirasakan manfaatnya.
Selama kurang lebih satu bulan pelaksanaan, TMMD Ke-128 menghadirkan perubahan nyata di Desa Slempit. Berbagai pembangunan infrastruktur dikerjakan secara gotong royong, mulai dari peningkatan jalan desa hingga perbaikan fasilitas umum yang selama ini menjadi harapan masyarakat.
Namun lebih dari itu, yang paling membekas adalah kedekatan emosional antara prajurit TNI dan warga. Di sela-sela pekerjaan, mereka tidak hanya berbagi tenaga di lapangan, tetapi juga berbagi cerita, makan bersama, hingga berbaur dalam kehidupan sehari-hari masyarakat desa.
Suasana kebersamaan itu membuat batas antara TNI dan rakyat seolah melebur. Prajurit yang sebelumnya hadir sebagai satgas pembangunan, kini pulang meninggalkan kesan sebagai bagian dari keluarga besar Desa Slempit.
Dansatgas TMMD Ke-128 Letkol Inf Fadly Subur Karamaha menyampaikan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari hasil fisik, tetapi juga dari kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus terjaga.
Dengan ditutupnya TMMD Ke-128, Desa Slempit tidak hanya membawa infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga meninggalkan cerita kebersamaan yang akan terus dikenang oleh masyarakat maupun prajurit yang terlibat.
