Kementerian PANRB: Instansi Pemerintah Diminta Segera Usulkan Kebutuhan ASN 2024
PRABANGKARANEWS || Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Persiapan Pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) 2024 di Jakarta. Plt. Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB, Aba Subagja, membuka rapat tersebut dan menyampaikan laporan terkait arah kebijakan, urgensi pemenuhan ASN tahun 2024, proyeksi penyelesaian tenaga non-ASN, kebutuhan ASN tahun 2024, optimalisasi pengisian ASN, serta alur perencanaan kebutuhan ASN tahun 2024, hari Selasa (09/01)
Dalam laporannya, Aba menyoroti pertumbuhan komposisi pegawai yang sejalan dengan penambahan formasi pemerintah. Fokus utama adalah memastikan pemenuhan SDM yang tepat dan sesuai kebutuhan. Dia menekankan alokasi besar bagi fresh graduate dalam seleksi dosen, guru, tenaga kesehatan, tenaga teknis, dan talenta digital, dilansir dari menpan.go.id Rabu (10/1/24).
Aba mendorong instansi pemerintah untuk memanfaatkan alokasi formasi sesuai kebutuhan guna mendukung optimalisasi reformasi birokrasi melalui peran SDM. Pengusulan kebutuhan ASN tahun 2024 diharapkan dilakukan hingga 31 Januari 2024 melalui aplikasi e-formasi.
Jadwal rekrutmen Calon ASN (CASN) 2024 direncanakan akan dibuka paling banyak 3 kali dalam setahun. Tahap pertama, termasuk seleksi CPNS dan PPPK, dijadwalkan pada Mei 2024. Aba berharap agar semua Kementerian/Lembaga/Daerah dapat memasukkan data pada tahap pertama untuk memastikan kelancaran proses.
“Ini ditargetkan nanti bulan Mei sudah dilakukan tes, dan jika belum masih kosong lagi, masih bisa tes di berikutnya,” ungkapnya
Presiden Joko Widodo telah secara resmi mengumumkan rekrutmen ASN tahun 2024 dengan total formasi 2,3 juta, termasuk 690.822 formasi CPNS yang dapat dilamar oleh fresh graduate. Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menata tenaga non-ASN berdasarkan database BKN sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 20/2023 tentang ASN. (*)
