Seminar GMNI STKIP PGRI Pacitan, “Budaya Dalam Prespektif Kritis: Menggali Identitas Kultural Pacitan”

Seminar GMNI STKIP PGRI Pacitan, “Budaya  Dalam Prespektif Kritis: Menggali Identitas Kultural Pacitan”
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || PACITAN – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat STKIP PGRI Pacitan akan menggelar seminar kebudayaan bertajuk “Budaya Pacitan Dalam Prespektif Kritis: Menggali Identitas Kultural Pacitan”, pada Sabtu (12/11/2022) di Gedung MUI pacitan.

Fahrezi Fiqqiansyah, selaku ketua panitia sekaligus kader GMNI Pacitan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan sebuah upaya gerakan paradigmatik yang menawarkan ajakan untuk kembali mengkaji kebudayaan Pacitan.

Menurut Fahrezi, kebudayaan merupakan salah satu unsur sentral bagi suatu bangsa karena melalui kebudayaan, identitas dan jati diri suatu bangsa dapat diwujudkan.  Kebudayaan sebagai keseluruhan yang kompleks yang meliputi kepercayaan, pengetahuan, kesenian, moral, hukum. keilmuawan, adat istiadat dan keterampilan manusia yang lain seta kebiasaan yang didapat manusia sebagai bagian dari anggota masyarakat.

Baca Juga  Pemkab Banyuwangi Gelar Festival Nelayan Tangguh 2022

“Upaya ini kami hadirkan dengan maksud sebagai sebuah gerakan paradigmatik yang menawarkan ajakan untuk melakukan dekonstruksi atas apa yang sudah terlanjur kita yakini dan dijalani, supaya masyarakat khususnya generasi muda Pacitan mengerti dan paham jatidiri serta kebudayaan asli Pacitan itu seperti apa,”katanya.

Selain itu, senada dengan Fahrezi, Yoga Pratama Putra, selaku ketua komisariat GMNI STKIP PGRI Pacitan menerangkan bahwa diskursus tentang kebudayaan khususnya kebudayaan daerah harus terus disuarakan untuk memberi pemahaman bagi seluruh lapisan masyarakat tentang jati diri dan identitas asli daerahnya.

Kegiatan seminar tersebut menghadirkan dua narasumber asli Pacitan, Bakti Sutopo selaku pemerhati budaya dan Agoes Hendriyanto yang merupakan peneliti sekaligus dosen di salah satu kampus ternama di Kabupaten Pacitan. (*)

Baca Juga  Kodim 1011/Kuala Kapuas, Gelar Komsos dengan Ratusan Keluarga Besar TNI