Babak Baru Uji Materi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers

Babak Baru Uji Materi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers
SHARE

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), dan Dewan Pers (DP) dipastikan bakal hadir secara daring (online) untuk memberikan keterangan pada sidang lanjutan uji materi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dalam perkara Nomor 38/PUU-XIX/2021 pada 11 Oktober 2021.

Kepastian itu disampaikan Panitera MK melalui surat panggilan sidang yang ditujukan kepada kuasa hukum pemohon tertanggal 27 September 2021.

Kuasa hukum pihak pemohon, Vincent Suriadinata, membenarkan surat panggilan yang dilayangkan MK melalui surat nomor 344.38/PUU/PAN.MK/PS/09/2021 yang ditandatangani Panitera Muhidin, SH., M.Hum.

“Kami sangat mengapresiasi keputusan majelis hakim yang akan mendengarkan keterangan dari Presiden, DPR, dan Dewan Pers pada sidang nanti. Ini makin memperjelas uji materi UU Pers yang diajukan pemohon,” ujar Vincent.

Baca Juga  Bahas Program Kerja, PPWI Aceh Singkil Gelar Rapat Internal

Sementara itu, Hence Mandagi selaku salah satu pemohon mengatakan, keterangan pihak Presiden dan DPR, serta Dewan Pers selaku pihak terkait sangat penting untuk bahan pertimbangan majelis hakim dalam memutus perkara UU Pers ini.

“Saya berharap dari keterangan 3 pihak yang dihadirkan dalam sidang nanti akan menambah keyakinan majelis hakim untuk mengabulkan permohonan kami,” kata Mandagi yang juga menjabat Ketua Dewan Pers Indonesia dan Ketua LSP Pers Indonesia.

Sedangkan Soegiharto Santoso alias Hoky selaku pemohon ketiga menyampaikan, “Kami para pemohon tentu sangat mengapresiasi dan sangat senang memperoleh informasi tersebut, saya akan berupaya untuk selalu dapat hadir disetiap persidangan yang dilakukan secara online oleh MK, semoga upaya kami ini membuahkan hasil untuk kebaikan teman-teman jurnalis dan juga untuk kebaikan bangsa Indonesia.” papar Hoky yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas LSP Pers Indonesia.

Baca Juga  Kemensos, Pelukan Negara Bagi Anak-anak yang Ditinggalkan Orang Tua Karena Covid-19

Permohonan uji materi  UU Pers tersebut didaftarkan oleh Kuasa Pemohon DR. Umbu Rauta, SH., M.Hum., Hotmaraja B. Nainggolan, SH., Nimrod Androiha, S.H., Christo Laurenz Sanaky, S.H. dan Vincent Suriadinata, S.H., M.H. ke MK pada tanggal 07 Juli 2021 lalu secara online. (Edi)


SHARE
prabangkara