Bupati Gunungkidul Raih Penghargaan “Akselerator Pariwisata, Budaya, dan Alam”, Bukti Keberhasilan Bangun Pariwisata Berkelanjutan
PRABANGKARANEWS.COM, GUNUNGKIDUL – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menerima penghargaan sebagai “Akselerator Pariwisata, Budaya, dan Alam” atas keberhasilannya mentransformasi sektor pariwisata melalui pengembangan yang berorientasi pada kelestarian lingkungan, pelestarian budaya, serta pemberdayaan masyarakat, Rabu (15/7/2026).
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam membangun sektor pariwisata yang tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan.
Usai menerima penghargaan, Bupati Endah menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Gunungkidul.
“Penghargaan ini bukan milik saya pribadi, tetapi merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras seluruh masyarakat Gunungkidul yang terus menjaga kelestarian alam, merawat budaya, serta mengembangkan potensi wisata secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Endah, salah satu strategi utama yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul adalah mengembangkan destinasi wisata dengan mengintegrasikan kekayaan budaya lokal ke dalam setiap kawasan wisata.
Selama ini Gunungkidul dikenal luas dengan keindahan pantai, kawasan karst, gua, hingga bentang alam Geopark. Namun, pemerintah daerah tidak berhenti pada potensi alam semata. Berbagai atraksi budaya, tradisi masyarakat, seni pertunjukan, kuliner lokal, hingga produk ekonomi kreatif turut dikembangkan sehingga mampu memberikan pengalaman wisata yang lebih autentik.
“Kami tidak hanya menjual panorama alam. Kami ingin wisatawan juga mengenal budaya, tradisi, dan kehidupan masyarakat Gunungkidul. Dengan demikian, manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Keberhasilan tersebut juga ditopang oleh penerapan model kolaborasi Pentahelix, yakni sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan masyarakat dalam mengembangkan sekaligus mempromosikan potensi daerah.
Melalui kolaborasi tersebut, promosi destinasi wisata menjadi semakin luas, inovasi terus berkembang, dan kualitas pelayanan kepada wisatawan semakin meningkat.
Lebih jauh, Bupati Endah menegaskan bahwa seluruh inovasi yang dilakukan tidak hanya bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat perekonomian daerah.
“Inovasi ini tidak hanya bertujuan menarik wisatawan, tetapi juga difokuskan pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” katanya.
Dengan penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul semakin optimistis memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia yang mengedepankan prinsip pariwisata berkelanjutan, berbasis budaya, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
