Prime HeadlineBeritalogyJurna CoreTasty Plate PediaBeauty Glow Pediakilas sepak bolaindokulinerbeautyniquejawara beritawellnesiahubastralythickuliner viralatletic zone hubzoonestifysorotan hari iniSudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega Otomotifdunia faunaJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena Fashionprediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaAkademi Keperawatan Yayasan UKIJurnal Keperawatan YUKISekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalbociljpBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifyjuliet4d loginkiyo4d27.comkiyo4d11.comkiyo4d10.comkiyo4d04.comkiyo4d.coyourbestiebimahokibima88bima88BIMAHOKIbimahokibimahokibimahokibima88basic4d login situs resmifenomena hiburan digital modern semakin menarik perhatian masyarakat globalpopularitas hiburan digital interaktif meningkat seiring perkembangan teknologi moderntren permainan digital modern terus memikat perhatian berbagai kalangan penggunaalasan hiburan digital modern semakin diminati generasi masa kini bersamapenelitian mengungkap daya tarik hiburan digital berbasis teknologi modern terkinianalisis ilmiah menjelaskan fenomena hiburan digital paling diminati masyarakatperkembangan hiburan digital interaktif menciptakan tren baru masyarakat modernriset mengungkap faktor meningkatnya minat hiburan digital masa kinifenomena digital interaktif menghadirkan pengalaman hiburan semakin menarik masyarakatanalisis perilaku menjelaskan meningkatnya ketertarikan hiburan digital modern masyarakatroulette ritme memasang taruhan harus diselaraskan dengan pola angka yang keluarparlay rtp tidak berlaku namun analisis data dapat meningkatkan peluang kemenanganmahjong ways 2 pola scatter dan rng bekerja bersama dalam hasil akhir permainangates of olympus ritme spin yang cepat cocok untuk pemain berpengalamanmahjong wins rtp tinggi memberikan rasa aman bagi pemain jangka panjangblack scatter rng dan pola putaran saling berkaitan dalam menentukan hasil baccarat ritme mengikuti aliran kartu sering membawa keberuntungan beruntunroulette pola angka terbaik adalah menggabungkan taruhan dalam dan luarparlay winrate dipengaruhi oleh kemampuan membaca peluang dengan tepatmahjong ways 2 pola putaran dan rtp adalah fondasi untuk pemain profesionalmahjongmahjongmahjongmahjongmahjongmahjongmahjongmahjongmahjongmahjongstudi komparatif pola pemain baruanalisis irama permainan objektif sistematismodel pembelajaran bertahap untuk pemulaevaluasi stabilitas dan kenyamanan penggunaanalisis temporal dinamika perputaran digitaldata harian untuk keputusan rasionalevaluasi platform stabilitas dan performaanalisis frekuensi putaran strategi permainanobservasi temporal stabilitas performa rnginterpretasi perubahan ritme adaptifevaluasi empiris kejelasan pola kognitifpendekatan analitis berbasis data strategiimplementasi kerangka data modern untuk strategianalisis pola bermain dengan ritmeanalisis kuantitatif pola teknik performakebiasaan strategis pemain berpengalamankajian metodologis teknik bermain efisienoptimalisasi durasi bermain sesi terbatasanalisis gaya bermain cepat efektiftinjauan komparatif strategi bermainindonesia berdaulat kibarkan merah putihiran bikin sayembara tangkap tentaraindonesia merdeka kelas menengahdrone rusia meluas nato perkuatalwi Farhan babak keduaferrari luce chassis terjualmegawati soroti bpjs kesehatangoogle doodle hut ri 81scarf styling Kembali populerjantung berdebar tanpa aktivitasjanibek alimkhanuly hamzah sheerazsejarah adat di indonesiadate nut energy bitesmembuat magnum croissantpoffertjes chocolate fruit cuptablescaping is becoming creativedoes an elevator knowtrump scales back south koreasha tau kok hong konganne Hathaway coconut jelly nailsmengapa pola mahjong ways bisa terasa berubah memahami rtp dan sistem acak di balik permainanrtp mahjong ways sering dikaitkan dengan pola permainan begini cara memahami keduanya tanpa kelirupola mahjong ways terasa berbeda dari biasanya pemain mulai membahas apa yang sebenarnya berubahmahjong ways membuka pembahasan baru tentang hubungan rtp volatilitas dan perubahan ritme permainanmemahami dinamika mahjong ways mengapa pola yang terlihat sama belum tentu memberikan alur permainan serupadi balik pola mahjong ways yang terlihat acak ada mekanisme rtp yang penting dipahami pemainbanyak yang salah membaca pola mahjong ways padahal rtp dan hasil setiap putaran bekerjaawalnya terlihat biasa perubahan halus di mahjong ways ini justru membuat banyak pemain penasaranperubahan sistem rtp mahjong ways jadi sorotan setelah pola permainan terlihat semakin dinamispg soft dan evolusi mahjong ways mengapa pola dinamis membuat pengalaman setiap sesi terasa berbedatampilan sederhana mahjong ways justru membuat banyak pemain betah mengikuti setiap perubahan di layarperpaduan warna dan simbol tradisional membuat mahjong ways punya karakter visual yang mudah dikenalimahjong ways tetap ramai dibicarakan berkat tampilan klasik yang dikemas dengan sentuhan digital modernperubahan kecil pada susunan layar membuat mahjong ways terasa lebih rapi saat dinikmati dalam waktu lamadi balik tampilan sederhananya, mahjong ways menawarkan detail visual yang sering luput dari perhatian nuansa tradisional dan animasi modern berpadu membentuk identitas visual mahjong ways yang khasbukan sekadar simbol, detail kecil di mahjong ways membentuk pengalaman visual yang terasa lebih hidupdari tata letak hingga pergerakan simbol, mahjong ways menawarkan tampilan yang terasa ringan dan teraturketika ritme permainan mulai berubah, mahjong ways menampilkan kombinasi simbol yang semakin menarik diamatimahjong ways membawa pendekatan visual yang sederhana tanpa menghilangkan ciri khas tema mahjongemas kembali diburu pelemahan dolar pasar globalharga perak kembali melesat investor memburu momentum baruemas mendadak menguat investor mengantisipasi sinyal the fedkisah dubes pertama as jatuhnya kabinet sukimannus wajibkan kuliah ai mahasiswa baru 2026mu belum cukup kuat saingi arsenal liga inggrisisyana rinjani lawan rachel febi kejuaraan dunia 2026zodiak leo golden touch berani ambil peluangskin longevity 2026 tren perawatan kulitneon flying squid bisa terbang di atas lautkorean salt bread recipe buttery crispy savoryresep shokupan sandwich viral isian segarkwetiau arang medan aroma smokymenu vegan tinggi protein bukan sekadar saladhonor play 11t baterai 7500 mahayu ting ting kevin gusnadi rayakan hut ripresiden korsel belasungkawa gempa nttrupiah melemah terhadap dolar asbiaya qris merchant gratisrodri tiba di barcelonakisah shafwan bin umayyahmakna tato mataharipremier league title race 2026 27variasi freespin scatteraktivasi scatter tambahandinamika wild berlapisefisiensi mode turboindikator performa permainanmekanisme multiplier berantaiperbandingan mekanisme providerrangkaian wild awalritme baccarat singkattransisi intensitas putaranstrategi anggaran terbatas untuk bermainevaluasi strategi modal terbatas platformstudi pengelolaan modal pulsa sistematiseksplorasi pola visual karakteristikkajian persepsi kenyamanan penggunaevaluasi pola turbo terhadap ritme permainanvariasi permainan dan persepsi temporalkajian elemen visual pengalaman penggunapersepsi pengguna keberhasilan finansial permainanperbandingan karakteristik tema animasi dan alurmenjelang akhir bulan perubahan ritme dan grid mahjong ways mulai memunculkan pembahasan baru soal rtpgrid mahjong ways terasa berbeda di penghujung bulan dinamika rtp dan ritme permainan kembali jadi sorotanada yang berubah di mahjong ways pemain mulai mencermati hubungan grid ritme permainan dan dinamika rtpsaat grid mahjong ways mulai bergeser pemain menemukan ritme berbeda yang membuka diskusi soal sistem rtpmengapa mahjong ways terasa berbeda menjelang pergantian bulan grid rtp dan volatilitas jadi tiga hal yang disorotawalnya hanya mengamati grid pemain mahjong ways justru menemukan perubahan ritme yang menarik untuk dibahasdari grid hingga volatilitas dinamika mahjong ways di penghujung bulan membentuk persepsi baru di kalangan pemainpenghujung bulan membawa sorotan baru ke mahjong ways dari pergeseran grid hingga cara pemain memahami rtpbukan cuma soal rtp pergerakan grid mahjong ways di akhir bulan membuat pola permainan terasa lebih dinamisketika rtp bertemu perubahan grid mahjong ways menghadirkan dinamika permainan yang tidak selalu mudah dibacatiming dan momentum sesidinamika wild putaran panjangedukasi fitur bonus modernfrekuensi scatter dalam putaraninovasi ritme visual digital model pola mekanisme interaktifmomentum malam dan multiplierobservasi spin pendek profitsimulasi dinamika fitur digitalstruktur wild bertingkat digitalkajian sosioekonomi mitos pembawa rezekistudi narasi kultural persepsi kemenangan instanevaluasi kredibilitas informasi viralpendekatan proses terukur untuk stabilitaskajian kuantitatif bias seleksi dan korelasireinterpretasi teknik lama dan keberlanjutankajian perilaku kompetitif dan implikasikerangka pemula manajemen risiko permainankajian persepsi risiko dan keputusan spontanstudi komparatif disiplin dan keputusandari simbol bambu hingga karakter oriental detail visual mahjong ways punya cerita yang jarang disadari pemainkenapa tampilan mahjong ways tetap mudah dikenali kombinasi warna musik dan animasi jadi kuncinyamahjong ways dan sentuhan budaya asia begini unsur tradisional diubah menjadi pengalaman game digital moderntransisi babak digitaldinamika tempo bertahapdistribusi probabilitas digitalinteraksi timing dinamiskombinasi simbol adaptifkonfigurasi pola adaptifmomentum sesi dinamisobservasi frekuensi variatifpergeseran ritme digitalperubahan tempo permainanstudi freespin dan durasievaluasi multiplier dan variansikajian wild dan kombinasiobservasi rtp dan variabilitasobservasi scatter dan momentumpemetaan pola respons fitursimulasi ritme dinamika putaranstrategi timing dan momentumfakta jarang dibahas empiristiming penelitian ilmiah rasionalanak tiba tiba kejang saat demamprabowo Jokowi dan gibrangempa m 61 guncang nias selatankunjungan putin ke kepulauan kurilbandara ntt tetap beroperasi pascagempanegosiasi as iran buntu trumpsudaryono tutup dapur mbgjonatan christie mulus kejuaraancetaphil gentle skin cleanserthe rivals of amziah king bisnisrusa kutub bisa melihat sinarsering menguap meski tidak mengantukkaledo sup tulang kaki sapiyuzu carrot cakekrispy kreme pikachu pokemonblack sesame chia puddinglogo and branding design trendsyou stay silent whenwladimir Klitschko vows honory2k layering is back modern 2026studi scatter dan frekuensianalisis pengali dan variansieksperimen ritme putaran manualevaluasi modal dan variansiinterpretasi rtp dan ritmekajian scatter dan modalobservasi fitur putaran tambahanobservasi kombinasi dan hasilobservasi ritme wild dinamispemetaan simbol dan distribusisusunan elemen berulang dinamisanalisis tahapan fitur khususdinamika tempo nuansa nasionaldistribusi elemen emas beruntunkajian jalur akses digitalkarakter siklus jarang teramatimekanisme probabilitas sistem digitalpenelusuran batas nilai maksimumpergerakan nilai sistem interaktifperubahan ritme sistem dinamisstudi pengali dan volatilitasanalisis wild dan kombinasidinamika fitur putaran gratisevaluasi fitur permainan digitalevaluasi urutan putaran otomatisinterpretasi rtp dan variansiobservasi simbol dan kaskadepemodelan ritme dan variansi probabilitas scatter dan momentumsimulasi modal dan variansiPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacor

Jadikan Dosen Manusia Birokrasi Tempatkan Dosen sebagai Buruh

Jadikan Dosen Manusia Birokrasi Tempatkan Dosen sebagai Buruh
SHARE
Oleh: Sulistyowati Irianto

Guru Besar Antropologi Hukum, FHUI

Saat ini menjadi  dosen bukanlah profesi idaman bagi orang pandai di Indonesia, dan inilah malapetaka masa depan. Dosen menjadi obyek kebijakan yang terus berganti, dan merugikannya, karena intinya adalah penundukan dosen.

Cita-cita pendiri bangsa, seperti Mr Soepomo, agar universitas tidak tunduk kepada jawatan pemerintah, supaya bisa mengembangkan kepak sayapnya mengembalikan zaman keemasan Sriwijaya sebagai pusat pengetahuan mancanegara, telah diingkari.

Kebijakan terakhir yang meresahkan adalah Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan dan RB) Nomor 1 Tahun 2023 tentang jabatan fungsional dan angka kredit. Alasannya, beban kerja dosen harus ditambah supaya terintegrasi dengan organisasi. Apakah dosen selama ini tidak bekerja untuk organisasi? Kalau tidak, lalu untuk siapa?

Tugas utama dosen hari ini adalah melakukan kegiatan administratif pemerintahan. Ia wajib melaporkan kegiatannya setiap semester, dilampiri bukti dokumen, diunggah dalam aplikasi yang disediakan pemerintah, dan aplikasinya pun berganti-ganti. Pemenuhan capaian kuantitatif semata itu akan menentukan apakah tunjangan dosen tetap dibayar atau dihentikan.

Menjadikan dosen sebagai manusia birokrasi tak ubahnya menempatkan dosen sebagai buruh. Padahal, secara filosofis, universitas adalah lembaga khusus karena tugasnya memproduksi ilmu pengetahuan, tidak bisa disamakan dengan lembaga politik ataupun bisnis korporasi, dan harus terbebas dari kepentingan kekuasaan dan uang.

Menjadikan dosen sebagai buruh pemerintah melalui berbagai kebijakan sungguh merendahkan martabat dosen. Bahkan ada universitas yang mewajibkan absen finger print. Apakah mereka tidak paham bahwa dosen bekerja tidak seperti pekerja kantor biasa, yang bisa beristirahat begitu sampai di rumah? Para dosen bekerja terus dan berpikir sepanjang 24 jam tentang persiapan kuliah, penelitian, dan publikasi yang sedang ditulisnya.

Universitas adalah gerakan moral. Dosen juga berkewajiban mengembangkan kebudayaan yang tak bisa dilepaskan dari keilmuan. Kebudayaan tidak sebatas seni, tetapi esensinya adalah sistem berpikir, sistem berpengetahuan agar manusia bisa bertahan menghadapi lingkungan alam, berelasi dengan manusia lain, dan hari ini berhadapan dengan teknologi kecerdasan buatan yang sangat masif dampaknya bagi kehidupan manusia. Maka, dosen berkewajiban turut memecahkan masalah berat dalam masyarakat. Ketika dosen bersuara mengkritik berbagai pihak yang diindikasi merusak nilai kemanusiaan, dan lingkungan hidup, ia tidak sedang berpolitik, tetapi melakukan kewajibannya sebagai bagian dari gerakan moral.

Baca Juga  Pangdam I/BB Berangkatkan Satgas Yonif Raider 100/PS ke Daerah Penugasan Pamtas RI-PNG

Kebijakan pendidikan tinggi berlaku seragam di seluruh Indonesia. Abai terhadap keberagaman geografis, ketimpangan sosial ekonomi wilayah universitas. Padahal, setiap universitas lahir dari kesejarahan, konteks geografi, struktur sosial budaya masyarakatnya masing- masing. Tampaknya demi penyeragaman dan memudahkan kontrol atas 4.500 universitas di seluruh Tanah Air, diberlakukan kebijakan yang sama persis.

Akibatnya tidak lahir universitas sebagai center of excellence bidang-bidang ilmu yang khas dan kontekstual. Seharusnya universitas di Papua dan Kalimantan bisa jadi pusat pengembangan bidang-bidang kehutanan, perkebunan, atau universitas di Maluku dalam bidang kelautan dan perikanan yang hebat.

Akibat penyeragaman standardisasi, ilmuwan di banyak daerah tak bisa mempromosikan local knowledge masing-masing. Mereka bahkan harus bersaing dengan ilmuwan di Jawa. Tak heran, di wilayah Papua sebesar itu jumlah profesor bisa dihitung dengan jari, demikian pula di daerah lain. Secara ilmu pengetahuan, keadaan ini sudah merontokkan ketahanan wilayah Indonesia.

Menjadikan dosen sebagai manusia birokrasi tak ubahnya menempatkan dosen sebagai buruh.

Salah tafsir otonomi

Dosen juga menjadi obyek dari dampak kesalahan tafsir tentang universitas yang dilegalisasi dalam kebijakan. Terkait soal otonomi universitas, hari ini 21 universitas besar di Indonesia diberi status badan hukum otonom. Namun, otonomi ditafsirkan berbeda dengan gagasan pendiri bangsa, yang adalah kebebasan akademik sebagai roh para ilmuwan, ditopang tata kelola universitas yang baik. Pemerintah tidak mengintervensi, tetapi mendukung dan mendanai.

Kenyataannya, kebijakan otonomi universitas mengharuskan universitas mandiri secara finansial, dan negara mengurangi subsidi. Ia harus bisa mendanai penyelenggaraan pendidikan (berkualitas) yang mahal, memiliki dan membayar dosen sendiri dengan semakin berkurangnya dosen berstatus aparatur sipil negara (ASN). Akibatnya, pendanaan universitas sangat tergantung uang kuliah mahasiswa berkisar 70-80 persen. Lalu, universitas menerima mahasiswa sebanyak-banyaknya dengan pertambahan jumlah dosen yang minim.

Universitas kehilangan arah. Umumnya universitas di Indonesia termasuk yang berstatus otonom, tetap menjadi teaching university. Sementara penilaian pemerintah terhadap universitas ditetapkan berdasarkan kemampuan menjadikan diri sebagai world class research university, meraih peringkat papan atas dunia. Para rektor sekadar menjalankan kontrak kinerja dengan Mendikbudristek, mengerahkan segala cara melalui dekan, selanjutnya menekan dosen untuk mengajar mahasiswa yang semakin banyak, sambil menghasilkan publikasi internasional setara negara-negara yang pendidikan tingginya diurus baik.

Baca Juga  Pertemuan Bersejarah BEM STAINU Pacitan dan Mahasiswa UGM: Membangun Jembatan Kolaborasi

https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/ibBQySffr_hG18gz1yAYm8BiC3E=/1024x576/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2023%2F02%2F12%2Fb1df4b11-e257-459f-a7cc-7d9d47f13278_jpg.jpg

Apakah dampak meningkatnya artikel jurnal terakreditasi Scopus bagi bangsa ini? Apakah ada korelasinya dengan kemajuan masyarakat, tumbuhnya bela rasa di antara sesama anak bangsa, dan juga tumbuhnya inovasi budaya yang mengesankan?

Hari ini megaskandal korupsi, pembunuhan, dan kekerasan keji, termasuk terhadap perempuan dan anak, penipuan masif dana masyarakat, pengabaian kerusakan akibat perubahan iklim, dan perang politik identitas di kalangan elite politik terus terjadi.

Di mana para ilmuwan?

Defisit guru besar

Universitas kita kekurangan guru besar. Hanya ada 5.576 atau 2,3 persen guru besar di antara 236.255 dosen berstatus ASN, dan sebanyak 83.881 (35,5 persen) dosen tidak punya jabatan fungsional (Kemenristekdikti, 2021). Padahal, guru besar adalah orang paling bertanggung jawab sebagai pemegang tenure keilmuan. Bersama dengan kolega muda dan mahasiswa pascasarjana, guru besar bertanggung jawab melakukan riset, publikasi, dan mencari dana penelitian, yang semuanya itu bertujuan membesarkan universitasnya.

Banyak program studi (prodi), khususnya ilmu sosial-humaniora, tidak memiliki guru besar sejak lama. Ilmu pengetahuan mati ketika guru besarnya pensiun. Kekurangan guru besar dan lektor kepala ini dapat diartikan kurang tersedianya dana riset dengan jumlah memadai dan mudah diakses.

Dana riset umumnya hanya cukup untuk riset-riset kecil dan berjangka pendek. Hampir tidak ada basic research, yang berkesinambungan dan didanai cukup, karena temuan riset yang satu membutuhkan riset berikutnya untuk bisa menghasilkan temuan berdampak. Dengan keadaan ini, tidak akan pernah lahir peraih Nobel dari Indonesia.

Banyak program studi (prodi), khususnya ilmu sosial-humaniora, tidak memiliki guru besar sejak lama.

Persoalan kekurangan guru besar yang tidak terpecahkan diatasi dengan kebijakan memudahkan pemberian guru besar kehormatan. Tampak tidak dipahami bahwa tugas utama guru besar adalah mengajar. Kegurubesaran ”cuma” jabatan akademik dalam ilmu tertentu, bukan gelar akademik tertinggi (doctorship), dan akan berakhir ketika penyandangnya pensiun.

Baca Juga  Kominfo Terapkan Tiga Langkah, Lindungi Warga di Ruang Digital

Melalui gelar profesor kehormatan, seseorang yang tidak mengajar, tidak pernah riset dan menulis disertasi, bisa menjadi guru besar. Sayangnya, yang memanfaatkan justru para pejabat publik, politikus, dan bukan periset, budayawan, atau ilmuwan di luar universitas.

Sementara itu, ribuan dosen yang sudah mengabdi puluhan tahun, mengajar semakin banyak kelas dan mahasiswa, terbatas kesempatannya untuk riset dan membaca buku, akhirnya sulit untuk menjadi guru besar atau naik pangkat menjadi lektor kepala.

Minim kolaborasi

Kelemahan umum universitas di Indonesia adalah ketiadaan kolaborasi dengan industri. Akibatnya, sumber dana memang cuma dari masyarakat (uang kuliah). Tidak pernah terjadi hubungan triple Helix, apalagi N Helix yang saling menguntungkan dengan industri, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat luas. Bahkan industri, korporasi pemerintah (BUMN), mendirikan universitasnya sendiri.

https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/2qwUcQoZ6kl1IAjwdtJPpoy5Py0=/1024x576/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2023%2F02%2F19%2Ff26db605-8e66-46fe-b36f-87f983e0ef43_jpg.jpg

Ilustrasi

Tampaknya pendidikan tinggi dianggap sebagai lahan bisnis (semata), terlihat dari iklan pencarian mahasiswa yang kadang menyesatkan publik.

Jumlah universitas di Indonesia yang sekitar 4.500 sungguh besar secara kuantitas, tetapi tidak menjadi center of excellence rujukan terdepan tertentu dalam bidang sains, teknologi, dan kebudayaan, termasuk karena ketidakmampuan berkolaborasi. Padahal, saat ini di negara maju para ilmuwan tidak hanya ada di universitas, tetapi juga di berbagai industri, rumah sakit, berbagai lembaga riset di pemerintahan ataupun masyarakat. Disadari betul bahwa hubungan N Helix adalah kekuatan dahsyat bagi kemajuan negara dan masyarakat.

Kebijakan seperti Permenpan dan RB No 1 Tahun 2023 dan berbagai kebijakan lain terkait pendidikan tinggi di Indonesia tidak akan melahirkan ilmuwan kelas dunia. Sudah terbukti telah terjadi defisit guru besar sejak lama, dan sangat sedikit temuan spektakuler dalam sains, teknologi, dan kebudayaan.

Para ilmuwan Indonesia teralienasi dari karya-karyanya sendiri karena tak memiliki roh kebebasan akademik dalam bekerja, kecuali sekadar memenuhi kewajiban administratif pemerintah. Sungguh diperlukan reformasi besar pendidikan tinggi yang berbasis partisipasi komunitas ilmiah dan identifikasi kebutuhan masyarakat masa depan.

Sumber: Kompas.id