Kritik Terhadap Kinerja Kedubes RI di Tokyo: Wilson Lalengke Meminta Penggantian Dubes
PRABANGKARANEWS || Jakarta – Wilson Lalengke, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), mengecam kinerja Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, Jepang, dengan meminta agar Duta Besar yang sedang menjabat segera diganti. Kritik ini muncul setelah Tim PPWI yang melakukan Studi Banding Kepariwisataan di beberapa kota di Jepang tidak mendapat tanggapan atau pelayanan yang memadai dari KBRI Tokyo.
Pada kunjungan mereka ke beberapa kota Jepang, termasuk Iiyama, Nagano, Tokyo, dan Saitama, para peserta studi banding diterima dengan baik oleh pihak Jepang, termasuk Wakil Walikota Iiyama, H.E. Yukari Ito, dan CEO Hippo Lex Family Club, Mr. Kenshi Suzuki. Namun, kekecewaan tim muncul ketika upaya untuk berkunjung ke Kedutaan Besar RI di Tokyo tidak terwujud.
Wilson Lalengke menyatakan bahwa meskipun telah mengirimkan surat elektronik resmi dan pesan melalui WhatsApp kepada KBRI Tokyo sebelumnya, tidak ada tanggapan atau balasan hingga tim kembali ke Indonesia. Kekecewaan ini diperparah oleh persepsi bahwa pelayanan KBRI kepada warganya di luar negeri dinilai buruk dan tidak responsif.
Dalam surat elektronik yang dikirimkan kepada KBRI Tokyo pada tanggal 9 Oktober 2023, PPWI menyampaikan maksud kunjungan mereka untuk audiensi, memohon petunjuk, arahan, dan informasi yang diperlukan. Namun, permohonan mereka tidak mendapat jawaban sama sekali, meskipun sudah dilakukan melalui berbagai saluran komunikasi.
Sikap tidak responsif KBRI Tokyo terhadap permohonan audiensi ini dianggap sebagai tindakan yang tidak profesional dan mengecewakan oleh Wilson Lalengke. Ia menyerukan agar Duta Besar RI di Tokyo segera diganti dengan pejabat yang dapat bekerja secara profesional dan memberikan pelayanan yang baik kepada warga Indonesia di Jepang.
“Sebaiknya Dubes RI di Tokyo segera diganti dengan pejabat yang bisa bekerja secara profesional, yang mampu memberikan pelayanan bagi warga masyarakat yang ingin berurusan dengan mereka. Uang negara habis untuk membiayai hidup si Dubes dan stafnya, tapi kinerja mereka buruk, tidak profesional, dan sangat mengecewakan. Pemerintah Jepang saja memberikan pelayanan yang sangat baik terhadap kami, mengapa pemerintah kita sendiri malah bobrok begitu?” ujar Wilson Lalengke dalam press-release yang dikeluarkan pada Senin, 13 November 2023.
Kritik terhadap kinerja KBRI Tokyo semakin mencuat, sementara harapan PPWI adalah agar pelayanan terhadap warga Indonesia di luar negeri dapat ditingkatkan dan memperoleh tanggapan yang lebih responsif dari pihak kedutaan. (APL/Red)
