Switzerlandnya Pacitan ada di “Puncak Bukit Platar”
Oleh: Denisa Mumtazun Nabiila
Ini bukan Swiss, ini adalah Pacitan. Kabupaten dengan seribu keindahan, berjuluk Paradise Of Java. Keindahan kawasan wisata pantai Switzerland yang ada Kabupaten berjuluk Paradise of Java (Pacitan) tersebut. Switzerland (Swiss) adalah sebuah negara maju yang terletak di Eropa Barat, memiliki luas sekitar 41.285 KM persegi. Setara dengan sepertiga dari luas Pulau Jawa. Negara Swiss terletak di antara negara-negara di benua Eropa, yang dikelilingi oleh Prancis di sisi barat, Jerman di sisi utara, Italia di sisi selatan, serta Austria dan Liechtenstein di sisi timur. Kawasan ini terkenal sebagai destinasi wisata kelas dunia karena keindahan alamnya yang memukau.
Bukit Platar adalah suatu tempat wisata alam yang ada di kawasan Pacitan tepatnya di desa Hadiwarno, Ngadirojo. Bukit ini masih terdengar asing bagi orang dari daerah luar. Lokasinya ada di lereng selatan. Masuk melalui Desa Pager yang berada di tepi jalur JLS Pacitan-Panggul. Setelah melewati Jembatan Kangkung, jembatan besi nan legendaris lantaran dan sudah ada puluhan tahun di Hadiwarno, perjalanan dilanjutkan naik bukit.
Untuk mencapai lokasi kita akan menempuh perjalanan kurang lebih 2 km dari jalur utama Pacitan-Trenggalek. Perjalanan masih bisa menggunakan kendaraan roda empat sebelum akhirnya harus berjalan kaki melalui jalan setapak perbukitan. Rasa lelah dan penat tersebut akhirnya terbayar kala bukit Platar mulai terlihat.
Di sana adalah tempat wisata alam yang membentang hamparan rumput hijau nan tebal (ketinggian rumput sampai menutup mata kaki). Dari lokasi ini, pemandangannya yang indah membuat diri enggan berhenti memotret dan menikmati pemandangan dinding bukit yang berbatasan langsung dengan pantai disebelah timur. Sedangkan disebelah barat bisa menikmati hamparan bukit rumput yang luas. Sedangkan disebelah selatan, jika berdiri diatas bukit saat menengok kebawah mata akan dimanjakan oleh indahnya laut lepas.
Berada di bibir pantai, bukit landai ini menyuguhkan pesona yang memanjakan mata. Hamparan padang rumput nan hijau berpadu dengan birunya laut selatan. Tidak hanya di siang hari, keindahan bukit Platar juga semakin memesona saat malam. Dari ketinggian bukit kita dimanjakan dengan pemandangan kerlap kerlip lampu di sepanjang pantai.
Bagaikan tebaran kunang-kunang raksasa. Lampu-lampu yang berpijar tersebut adalah penerangan rumpon nelayan setempat. Lampu-lampu itu adalah penerangan rumpon (alat bantu penangkapan ikan yang dipasang di laut) buatan para nelayan. Yang itu berpadu dengan gemerlapnya cahaya bintang dan sinar rembulan di langit. Keberadaannya penerangan rumpon, menebarkan tebaran kerlap-kerlip cahaya layaknya hewan Kunang-kunang (Lampyridae). Yakni serangga bersayap yang dapat terbang, dan memancarkan cahaya di kegelapan malam.
Bagi pencinta trail wajib untuk mencoba menyusuri Bukit Platar untuk memacu adrenaline. Kondisi jalanan memang cocok untuk medan motor dirt track. Apalagi jalur naik turun dan berbelok-belok serta non aspal. Bagi komunitas trail setempat, disekitar lokasi ada jalur trail khusus yang lebih extreme dan memompa adrenaline. Selama kurang lebih 20-30 menitan, habis dijalan pertama melewati jalur makadam / jalan cor semen yang sudah rusak.
Kanan kiri layaknya hutan ladang milik warga. Selepas itu, memasuki jalan berbatuan hingga ke atas bukit. Dari atas bukit, bonus sudah menanti. Spot Pantai Kunir bisa dinikmati layaknya menikmati film HD dengan layar lebar. Nge-trail dilanjut kembali. Untuk kali ini, kondisi medan berupa tanah liat dan dan jalur setapak yang bisa dilalui satu motor trail saja. Tak jarang, kanan kiri berupa tumbuhan-tumbuhan liar yang menerpa anggota tubuh anda. Dengan kata lain, seperti trabas alas/hutan.
Lokasi ini bisa diekplore dengan menggunakan trail , bila ingin berjalan kaki menaiki dan turun bukit juga tak masalah. Namun dimohon berhati-hati bila kesana. Bila berlarian dan tak bisa mengerem trail, bahaya sekali kalau sampai keblablasan karena keadaan jalan yang cukup exstream.
Menyinggung tentang berkemah atau camping, tempat ini sangat cocok untuk mendirikan perkemahan selain tempatnya yang luas, tentunya satu hal yang paling dinanti dan tak boleh dilewatkan adalah berburu sunset. Bila cuaca baik, mendukung dan memang anda beruntung, anda bisa mendapatkan suasana sunset yang menakjubkan.
Dibandingkan temapat wisata alam lainnya Bukit Platar ini jarang dikunjungi orang-orang. Karena kawasan yang sulit di jangkau, namun bukan masalah bagi orang yang suka terhadap tantangan. Banyaknya view yang ada juga menambah keunggulan tersendiri bagi tempat ini sehingga para wisatawan bisa menikmati keindahan pemandangan.
Rasa lelah akan terbayar ketika samapai di puncak. Disini para wisatawan juga bisa langsung merasakan indahnya laut lepas dan keindahan sekitar bukit. Tumbuhan hijau di sekeliling yang indah juga makin menambah nilai estetika dari tempat wisata ini yang membuat kita ingin sekali berlama-lama di tempat ini.
