Tim Pusdatin Kemendikbudristek Laksanakan Verifikasi Validasi Badut Sinampurno, Ploso, Pacitan
PRABANGKARANEWS ||PACITAN – Pada hari Rabu, 18 Oktober 2023, Tim Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek RI telah memulai kegiatan “Pengelolaan dalam rangka Verifikasi dan Walidasi data Warisan Budaya Takbenda Badut Sinampurno” di Desa Ploso, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengkompletasi data terkait upacara Badut Sinampurno dalam platform digital. Pada saat kunjungan mereka, Tim diterima dengan baik oleh Kepala Desa Ploso beserta Sekretaris Desa, Suyadi tokoh masyarakat, serta Ki Saidi Maestro Badut Sinampurno.
“Upacara adat telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Jawa, yang melestarikan tradisi lama dalam berbagai bentuk. Salah satu upacara adat yang masih sangat relevan di tengah masyarakat Jawa adalah “ruwat.” Ruwat adalah upaya masyarakat Jawa untuk menghilangkan berbagai kemalangan dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Pacitan, khususnya di Desa Ploso, Kecamatan Tegalombo, jelas Ki Saidi Maestro Badut Sinampurno.
Ki Saidi menjelaskan bahwa upacara ruwat Badut Sinampurna tetap lestari di Desa Ploso, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan. Upacara ini berfungsi sebagai sarana berdoa kepada Yang Kuasa untuk melindungi masyarakat dari berbagai kemalangan. Dalam proses upacara ini, doa dan mantra dibacakan, mencerminkan harmonisasi dari berbagai sistem kepercayaan yang ada dalam masyarakat Desa Ploso, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan.
.”Identitas kultural yang muncul dalam upacara ini menggambarkan masyarakat Desa Ploso sebagai masyarakat agraris yang masih memiliki nilai-nilai tradisional yang kuat dan memegang erat nilai-nilai kebudayaan timur. Upacara ini terus menjadi titik sentral dalam menjaga akar budaya dan identitas kultural yang melekat pada masyarakat Pacitan,” jelas kades Ploso, Tegalombo.
Kepala Desa Ploso menjelaskan bahwa kegiatan upacara Badut Sinampurno rutin dilaksanakan terutama pada tiap Bulan Lungkang sekitar Juni-Juli tiap tahun. Kegiatan kirab Badut Sinampurno biasa dilakukan pada tiap perayaan hari kemerdekaan RI.
Walaupun demikian Ki Saidi mengharapkan bantuan terutama perlengkapan gamelan yang selama ini hanya pinjam atau sewa untuk keperluan ruwatan bagi masyarakat yang masih menggunakannya.
Suparman dari Bidang kebudayaan Disparbudpora Pacitan, mengapresiasi kegiatan verval yang dilaksanakan oleh Pusdatin Kemendikbudristek. Semoga kegiatan yang diinisiasi oleh kementerian terus berlanjut. (*)
