Hari Kedua, Lokakarya Ruang Daya “Museum Song Terus” 2023

Hari Kedua, Lokakarya Ruang Daya “Museum Song Terus” 2023
SHARE

PRABANGKARANEWS || PACITAN – Dalam upaya memajukan Objek Pemajuan Kebudayaan di Kabupaten Pacitan, Museum Song Terus menggelar rangkaian acara dari Kamis hingga Sabtu (28-30/12/23). Pada hari kedua Lokakarya Ruang Daya tahun 2023, yang jatuh pada Jum’at (29/12/2023), kegiatan ini menyajikan paparan dan diskusi menarik.

Pada sesi paparan dan diskusi II, MuseumBrojobuwono menyajikan wawasan berharga, dibarengi dengan pandangan dari narasumber terkemuka, Basuki Teguh Yuwono. Akademisi dari ISI Surakarta, bagaimana keberadaan tradisi dikelola walaupun dalam banjirnya tradisi modern.

“Kekayaan budaya yang banyak tidak mungkin kita paksakan ke dalam pikiran. Harus sesuai dengan proporsi generasi muda. Pemetaan dan prioritas lokalitas budaya kepada generasi muda. Sehingga ada pengelompokan generasi muda tidak memahami budanya. Sedangkan generasi tua generasi yang kolot atau kuno. Harus luwes dan cair dalam mewariskan objek pemajuan kebudayaan, ” jelas Basuki.

Baca Juga  Menangkal Praktik Politik Uang di Pilkada Pacitan 2024: Penjelasan Komisioner KPU Eko Setiawan

“Perlu adanya penataan tradisi sehingga identitas masuk mencerminkan adat ketimuran. Tranfer pengetahuan bisa cepat kepada generasi muda,” tandasnya.

” Puncak peradaban diukur dalam setiap jaman. Porsi mana yang sifatnya pakem, serta ruang mana yang bisa dijadikan kreasi budaya. Kekuatan budaya ada di ekosistem budayanya,” jelasnya.

“Kebudayaan seluas masyarakat pemilik, dalam ruang ekositemnya, sesuai dengan waktu keberlangsungnya. Relevansi makna kebudayaan sesuai dengan konteknya.  Oleh sebab itu pakem seni pertunjukan, serta bagian mana yang dikembangkan,” jelasnya.

Sementara itu, sesi paparan dan diskusi III membahas Berdaya dari Desa Melalui Jalan Kebudayaan. Bakti Sutopo sebagai moderator mengantarkan pemaparan diskusi  mengarahkan acara menjadi menarik. Apalagi  materi yang menginspirasi dari narasumber Panji Kusuma. Suasana penuh pengetahuan dan pemikiran segar diharapkan memberikan kontribusi positif dalam pengembangan keberlanjutan kebudayaan di Kabupaten Pacitan.

Baca Juga  Objek Pemajuan Kebudayaan Pacitan, Jawa Timur