kilas sepak bolaindokulinerbeautyniquejawara beritawellnesiahubastralythickuliner viralatletic zone hubzoonestifysorotan hari iniSudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega Otomotifdunia faunaJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena Fashionprediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaAkademi Keperawatan Yayasan UKIJurnal Keperawatan YUKISekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalbociljpBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifybudaya dan alam sulawesi baratprabangkara newsyourbestieSekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah PemudaBalai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan DIYAloha4daloha4daloha4daloha4dbimahokibima88bima88BIMAHOKIbimahokibimahokibimahokibima88basic4d login situs resmiKiyo4dkiyo4dkiyo4daktivitas digital penggunacara efektif risiko peluangkonsistensi hasil panduan strategimetode praktis terukurpengalaman pengguna putaran digitalritme putaran barustrategi adaptif dinamis lanjutantemuan baru mengungkap timingtemuan data harian polatiming aktivitas peluang momentumanalisis trik rahasia maxwineksplorasi teknologi strategi cerdaskombinasi pola rtp strategi barupanduan memaksimalkan pola timing spinpattern ganda efektivitas eksperimenpenjelasan mendalam pola spin algoritmartp stabil panduan pemain cerdasstrategi hold ritme spinteknik manual spin konsistensi rtpteknik simpel perkalian beruntun bonusstrategi pemetaan pola visualkajian acak digital modernmetode membaca simbol digitalanalisis dinamis aktivitas digitalkombinasi grafik visual modernmengelola ritme pola digitaltaktik membaca irama digitalprediksi perputaran simbol digitalstudi ritme dan perkaliansimulasi ritme digital terukurdesain visual pola interaksi kebiasaan pengguna maksimalkan hasilpendekatan rasional pola akuratpengalaman pengguna ritme permainanpengamatan konsistensi hasilpengamatan stabilitas kemenanganperubahan ekosistem fitur bonuspola aktivitas menarikritme timing perhatian pengguna barustrategi faktor pengganda momentumanalisis statistik modern polaeksplorasi timing pola putaranfenomena petir merah digitalfenomena scatter hitam ritmependekatan pengamatan arah pergerakanpenelitian simbol bonus terlewatperubahan kebiasaan putaranpola bonus penggunaan penggunartp live temuan tidak terdugatemuan harian momentum pemainoptimalisasi ritme dan frekuensi adaptifanalisis momentum kompetitif piala duniapendekatan analitis stabilitas hasil jangka panjanginterpretasi statistik untuk antisipasi kompetisistrategi pengendalian frekuensi untuk momentummanajemen timing untuk optimalisasi hasilkontribusi data statistik untuk keputusanrelevansi pendekatan konvensional permainan modernstrategi adaptif untuk hadapi perubahanmodel statistik untuk peluang optimaloptimalisasi aktivitas dengan ritme terukurdisiplin pengelolaan anggaran adaptifanalisis frekuensi terkontrol permainan moderninterpretasi tren data komunitasstrategi adaptif untuk perubahan dinamisstatistik untuk akurasi keputusan modernrelevansi pendekatan konvensional kompetitif berisikoanalisis peluang global prediktif terukurtransformasi strategi berbasis buktitiming adaptif untuk optimalisasi peluanganalisis data pola bonuseksperimen strategi stabileksperimen tiga hari timingpendekatan tradisional teknologipengamatan berkelanjutan pola aktifpola visual sorotanriset momentum akurasi responsstudi perilaku simbol keputusantemuan kognitif strategivalidasi pola anomali timinganalisis frekuensi terarah dinamika permainandata analitik untuk akurasi keputusantiming optimal penentu efektivitas hasilpengaturan interval aktivitas konsistenrelevansi metode konvensional strategi modernmodal terbatas picu keputusan rasionalstrategi adaptif hadapi perubahan polapeningkatan analisis jelang kompetisi globalevaluasi performa tim untuk pola kompetitifintegrasi statistik dan strategi parlayindikator aktivasi simbol modernanalisis zona intensitas visualkajian simbol dan perkalianobservasi frekuensi pola digitaldistribusi kombinasi modern optimalpengalaman hiburan digital menariktransisi momentum sistem adaptifevolusi ritme simbol modernanalisis akumulasi aktivitas harianhiburan digital favorit penggunaoptimalisasi interval aktivitas untuk stabilitasstrategi adaptif modal terbatas peluangpengaruh frekuensi terhadap konsistensi hasilindikator kunci analisis pertandingan kompetitiftiming strategis untuk optimalisasi peluangketahanan metode konvensional menghadapi dinamikapersiapan strategis kompetisi globalstatistik untuk keputusan parlay efektiftransformasi data berbasis analisis objektifstrategi pengalaman untuk hasil konsisten analisis data momentum terbarudistribusi adaptif jam tertentufluktuasi algoritmik terkini hariankorelasi pola aktivitas digitalpenelitian frekuensi data terkinipengamatan ritme digital harianstudi momentum digital akuratstudi ritme digital berbedatemuan pola digital tertentutemuan rng dan momentummahjong ways mengajarkan pentingnya konsistensi di tengah perubahangates of olympus menjadi inspirasi menghadapi tantangan era digitalsweet bonanza mengingatkan bahwa peluang hadir dari kesabaranstarlight princess menunjukkan arti bertahan saat keadaan berubahwild bandito menginspirasi keberanian mengambil langkah yang berbedalucky neko membuktikan harapan bisa muncul dari hal sederhanadragon hatch mengajarkan pentingnya adaptasi dalam dunia modernsugar rush mengingatkan bahwa proses lebih penting dari hasiltreasures of aztec membawa pelajaran berharga tentang perjalanan hidupgates of gatot kaca menunjukkan semangat bangkit setelah kegagalantransformasi keputusan analisis momentum datastrategi adaptif hadapi ketidakpastian permainaninterpretasi data untuk keputusanoptimalisasi ritme aktivitas terukurrelevansi pendekatan konvensional strategi kontemporerpengendalian frekuensi aktivitas stabilitas peluangketelitian analitis identifikasi peluangperan statistik strategi parlay modernperspektif baru peluang dan tantangantiming optimal penentu efisiensi strategisanalisis prediktif pola taruhanefektivitas pendekatan matematis polaeksplorasi waktu puncak aktivasikorelasi pola spin aktivasi simbolmodel repetisi linear pola acakpemetaan algoritma visual real timepengaruh repetisi strategisriset skema bermain dinamisskema bermain probabilitasstrategi data probabilitas efisiensianalisis logika peluang putaran repetitiflogika visual interaktif pola returnmodel matematika prediksi ritme putaranpendekatan probabilistik pola shufflepola repetisi acak integrasi algoritmascatter kecepatan putaran maksimalkan hasilsinkronisasi waktu aktivasi scatter bonusskema matematis minimalis konsistensi returnstrategi paroli real time stabilitasvalidasi ritme probabilitas strategi timingadaptasi strategi perubahan ritmeanalisis pola maxwin perulanganefektivitas pola simbol wildeksperimen siklus tunggal pola rahasiainovasi platform pola lonjakanpendekatan matematika fungsional strategipola progressive ritme putaranrespon sistem variabel visual scatterstrategi adaptif pola lonjakan returnvalidasi pola respin simulasitemuan statistik pola putaranwaktu bermain konsistenwild west gold strategi modern 35 jutadisiplin bermain pola frekuensi efektifeksperimen frekuensi tinggieksperimen real time polapenelitian jam bermainpola hasil lebih konsistenriset prediktif jam bermainstudi ilmiah scatter rtptransisi strategis membaca titik kritispemahaman pola cermat dan terarahdata aktivitas terkini jam produktifteknik efektif dengan pola harian pola bermain lebih mudah terbacafitur tambahan bantu pemula mengelolafitur membantu membaca hasil terukurgaya santai ritme dan strategistatistik rtp bantu tafsir pola modernputaran gratis uji pola agresifanalisis sesi strategi prediktifdata statistik pola konsisteneksperimen statistik strategi bertahapkorelasi pola spin waktu bermainpenemuan kombinasi ritme taruhanriset strategi bertahap pengaturan waktustrategi reaktif teknologi cerdasstudi pola taruhan timing spinterobosan pola permainan manajemen modalwaktu bermain studi kuantitatifanalisis terukur jadi strategi terstrukturstrategi membentuk pola bermain rapimembaca ritme dengan lebih terarahstrategi timing presisi jadi peluangsinyal strategi yang lebih terukurputaran otomatis untuk pemula tenangmembaca peluang dengan lebih cermatperencanaan awal agar hasil konsistentarget awal pola stabil terkontroltren naik bantu strategi disiplinevolusi pola putaran konsistensi returnpergerakan mikro pola permainan stabilitaspola putaran adaptif frekuensi bonuspola taruhan mikro lonjakan bonusritme bermain variabel output rngsiklus bonus tersembunyi intensitas putaranstrategi interval permainan return bonustiming bermain konsistensi optimalvariasi putaran observasi konsistensiwaktu bermain ritme taruhanstatistik untuk keputusan modernketerbatasan modal dan strategi adaptifpengaturan ritme aktivitas konsistentransformasi data menjadi strategi efektifrelevansi pendekatan konvensional menjaga stabilitastiming strategis untuk optimalisasi hasiladaptasi strategi untuk efektivitas keputusankontrol frekuensi untuk stabilitas polaanalisis performa terkini kompetisi krusialintensifikasi kajian statistik kompetisi globalanalisis risiko peluang kompetisi sepak bolaoptimalisasi ritme aktivitas terstrukturstrategi berbasis bukti dari data historistiming presisi dukung keputusan efektifkontribusi statistik untuk strategi kontemporerketahanan metode konvensional jangka panjangpengelolaan frekuensi aktivitas adaptif modernstrategi anggaran terbatas untuk peluanginterpretasi data momentum kompetitifpendekatan berbasis pengalaman strategi

Terlapor Penculikan Anak Tayangkan Surat Terbuka, Berikut Jawaban Danny Atas Surat Tersebut

Terlapor Penculikan Anak Tayangkan Surat Terbuka, Berikut Jawaban Danny Atas Surat Tersebut
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || Jakarta – Jagad media belakangan ini dihebohkan dengan perseteruan Sofjan Jendi alias Dio yang dilaporkan sebagai terduga penculik anak, sebut saja Budi yang berusia menjelang 7 tahun, dengan ayah kandung Budi, Danny Eka Prasetio, yang dituduh menganiaya anaknya sendiri oleh siterduga penculik, Sofjan Jendi. Diketahui melalui segelintir media partisan, Dio menyampaikan surat terbuka [1], yang menempatkan dirinya seolah-olah sebagai malaekat penyelamat anak dengan mengaku-aku sebagai ayah angkat dari anak yang diculiknya itu.

Merespon surat terbuka Sofjan Jendi, lelaki lajang sepanjang jaman berusia 55 tahun itu, ayah sang anak memberikan klarifikasi sebagai hak jawabnya berikut ini. Redaksi menyusun pernyataan dan jawaban antara kedua pihak yang berseteru itu dengan pemberian nomor (1 s/d 74) yang diawali dengan pernyataan Sofjan Jendi, diikuti jawaban dari Danny Eka Prasetio yang dalam tanda kurung. Nama anak sengaja disamarkan, sebut saja Budi, walaupun nama asli anak yang jadi korban dalam kasus ini telah disebut-sebut secara tidak beretika-jurnalistik di media-media partisan yang memuat surat terbuka Sofjan Jendi alias Dio itu.

Surat Terbuka Dio – (Jawaban Danny Eka Prasetio)

1. Ini kisah nyata tentang Budi, bocah 6 tahun yang menjadi korban penyiksaan ayah dan nenek kandungnya sendiri. (Tidak benar ada penyiksaan).

2. Selama ini menjalani masa kecilnya dengan kepedihan. Hidup tanpa kasih sayang. (Tidak benar).

3. Budi bocah malang itu lahir di Jakarta, 20 February 2014. (Tanggal lahir benar, bocah malang tidak benar).

4. Ayahnya, Danny Eka Prasetio dan ibu yang bernama Rita. (Benar).

5. Danny dan Rita memboyong Budi yang masih berusia satu tahun untuk tinggal di apartemen yang sama dengan saya. (Nama apartemen yang sama benar, usia masih di bawah 1 tahun).

6. Kami bertetangga. (Tidak tepat karena beda tower).

7. Saya ingat persis, 20 Februari 2015, Budi berulang tahun. (Benar).

8. Kami berserta beberapa orang merayakan dengan gembira hari lahir bocah mungil itu di apartemen. (Benar).

9. Namun, kebahagian Budi sirna. (Tidak benar).

10. Tak lama berselang, hubungan Danny dan Rita terlihat tidak harmonis. (Benar)

11. Keduanya harus berpisah. (Benar).

12. Keluarga kecil itu akhirnya memilih pergi dari apartemen. (Benar)

13. Rita meninggalkan suami dan Budi yang saat itu masih sangat membutuhkan kasih sayang seorang ibu. (Tidak benar, saya yang keluar dari apartemen membawa Budi).

14. Danny memutuskan membawa Budi kembali ke rumah keluarganya di Jalan Kemayoran Timur Gang 6 Nomor 21 RT 13/07 Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. (Benar).

15. Saya ingat persis karena hubungan kami cukup dekat sebagai tetangga. (Apakah beda tower disebut bertetangga?)

16. Hidup berdua dengan Budi yang masih balita tidak mudah bagi Danny yang tidak memiliki pekerjaan. (Tidak benar).

17. Hal itu membuat kebutuhan Budi sering kali terbengkalai. (Tidak benar).

18. Yang lebih mengenaskan, karena terdesak kebutuhan, saat itu Danny punya keinginan untuk menjual Budi sebesar Rp 7 juta. (Tidak benar dan ini fitnah).

19. Melihat kondisi itu, saya menawarkan bantuan menjadi ayah angkat untuk Budi. (Tidak benar).

20. Saya penuhi semua kebutuhan Budi seperti susu, popok, dan lain-lain. (Tidak benar)

Baca Juga  Universitas Terbuka Terbaik Kinerja Anggaran Kategori PTN

21. Nah, selama menjadi ayah angkat Budi, saya jadi mengetahui bagaimana kondisi bocah malang itu di Kamayoran. (Tidak benar jadi ayah angkat dan bocah malang).

22. Budi diasuh dua orang nenek, yaitu Thang Meng Lan atau biasa dipanggil Cie Ameng dan Nenek kandung Budi dan kakak kandung Cie Ameng yang tidak menikah Thang Meng Ie atau biasa dipanggil Cie Lili. (Benar).

23. Sejak usia satu tahun atau selama diasuh kedua neneknya, Budi justru mengalami penyiksaan yang luar biasa. (Tidak benar, ini fitnah).

24. Bocah itu sering dipukul dengan menggunakan rotan, sapu dan lain-lain. (Tidak benar).

25. Bahkan Cie Lili sering meneteskan cairan lilin ke tubuh Budi. (Tidak benar).

26. Budi yang saat itu belum lancar berbicara saja sudah mengalami penyiksaan. (Tidak benar).

27. Saya menduga, kedua neneknya yang Chinese kuno tidak menyukai Budi karena ibu kandung Budi berasal dari pulau Jawa. (Tidak benar, ini fitnah bernuansa SARA).

28. Rasa sayang saya sebagai ayah angkat kepada Budi tersakiti melihat perlakukan mereka kepada Budi. (Tidak benar, bukan ayah angkat).

29. Anak yang masih berjalan tertatih-tatih itu selalu dimarahi dan dianggap anak yang tidak diinginkan. (Tidak benar).

30. Untuk memastikan kondisi Budi, saya selalu menyempatkan berkunjung untuk menengok beberapa hari dalam seminggu. (Benar berkunjung, tapi tidak selalu).

31. Sekaligus datang membawa semua kebutuhan Budi. (Tidak benar).

32. Setelah Budi menginjak usia 2 tahun, pada tahun 2016, saya mendaftarkan Budi ke Kelas Bermain Sekolah KB-TK Baptis di Jakarta. (Benar).

33. Hanya setahun Budi bersekolah karena, sekolah harus ditutup. (Benar).

34. Selama saya mencukupi biaya sekolah Budi, terungkap Cie Ameng, nenek kandung sering mengambil uang yang seharusnya untuk memenuhi kebutuhan Budi. (Tidak benar, ini fitnah).

35. Belakangan saya ketahui, Cie Ameng adalah bekas mucikari di Pekan Baru dan salah satu tempat hiburan di Kelapa Gading. (Tidak benar, ini fitnah keji).

36. Tidak hanya itu, Cie Ameng adalah pengguna zat psikotropika jenis sabu-sabu. (Tidak benar, fitnah keji).

37. Bahkan, mengaku beberapa kali nyabu dengan Ketua RT setempat. (Tidak benar, fitnah, bisa dikonfirmasi dengan Ketua RT).

38. Meski kondisi di rumah semakin tidak kondusif, saya berusaha untuk memindahkan Budi ke TK Strada John Berchmans di Jalan Gunung Sahari, Senen, Jakarta Pusat. (Tidak benar).

39. Celakanya, di sekolah yang baru itu, Budi selalu menjadi pelampiasan kemarahan Cie Ameng. (Tidak benar).

40. Budi sering dipukul dengan sapu lidi di depan umum. (Tidak benar).

41. Berhubung usia Budi belum cukup untuk masuk SD, Budi tiga tahun di TK. (Tidak benar).

42. Puncak kekejaman Cie Ameng, saat usia Budi sekitar 4 tahun, Budi pernah dimasukan ke dalam ember berisi air panas. (Tidak benar).

43. Siksaan demi siksaan dialami Budi dari berbagai pihak. (Tidak benar, berbagai pihak?)

44. Tidak hanya neneknya, Budi pernah dikurung Danny bapak kandungnya di dalam lemari, hingga Budi mengalami sesak napas di dalam lemari. (Tidak benar).

45. Termasuk juga saat usia Budi menginjak 5 tahun, bocah yang seharusnya mendapat kasih sayang itu sering dihukum tidak diberikan makan seharian. (Tidak benar, bisa mati kelaparan anak itu tidak diberi makan).

Baca Juga  Kadispenad Tutup Pendidikan Public Relations Bersama MNC Group

46. Awalnya, saya hanya mendengar dari Budi soal kekejaman nenek dan papanya. (Tidak benar, tidak ada kekejaman).

47. Namun, saya seakan tidak percaya ketika melihat penganiayaan kepada Budi secara langsung. (Tidak benar).

48. Saat itu, saya pernah datang mendadak, Budi setengah telanjang sedang dipukuli Cie Ameng di luar rumah disaksikan warga sekitar. (Tidak benar, bisa ditanyakan ke tetangga sekitar).

49. Ironisnya, warga sekitar bukannya membantu tapi memprovokasi keadaan.(Tidak benar, bisa ditanyakan ke warga/tetangga sekitar).

50. Tidak ada rasa kemanusiaan. (Tidak benar).

51. Kondisi sosial warga Kemayoran khususnya tempat Budi tinggal ternyata tidak kondusif untuk tumbuh kembang anak seusia Budi. (Tidak benar, ini fitnah terhadap warga Kemayoran).

52. Sebaiknya Budi tidak mengikuti sekolah tatap muka apabila mulai direncanakan Januari 2021. (Mungkin, tergantung kebijakan sekolah).

53. Tidak ada yang bisa mengontrol ketika Budi di rumah bersama dua nenek dan ayah kandungnya. (Tidak benar).

54. Selama masa pademi Corona, Budi yang telah berusia 6 tahun, bersama kedua neneknya diboyong ke Cipanas. (Benar).

55. Tepatnya di Jalan Pasir Kampung, Villa Rahayu Nomor 7D, RT 04/16, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat. (Benar).

56. Selama Budi di Cipanas, saya meminta bantuan tetangga bernama Cing Cing untuk bantu mengawasi dan membimbing pelajaran Budi. (Benar).

57. Puji Tuhan, semua berjalan baik dan Budi mendapat nilai baik.

58. Celakanya, selama tinggal di Cipanas, kedua neneknya masih terus menyiksa Budi. (Tidak benar, tidak ada penyiksaan).

59. Tetangga dan Cing Cing menyaksikan langsung, Budi dipukul dengan selang air. (Tidak benar).

60. Dianiaya, hati kita pasti teriris. (Tidak benar, karena kenyataan penyiksaan tidak ada).

61. Budi pernah bilang ‘Ama (nenek) aku gak mau mati’. (Tidak benar).

62. Amanya selalu bilang, ‘Ama akan matiin kamu’. (Tidak benar).

63. Budi yang masih berusia 6 tahun, berkata kepada saya, ‘Daddy saya sudah tidak tahan lagi, Daddy bawa polisi tangkap Ama’. (Tidak benar).

64. Cie Ameng sang nenek sering mengancam Budi pernah berkata, ‘Awas lu di sini masih ada yang bantu, lu jika dipukul. Kalau di Jakarta nggak ada yang bantu lu, akan saya matiin lu’. (Tidak benar).

65. Badan Budi sudah sering babak belur. (Tidak benar).

66. Puncaknya, Jumat 15 Desember 2020, Budi mengalami kekerasan hebat. (Tidak benar, tidak ada kekerasan).

67. Budi, bocah tidak berdosa itu dikeroyok bapak dan nenek kandungnya di dalam kamar belakang. (Tidak benar ada pengeroyokan).

68. Wajah Budi digigit, badan dipukul, wajah ditampar dengan sangat keras dan hidung lebam ditonjok. (Tidak benar sama sekali).

69. Saya yang mengetahui kejadian itu segera berangkat ke Cipanas.

70. Saat itu, saya memutuskan untuk membawa Budi ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Cimacan untuk dilakukan visum pada tanggal 16 Desember 2020. (Tidak tahu, Budi dalam penguasaan ‘terduga penculik’ Dio sejak 15 Desember 2020).

71. Bukti Visum hasil pemeriksaan Budi terlampir di Polsek Pacet, Resort Cianjur, Polda Jawa Barat. (Tidak tahu, tidak pernah diperlihatkan).

Baca Juga  Selangkah Lagi 3 Warisan Budaya Tak Benda Pacitan Akan Ditetapkan Sebagai WBTB 2020

72. Tidak hanya visum, saya juga melaporkan kekejaman Ci Ameng, Cie Lili dan Danny Eka Prasetya ke Polsek Pacet, Cipanas-Cianjur pada tanggal Rabu 21 Desember 2020. (Tidak tahu).

73. Kondisi anak sekarang ada di bawah pengawasan Polres dan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Cianjur. (Mungkin).

74. Saat ini, Budi mengalami trauma phsikis yang sangat mendalam. (Tidak benar, ini pernyataan sepihak).

Berdasarkan pernyataan dan jawaban para pihak di atas, dari 74 pernyataan, hanya 14 pernyataan yang dibenarkan oleh Danny Eka Prasetio. Seluruh pernyataan tentang penyiksaan, penganiayaan, penelantaran, dan sejenisnya dibantah keras oleh Danny sebagai ayah Budi. Bahkan beberapa pernyataan Sofjan Jendi alias Dio itu disebut Danny sebagai fitnah.

Penyataan nomor 37, 48, 49, dan 51 sangat menarik untuk dianalisis kebenarannya. Pada poin-poin ini Sofjan Jendi menyeret keterlibatan Ketua RT (pernyataan nomor 37) dan warga masyarakat atau tetangga sekitar tempat domisili si anak, yakni di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Pertanyaannya, apakah mungkin Ketua RT.013/RW.007 sebejat itu mengajak warganya nyabu bersama? Dan, apakah sebejat itu warga masyarakat di seputaran Jalan Kemayoran Timur Gang 6, RT.013/RW.007 Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, memprovokasi keluarga ini untuk menyiksa anaknya?

Lagi, jika benar pernyataan nomor 51, bagaimana dengan kondisi anak-anak lainnya di wilayah Kemayoran Timur Gang 6, RT.013/RW.007 Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat? Berapa banyak di antara anak-anak itu yang terganggu tumbuh-kembang mereka? Ataukah hanya Budi yang mengalami hambatan akibat ‘buruknya kondisi sosial’ masyarakat di situ?

Pertanyaan-pertanyaan itu harus menjadi perhatian para pihak dan memastikan kebenaran dan/atau ketidakbenaran pernyataan lelaki gemulai Sofjan Jendi tersebut. Termasuk dalam hal ini, para media partisan seperti Tribunnews dan Wartakota wajib menggali informasi terkait kebenaran pernyataan Sofjan Jendi yang mereka tayangkan beberapa waktu lalu, dengan turun ke Kemayoran mencari fakta-fakta lapangan, agar eksistensi mereka sebagai media partisan pendukung terduga penculik anak dapat di-clear-kan.

Penting juga diinformasikan terkait pernyataan nomor 73 di atas, berdasarkan informasi dari Ketua RT 006, RW 005, Pabuaran, Kelurahan Sayang, Cianjur, Jawa Barat, Anning Sunarya, pada hari Sabtu, 6 Februari 2021, pukul 02.34 wib, diketahui bahwa tidak ada seorang pun anak-anak yang dititipkan di lokasi atau rumah penitipan (shelter) P2TP2A Cianjur yang beralamat di RT 006, RW 005 tersebut [2]. Fakta ini mengindikasikan adanya dugaan pembohongan publik yang dilakukan oleh Sofjan Jendi dan pihak Polres Cianjur yang menangani kasus itu.

Dus, dimanakah Budi disembunyikan saat ini? Mengapa orang tua kandungnya tidak diperkenankan mengetahui keberadaan anaknya? Mengapa Sofjan Jendi alias Dio, si ayah angkat palsu, justru terlihat dibela mati-matian oleh media partisan dan oknum Polsek Pacet serta oknum Polres Cianjur? (APL/Red)

Catatan:

[1] Lindungi Anak Angkat dari Penyiksaan, Dio Justru Dituduh Lakukan Penculikan-Dikeroyok Oknum Polisi; https://wartakota.tribunnews.com/2021/02/06/lindungi-anak-angkat-dari-penyiksaan-dio-justru-dituduh-lakukan-penculikan-dikeroyok-oknum-polisi?page=all.

[2] Rekaman suara Ketua RT.006/RW.005, Anning Sunarya, ada pada redaksi.

Keterangan foto: Danny Eka Prasetio, Budi, dan neneknya, saat acara HUT ke-3 Budi