kilas sepak bolaindokulinerbeautyniquejawara beritawellnesiahubastralythickuliner viralatletic zone hubzoonestifysorotan hari iniSudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega Otomotifdunia faunaJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena Fashionprediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaAkademi Keperawatan Yayasan UKIJurnal Keperawatan YUKISekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalbociljpBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifybudaya dan alam sulawesi baratprabangkara newsyourbestiebimahokibima88bima88BIMAHOKIbimahokibimahokibimahokibima88basic4d login situs resmiKiyo4dkiyo4dstatistik modern rtp akuratsimulasi numerik ritme simbolsimulasi algoritmik probabilitaspola aktivitas harian datapendekatan komputasional pola permainanpemodelan adaptif putaran berkelanjutanpemetaan bonus analitikobservasi sistem interaktifmekanisme digital rtpinterpretasi variabel digitalobservasi data untuk membaca ritme harianeksplorasi variabel digital objektifpemodelan dinamis strategi berbasis observasianalisis kuantitatif efisiensi strategi parlaykerangka analitis untuk strategi parlaypemetaan statistik pertandingan dan variabel pentingobservasi rotasi digital berkalaarsitektur analitik bermain efisien terukuralgoritma prediktif strategi berbasis datariset adaptif sinkronisasi taktik digitalanalisis data untuk strategi bermainevaluasi ritme malam dan performa harianseleksi rasional untuk performa stabilmanajemen modal bertahap fondasi risikostrategi waktu adaptif modal terbataskombinasi odds untuk target harianpendekatan sistematis kombinasi odds efektifanalisis over under pertandingan objektifrotasi permainan adaptif dukung strategi strategi bermain dan pengambilan keputusanwawasan big data permainantips putaran malamsimulasi matematis perubahan simbolsimulasi dinamika sistempotensi kemenangan probabilitasperspektif baru ekosistem permainanpemetaan scatter data historisobservasi kuantitatif numerikeksplorasi rtp harianai hubungan parameterPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacortren aktivitas penggunastudi perubahan dinamis rtpstrategi perubahan bermainstrategi hadiah stabilpenelitian statistik scatterkajian probabilitas modernevaluasi bonus intensitas bermaineksperimen data digitaldistribusi probabilitas temuananalisis konsistensi multiplieranalisis variansi timing operasionalobservasi dinamika aktivitaspendekatan analitik bonuspendekatan analitik perilaku interaktifrekayasa sistem modernriset digital perilakusimulasi matematis 29 jutastatistik bonus siklusstrategi pola rtp adaptifstrategi teknologi berkelanjutantransformasi platform digital modernanalisis komputasional interaktifbonus siklus putaranmodel analitik dinamika sistempanduan aktivitas dinamis objektifpanduan ekosistem digitalpendekatan empiris struktur timingsimulasi matematis potensisimulasi statistik frekuensi menarikevaluasi rtp adaptifanalisis variabel interaktifmodel analitik kuantitatifpanduan sistem observasi rtppemodelan bonus datapola analisis numerikstrategi data rtp adaptifstrategi interaksi penggunastrategi kanal digital berkelanjutanstrategi kerangka empiristelaah konsistensi pengamatananalisis faktor pendukungstrategi frekuensi bonussimulasi probabilistik simbol digitalsimulasi algoritme cerdasrekomendasi game penghasil saldoreferensi momentum aktivitaspendekatan numerik mekanisme interaktifpanduan dinamika permainaninvestigasi rtp statistikevaluasi big data mendalamanalisis rtp bonus 100jutamemahami rtp dan bonuspanduan frekuensi dinamispanduan perubahan ritme digitalpemodelan statistik variabel dinamisriset prediktif aktivitassimulasi matematis karakter simbolstrategi pengambilan keputusanstrategi pengaturan waktutiming aktivitas variabelalgoritmik dan ritme digitaldata dan model bertingkatkomparasi linear dan acaklogika komputasional dan formasi presisimahjong wins dan simbol adaptifmatematis dan struktur digitalprobabilistik dan susunan konsisten riset interaktif dan formasi adaptifsinkronisasi dan timing puncakstatistik dan repetisi strategistemuan empiris scatter hariananalisis aktivitas komprehensifeksplorasi mekanisme stokastikindikator rtp responsifmekanisme multiplier probabilistikstrategi mental konsistensistrategi pemetaan timingstrategi pengembangan komunitas datastrategi perilaku interaktiftelaah jejak digital rtpPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacormanajemen modal awal strategi stabilstrategi bermain modern adaptifmomentum kompetisi global strategisevaluasi platform secara analitis objektifpemanfaatan rtp untuk pengambilan keputusanpendekatan mix parlay berbasis analisismanajemen modal berbasis statistik rasionalefisiensi strategi bermain sistematis terukurmodel parlay adaptif untuk performaanalisis transisi strategi berbasis datastatistik dan sistem transparandata historis dan variabel rtpdigital dan timing presisieksperimen numerik dan putaran baruempiris dan formasi adaptifmahjong wins dan mekanisme simbolmetode ilmiah dan strategi objektifpsikologis dan konsentrasi mentalriset terapan dan model komputasisimulasi strategis dan teori keputusanoptimalisasi ritme bermain strategi analisisrotasi adaptif dukung performa harianmanajemen modal bertahap untuk stabilitasmomentum kompetisi global peluang strategisefektivitas strategi dan keputusan rasionalkombinasi odds untuk target hariananalisis pertandingan strategi objektifevaluasi ritme bermain untuk konsistensiseleksi permainan rasional kurangi variabilitasstrategi bermain berbasis data rtpeksperimen bertahap dan putaran adaptifgates of olympus dan formasi adaptifkognitif dan sinkronisasi analisiskorelasi momentum dan timing efektifmodel data dan siklus terukurobservasi historis dan return optimalpsikologi dan isyarat visualsimulasi awal dan formasi dinamisvalidasi empiris dan strategi fleksibelvisualisasi data dan ritme digitaltips ritme interaksistrategi pemodelan probabilitassimulasi algoritmik stabilitasreview fitur frekuensi bonuspanduan game saldo rtpinterpretasi rtp untuk evaluasiformulasi big data adaptasievaluasi potensi raihaneksplorasi variabel numerikdinamika pola simbol terbarustrategi bertahap untuk performa datapendekatan parlay adaptif strategi modernmanajemen modal untuk pengambilan keputusanevaluasi strategi bermain secara rasionalanalisis preferensi platform penggunaanalisis mix parlay untuk optimalisasi peluangstudi strategi bermain adaptif modernmomentum kompetisi global peluang strategispemanfaatan rtp untuk strategi databatas modal untuk stabilitas performaeksaminasi data historis modern eksplorasi big data berkelanjutanevaluasi efisiensi pengambilan keputusankorelasi variabel numerikobservasi aktivitas digitalpanduan evaluasi terukurpemodelan adaptasi sistemsimulasi probabilitas simbolstrategi konsistensi responsstrategi timing bermainPenelitian Terbaru Mengungkap Cara Otak Menghadapi Pola Digital Yang DinamisStudi Psikologi Menjelaskan Mengapa Manusia Menyukai Tantangan Interaktif ModernKajian Akademik Menemukan Hubungan Antara Konsistensi Dan Keputusan DigitalAnalisis Ilmiah Mengungkap Peran Kesabaran Dalam Menghadapi Tantangan VirtualPenelitian Kognitif Menyoroti Mekanisme Berpikir Di Balik Aktivitas Interaktif ModernStudi Perilaku Mengungkap Bagaimana Pengalaman Digital Membentuk Cara Berpikir PositifKajian Psikologi Modern Menjelaskan Pentingnya Adaptasi Di Era Teknologi InteraktifPenelitian Neurokognitif Mengungkap Faktor Yang Mendorong Fokus Dan Ketekunan ManusiaAnalisis Akademik Menemukan Fenomena Baru Dalam Proses Pengambilan Keputusan DigitalStudi Ilmiah Mengungkap Alasan Rasa Ingin Tahu Menjadi Kunci Perkembangan Manusia Modernanalisis strategi statistik modernevaluasi numerik keterlibatanfrekuensi bonus mendadakkajian perilaku penggunakarakteristik gim partisipasi komunitaspendekatan saintifik trenpenelitian interaksi probabilitasriset ritme hadiahstrategi pemodelan kuantitatiftelaah dinamika arenaalgoritmik adaptif dan data terukureksperimen siklus gratis dan bonusevaluasi mandiri dan strategi objektifgates of olympus dan sinkronisasi visualkajian empiris dan formasi berulangkebiasaan dan return terukurpengujian skala kecil dan rtp stabilsimulasi ritme harian dan timingsistem digital dan putaran efisienstudi komparatif dan momentum spesifikPenelitian Akademik Menemukan Cara Manusia Membangun Konsistensi Dalam Lingkungan DigitalStudi Psikologi Mengungkap Mengapa Tantangan Interaktif Meningkatkan Motivasi BelajarKajian Ilmiah Menjelaskan Hubungan Antara Fokus Pikiran Dan Adaptasi Teknologi ModernAnalisis Kognitif Menemukan Pola Baru Dalam Proses Pengambilan Keputusan Sehari HariPenelitian Perilaku Digital Mengungkap Faktor Yang Membentuk Kebiasaan Positif MasyarakatStudi Neuropsikologi Menjelaskan Mengapa Rasa Ingin Tahu Mempercepat Proses PembelajaranKajian Modern Menemukan Peran Ketekunan Dalam Menghadapi Perubahan Dunia DigitalAnalisis Ilmiah Mengungkap Bagaimana Pengalaman Membentuk Keputusan Yang Lebih BijaksanaPenelitian Psikologi Kognitif Menyoroti Pentingnya Adaptasi Dalam Era Informasi ModernStudi Akademik Menemukan Hubungan Antara Pola Berpikir Positif Dan Perkembangan Teknologieksperimen satu siklus dan returninfrastruktur digital dan koneksi stabilmahjong wins dan ritme putarannumerik dan ritme waktu adaptifobservasi sistematis dan formasi objektifperilaku komunitas dan timing presisiprediktif dan respons sistem digitalsimbol adaptasi dan korelasi repetitifstrategi pascapenyesuaian dan pola reaktifvalidasi eksperimental dan susunan dinamisanalisis dinamika bonusanalisis faktor bonusevaluasi statistik ritme permainanpanduan analisis temporalpanduan kajian berbasis datapotensi raih 20 jutarekonstruksi struktur visualriset formasi zigzagstrategi timing adaptifteori probabilistik digitalanalisis pola bertingkateksperimen prediktif ilmiaheksplorasi bonus progresif observasi komputasional potensipemodelan variabel responsifpenelitian simbol variatifriset probabilistik stabilitasstrategi momentum kuantitatifstudi pergeseran ritmetelaah rtp kontemporerstrategi adaptif stabilitas performa datapendekatan sistematis untuk konsistensi keputusanmanajemen modal rasional berkelanjutanevaluasi platform dan preferensi penggunamodel mix parlay adaptif optimalisasi peluangpengelolaan modal statistik untuk konsistensimomentum kompetisi global peluang strategispemanfaatan rtp untuk keputusan analisisstrategi bermain adaptif modernmetode sistematis untuk performa berkelanjutananalisis pola adaptifanalisis tren indikatoreksplorasi mekanisme virtualevaluasi komputasional potensikerangka pengamatan berkelanjutanpanduan ritme aktivitaspanduan timing empirispemodelan variabel responsifpenelitian bonus bertahaptelaah rtp modernstrategi bermain untuk performa konsistenpendekatan adaptif untuk keputusan bermainpemanfaatan rtp untuk evaluasi strategisanalisis preferensi platform pengguna modernpenetapan batas modal strategi bermainevaluasi peluang kompetisi globalmanajemen modal berbasis statistikstrategi bermain adaptif berbasis analisismodel parlay sistematis jangka panjangpendekatan adaptif untuk optimalisasi peluangPenelitian Ilmiah Mengungkap Alasan Game Modern Memikat Perhatian Banyak Kalangan DigitalStudi Psikologi Menjelaskan Mengapa Game Interaktif Membentuk Kebiasaan Berpikir Adaptif ModernKajian Akademik Menemukan Hubungan Game Digital Dengan Perkembangan Kognitif Manusia ModernAnalisis Neurokognitif Mengungkap Rahasia Game Interaktif Mendorong Fokus Berkelanjutan Manusia ModernPenelitian Modern Menyoroti Dinamika Psikologi Dalam Aktivitas Game Digital Adaptif BerkelanjutanKajian Ilmiah Mengungkap Fenomena Game Digital Mendorong Adaptasi Psikologis Masyarakat Kontemporer ModernPenelitian Neuropsikologi Menemukan Faktor Game Interaktif Memengaruhi Pola Berpikir Positif BerkelanjutanAnalisis Psikologi Mengungkap Hubungan Game Modern Dengan Ketahanan Mental Manusia AdaptifStudi Akademik Menemukan Perubahan Perilaku Melalui Pengalaman Game Digital Kompetitif Modern AdaptifKajian Kognitif Mengungkap Alasan Game Interaktif Menjadi Sarana Pembelajaran Efektif Manusia Moderntransisi strategi untuk stabilitas performapemanfaatan rtp untuk strategi modernpendekatan adaptif untuk pengambilan keputusanstrategi bermain adaptif modernmanajemen modal sistematis untuk konsistensianalisis preferensi platform pengguna digitalmomentum kompetisi global peluang strategisintegrasi statistik dan manajemen modalmodel parlay sistematis jangka panjangevaluasi strategi data untuk performa adaptif

Menulis Ilmiah dan Kreatif, Agoes Hendriyanto

Menulis Ilmiah dan Kreatif, Agoes Hendriyanto
SHARE

KONTRAK KULIAH

Mata Kuliah: Menulis Ilmiah dan Kreatif
Jumlah Pertemuan: 16 Pertemuan
Dosen Pengampu: Dr. Agoes Hendriyanto, M.Pd.
Semester 4/Genap, 2025-2026
SKS: 2 SKS

Menulis Ilmiah

  • Kelas 2 B – R 39 – 12.30 – 14.00 WIB
  • Kelas 2A – R 38 – 10.30 – 12.00 WIB

Deskripsi Mata Kuliah:

Mata kuliah Menulis Ilmiah dan Kreatif dirancang untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menulis secara sistematis, akademis, dan ekspresif. Mahasiswa akan mempelajari dua pendekatan utama dalam menulis, yaitu:

  1. Menulis Ilmiah: Mencakup pemahaman struktur penulisan ilmiah (abstrak, pendahuluan, metode, hasil dan pembahasan, simpulan, dan daftar pustaka), pemahaman teori ejaan dan diksi, kalimat efektif, penyuntingan, serta pengembangan paragraf dan naskah ilmiah.

  2. Menulis Kreatif: Meliputi eksplorasi bentuk-bentuk tulisan kreatif seperti puisi, cerpen, esai kreatif, dan naskah dramatis dengan penekanan pada gaya pribadi, narasi, dan ekspresi imajinatif.

Tujuan utama dari mata kuliah ini adalah membekali mahasiswa dengan keterampilan menulis yang baik dan efektif dalam konteks akademik dan kreatif.

Aturan Perkuliahan:

  1. Kehadiran:

    • Mahasiswa wajib hadir tepat waktu.

    • Keterlambatan lebih dari 15 menit tetap diperbolehkan masuk kelas, namun tidak diperkenankan melakukan absensi.

    • Kehadiran minimal 75% dari total pertemuan untuk dapat mengikuti ujian akhir semester (UAS).

  2. Ketertiban di Kelas:

    • Mahasiswa dilarang mengganggu jalannya proses pembelajaran dalam bentuk apa pun.

    • Mahasiswa yang perlu keluar ruangan (misalnya ke kamar kecil) wajib meminta izin kepada dosen pengampu.

    • Penggunaan HP/laptop hanya diperbolehkan jika berhubungan dengan materi kuliah.

  3. Etika Akademik:

    • Mahasiswa wajib menjaga etika akademik, termasuk tidak melakukan plagiarisme dalam tugas atau proyek akhir.

Komponen dan Bobot Penilaian:

Komponen Penilaian Persentase
Keaktifan (diskusi/keterlibatan kelas) 20%
Kuis 10%
Tugas Mandiri 10%
Tugas Proyek (Menulis Artikel Ilmiah dan Karya Kreatif) 30%
Ujian Tengah Semester (UTS) 10%
Ujian Akhir Semester (UAS) 20%
Total 100%

Penutup:

Dengan ditandatanganinya kontrak kuliah ini, mahasiswa dianggap menyetujui seluruh ketentuan yang tercantum di atas. Pelanggaran terhadap kontrak ini dapat berdampak pada penilaian akademik mahasiswa yang bersangkutan.

Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah ini membahas konsep-konsep menulis yang meliputi hakikat menulis, jenis-jenis tulisan, menulis Artikel Ilmiah (abstrak, pendahuluan, metode penelitian, hasil dan pembahasan, simpulan, daftar pustaka), ditunjang dengan teori ejaan dan diksi, kalimat efektif,  penyuntingan,  paragraf dan naskah serta pengembangan paragraf, beserta contoh-contohnya. Mata kuliah “Menulis Ilmiah dan Kreatif” merupakan kursus yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menulis dengan baik dan efektif dalam dua konteks yang berbeda: menulis ilmiah dan menulis kreatif. Berikut adalah deskripsi lebih lanjut mengenai mata kuliah ini:

Tujuan Utama: Mata kuliah ini bertujuan untuk:

  1. Mengajarkan mahasiswa cara menulis dengan tata bahasa yang benar, jelas, dan sesuai dengan standar akademik dalam konteks karya ilmiah.
  2. Mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam merencanakan, menyusun, dan menyajikan makalah ilmiah dengan metodologi penelitian yang benar.
  3. Memperkenalkan mahasiswa pada aspek-aspek kreatif dalam menulis, seperti narasi, gaya, dan ekspresi pribadi.
  4. Mendorong eksplorasi ekspresi diri melalui berbagai bentuk kreativitas dalam penulisan.

Konten Mata Kuliah:

  • Menulis Ilmiah: Mahasiswa akan mempelajari struktur makalah ilmiah, teknik penelitian, pengumpulan dan analisis data, serta cara merujuk sumber-sumber secara benar. Mereka akan merancang dan menulis makalah ilmiah dengan pendekatan yang sistematis.
  • Menulis Kreatif: Mahasiswa akan diperkenalkan pada berbagai bentuk menulis kreatif, termasuk cerita pendek, puisi, esai kreatif, dan naskah dramatis. Mereka akan mengembangkan gaya penulisan pribadi dan belajar mengungkapkan ide-ide mereka dengan cara yang unik.

Mata kuliah “Menulis Ilmiah dan Kreatif” merupakan kursus yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menulis dengan baik dan efektif dalam dua konteks yang berbeda: menulis ilmiah dan menulis kreatif. Berikut adalah deskripsi lebih lanjut mengenai mata kuliah ini:

Tujuan Utama: Mata kuliah ini bertujuan untuk:

  1. Mengajarkan mahasiswa cara menulis dengan tata bahasa yang benar, jelas, dan sesuai dengan standar akademik dalam konteks karya ilmiah.
  2. Mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam merencanakan, menyusun, dan menyajikan makalah ilmiah dengan metodologi penelitian yang benar.
  3. Memperkenalkan mahasiswa pada aspek-aspek kreatif dalam menulis, seperti narasi, gaya, dan ekspresi pribadi.
  4. Mendorong eksplorasi ekspresi diri melalui berbagai bentuk kreativitas dalam penulisan.

Mata kuliah “Menulis Ilmiah dan Kreatif” bertujuan untuk mengembangkan keterampilan menulis yang bermanfaat baik dalam konteks akademik maupun ekspresi kreatif. Ini memberikan landasan yang kuat bagi mahasiswa untuk menjadi penulis yang kompeten, baik dalam penelitian ilmiah maupun dalam menciptakan karya-karya kreatif yang bermakna.

 

 

 

ESAI

Esai adalah salah satu bentuk tulisan ekspositori yang digunakan untuk menyampaikan ide, pandangan, atau informasi tentang suatu topik tertentu. Struktur dasar dari esai biasanya terdiri dari tiga bagian utama: pengenalan (introduction), tubuh esai (body), dan penutup (conclusion). Berikut adalah penjelasan singkat tentang setiap bagian dari struktur esai:

  1. Pengenalan (Introduction):
    • Bagian ini berisi perkenalan singkat tentang topik yang akan dibahas dalam esai.
    • Biasanya, pengenalan dimulai dengan kalimat pembuka yang menarik perhatian pembaca (hook) dan dilanjutkan dengan pernyataan pendapat (thesis statement) yang menggambarkan tujuan atau argumen utama esai.
    • Pengenalan juga dapat berisi latar belakang informasi yang relevan tentang topik dan gambaran umum tentang struktur esai.
  2. Tubuh Esai (Body):
    • Bagian ini merupakan bagian terpanjang dari esai dan berfungsi untuk mengembangkan argumen atau ide-ide yang telah dinyatakan dalam pengenalan.
    • Tubuh esai terdiri dari beberapa paragraf, masing-masing berfokus pada satu sub-topik atau argumen yang mendukung thesis statement.
    • Setiap paragraf dimulai dengan kalimat topik (topic sentence) yang menjelaskan isi paragraf, diikuti oleh penjelasan, bukti, atau contoh yang mendukung kalimat topik tersebut.
    • Esai dapat memiliki beberapa paragraf dalam tubuhnya, tergantung pada kompleksitas topik dan jumlah argumen yang ingin disampaikan.
  3. Penutup (Conclusion):
    • Bagian penutup adalah kesimpulan dari esai dan merangkum kembali argumen atau ide-ide yang telah disajikan dalam tubuh esai.
    • Penutup mencerminkan kembali thesis statement dan mengemukakan hasil akhir atau pesan penting yang ingin disampaikan kepada pembaca.
    • Ini juga merupakan tempat untuk memberikan pandangan pribadi atau pemikiran terakhir tentang topik jika relevan.
    • Penutup biasanya ditulis dengan kalimat penutup yang kuat dan memikat pembaca.

Selain ketiga bagian utama tersebut, esai juga harus memiliki koherensi dan aliran logis antara paragraf-paragrafnya. Selain itu, pemilihan kata dan kalimat yang tepat serta bukti atau contoh yang relevan sangat penting dalam memperkuat argumen dalam esai. Sebelum menulis esai, penting untuk merencanakan struktur dan isi esai agar pesan dapat disampaikan dengan jelas dan efektif kepada pembaca

Sebuah esai adalah jenis karya tulis yang bersifat non-fiksi dan berfokus pada pengembangan gagasan atau argumen tertentu. Esai biasanya berisi pandangan pribadi penulis mengenai suatu topik, pemikiran, pengalaman, atau isu tertentu. Ciri khas esai adalah pendekatan subjektif, reflektif, dan eksploratif terhadap materi yang dibahas.

Berikut adalah beberapa elemen penting dalam pengertian esai:

  1. Pendekatan Subjektif: Esai mencerminkan pemikiran, pendapat, atau pandangan subjektif penulis. Ini memungkinkan penulis untuk berbicara dengan suara mereka sendiri dan berbagi pandangan pribadi.
  2. Eksplorasi Ide: Esai dapat digunakan untuk menjelajahi ide, konsep, atau masalah tertentu secara mendalam. Penulis sering menggunakan esai untuk menggali berbagai sudut pandang atau mengembangkan argumen yang mendalam.
  3. Fleksibilitas Format: Esai tidak terikat pada format kaku. Mereka bisa berupa tulisan panjang atau pendek, naratif atau eksposisi, formal atau informal, tergantung pada tujuan dan gaya penulis.
  4. Struktur yang Terorganisir: Sebuah esai biasanya memiliki struktur yang terorganisir, termasuk pendahuluan, tubuh, dan kesimpulan. Ini membantu pembaca mengikuti alur pemikiran penulis.
  5. Konsistensi dan Kohesi: Esai harus memiliki konsistensi dalam pemikiran dan konteksnya. Setiap bagian harus terkait erat dengan topik utama dan mendukung argumen yang dibuat.
  6. Gagasan Utama: Esai biasanya mengandung satu atau beberapa gagasan utama yang menjadi fokus utama pembahasan. Gagasan ini harus didefinisikan dengan jelas dan dikembangkan dengan baik dalam esai.
  7. Kehadiran Narator: Banyak esai melibatkan narator atau penulis sebagai karakter dalam narasi. Ini dapat memberikan dimensi reflektif dan pribadi pada karya.
  8. Argumentasi dan Bukti: Dalam esai argumen, penulis menggunakan bukti, contoh, data, atau referensi untuk mendukung atau mengilustrasikan gagasannya. Ini membantu meyakinkan pembaca.
  9. Tujuan Komunikasi: Esai dapat memiliki berbagai tujuan, termasuk menginformasikan, menghibur, menginspirasi, atau meyakinkan pembaca. Penting untuk memahami tujuan esai saat menulisnya.
Baca Juga  Vaksinasi Covid-19 Berjalan Simultan dengan Kepatuhan Penerapan Protokol Kesehatan

Esai adalah alat yang efektif untuk berbicara tentang pemikiran dan ide, serta berbagi pandangan pribadi dengan pembaca. Mereka sering digunakan dalam literatur, jurnalisme, akademisi, dan berbagai bidang lainnya untuk menyampaikan pemikiran dan konsep yang mendalam.

  1. “Pemuda Sebagai Agen Perubahan: Tantangan dan Peluang di Abad ke-21”
  2. “Masa Depan Bangsa: Peran Pemuda dalam Pembangunan Berkelanjutan”
  3. “Revolusi Pemuda: Transformasi Sosial dan Politik di Era Digital”
  4. “Membangun Karakter Pemuda: Kunci Kesuksesan Generasi Muda”
  5. “Pemuda dan Kreativitas: Menggali Potensi Generasi Penerus”
  6. “Tantangan dan Aspirasi Pemuda: Menyusun Agenda Pemuda di Indonesia”
  7. “Pemuda dan Partisipasi Politik: Menggagas Perubahan dari Bawah”
  8. “Pemuda dan Teknologi: Menyikapi Perubahan di Era Digital”
  9. “Generasi Muda dan Pendidikan: Membangun Masa Depan yang Lebih Cerah”
  10. “Menggugat Stereotip: Memahami Peran Pemuda dalam Masyarakat”

Semoga contoh judul-judul tersebut dapat menginspirasi Anda dalam menulis esai tentang kepemudaan.

TUGAS 2 (Waktu 2 Minggu)

  • BUATLAH  ESAI  dengan tema Objek Pemajuan Kebudayaan Pacitan dan Cagar Budaya sesuai dengan Undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan Indonesia
  • Jika yang telah lolos Bimtek Penulisan di Perpustakaan dan Kearsipan menjadi tambahan nilai
  • Bagi yang tidak lolos maupun yang lolos wajib mengumpulkan pada untuk kelas B hari Senin (20/4/26), bagi  kelas A Selasa (21/4/26).
  • Dikumpulkan dalam bentuk file di google drive

METODE PENELITIAN BAHASA

TEMPLATE ARTIKEL ILMIAH

HAKIKAT MENULIS (3-4)

ARTIKEL ILMIAH (5)

Artikel Ilmiah 

Struktur

  • Pendahuluan. Harus bisa mendeskripsikan mengapa penelitian dilakukan.  Apa pertanyaan penelitian, hipotesis yang diuji atau tujuan penelitian?
  • Metode. Kapan, di mana, dan bagaimana penelitian dilakukan? Bahan apa yang digunakan atau siapa yang termasuk dalam kelompok studi (pasien, dll)?
  • Hasil. Jawaban apa yang ditemukan untuk pertanyaan penelitian; Apa yang ditemukan penelitian ini? Apakah hipotesis yang diuji benar?
  • Diskusi. Apa yang mungkin disiratkan jawabannya dan mengapa itu penting? Bagaimana itu cocok dengan apa yang ditemukan peneliti lain? Apa perspektif untuk penelitian masa depan

Bisa diuraikan  sebagai berikut:

Authors are suggested to present their articles in the section structure: Introduction – Method – Findings and Discussion – Conclusion – References.

Kutipan dan penulisan daftar pustaka bisa gunakan style  American Psychological Association 7th.

  • Title (Judul). The title is written in short, a maximum of fifteen words, and no subtitles are allowed.
  • Identity (identitas). Write the full names of all authors without titles, affiliations, email addresses, and correspondence WhatsApp numbers. Please put (*) for correspondence email.
  • Abstract: The abstract is written in English, containing elements of the purpose of writing, methods, and results. Written between 200-250 characters with the formation of one paragraph that includes all of these elements. (Berisi Urgensi kajian, metode penelitian, hasil dan analisis, serta implikasi penelitian / kajian.
  • Introduction (Pendahuluan): The introduction is a background problem that describes academic anxiety, the irrelevant between ideality and reality, theoretical and applicable. In the background of the problem, the author must explain the latest research relevant to the topic to be discussed along with references. Then, in this sub, the author can define the position and significance of the writing to be addressed with research that is still relevant before. Furthermore, the writer can explain the purpose of the research and the significance of the study theoretically and pragmatically.  Pendahuluan berisi  (latar belakang, penelitian terdahulu, kebaruan kajian dan urgensinya, tujuan kajian).  Struktur jurnal scopus, ini menekankan: (1) fenomena global, (2) konteks Indonesia, (3) masalah teoritis, (4) research gap, (5) kontribusi penelitian, dan (6) tujuan penelitian
  • Methode (Metode): It should be written in paragraphs. It explains the approach of the research, the kinds of research, the data collection technique, and data analysis. They should reflect on and describe the purpose of the study appropriately. In the next paragraph, the author must display the research framework in a concept map or diagram. Metode penelitian mencakup (tempat dan waktu penelitian, metode yang digunakan dalam penelitian, metode pengumpulan data, analisis data, validasi data)
  • Findings and Discussion (Hasil dan Diskusi)
  • Findings (Hasil): inform a number of important data (original) fields which obtained from the questionnaires, surveys, documents, interviews, observations, and other data collection techniques. It can be completed with a table or graphic to clarify the result. All figures and tables should be centered and numbered consecutively. Tables (refer to Table 1, Table 2, and table 3…) should be presented above the table contained in center alignment. A descriptive title should be placed after the table title (refer to Table 1, table 2, and table 3…) above each table. The source of the table should be placed below the table in the right alignment. Figures (refer to Figure 1, Figure 2, and Figure 3…) should be presented below each figure and followed by the description of the figure.
  • Discussions (Pembahasan): discussion is the most important part of writing a journal article. At this stage, the author must present the thesis and research findings systematically, scientifically, and factually. Explain the impact of research findings and their impact. Then the writer must compare the results with previous studies relevant to the topic of discussion. Pembahasan yang mengaitkan temuan dengan literatur internasional mutakhir dan menegaskan kontribusi teoretis.
  • Conclussion (Simpulan):  This summarizes the evidence of the main points or findings of research problems that are by the research objectives. It consists of two paragraphs (maximum). Please do not restate findings and discussions. Provide a meeting of the overall scope of the article and a concluding remark.
  • References; References should be cited both in the text and in the references list and should conform to American Psychological Association (7th. ed.)   Please note that your references must follow the American Psychological Association (APA) 7th Edition style (the editor will return your submission for your correction if you do not properly format your references). Author (s) may employ Zotero, Mendeley, and Endnote.
Baca Juga  Kerjasama Barekrim Polri dan Polda Jatim, Berhasil Amankan Penyelundupan 8 Kontainer atau 121 Ton Minyak Goreng Siap Dikirim ke Timur Leste

DAFTAR PUSTAKA TERKAIT BAHASA

CITACY AGOES HENDRIYANTO

  • Bahasa sebagai alat komunikasi antar manausia untuk mengungkapkan pikiran atau perasaan dengan menggunakan simbol-simbol, tanda, lambang yang mengandun makna (Hendriyanto 2013).
  • Hendriyanto (2021) akal pikiran manusia yang berorientasi pada kehidupan dunia dan akhirat, diharapkan mampu untuk melakukan perintah, kepada alat gerak manusia untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat.
  • Bahasa merupakan alat yang dimanfaatkan manusia dalam komunikasi untuk menyampaikan pesan kepada publik (Hendriyanto 2021).  Pesan berupa tanda bahasa yang mempunyaai makna dan arti. Makna merupakan konsep yang dimiliki atau terdapat pada sebuah tanda linguisti atau bahasa yang mengandung arti  (Suryanto S. dan Hendriyanto A., 2016: 70).
  • Komunikasi untuk menyampaikan pesan kepada publik (Hendriyanto 2021).  Pesan berupa tanda bahasa yang mempunyaai makna dan arti. Makna merupakan konsep yang dimiliki atau terdapat pada sebuah tanda linguisti atau bahasa yang mengandung arti  (Suryanto S. dan Hendriyanto A., 2016: 70).
  • Hendriyanto A., dkk (2020) makna suatu kata dalam sebuah kalimat sangat tergantung darai pendekatan psikologis, referensial, dan sosial saat teks tersebut dibentuk oleh manusia
  • Makna merupakan konsep yang dimiliki atau terdapat pada sebuah tanda linguistic atau bahasa yang mengandung arti  (Suryanto S. dan Hendriyanto A., 2016: 70).

DAFTAR PUSTAKA

  • A., Suryanto dan Hendriyanto. 2016. Filsafat Bahasa Scientific Berbasis Nilai Kearifan Lokal Jilid 2. Lamongan: Pustaka Ilalang.
  • Hendriyanto A., Noviariska, dan Nurpitasari W. 2020. Pragmatik Teori Dan Praktik. Bantul: Lintas Nalar.
  • Hendriyanto, Agoes. 2013. Filsafat Bahasa. Surakarta: Yuma Pustaka.
  • Hendriyanto, Agoes. 2021. Merangkai Kata Mengikat Makna. Bantul: Lembaga Ladang Kata.

Tugas Proyek Membuat Artikel Ilmiah

Menyusun artikel ilmiah dengan tema bebas, yang berkaitan dengan bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, literasi, budaya, atau fenomena sosial-budaya.

Tugas ini bertujuan untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam:

  • Menyusun karya ilmiah secara sistematis
  • Mengembangkan gagasan berbasis data dan referensi
  • Menggunakan bahasa ilmiah yang baik dan benar
  • Bekerja sama dalam tim

KETENTUAN UMUM

  1. Dikerjakan secara kelompok (maksimal 3 orang)
  2. Artikel merupakan karya asli (bukan plagiasi)
  3. Panjang artikel 2.500–4.000 kata
  4. Menggunakan minimal 10 referensi ilmiah (jurnal/buku)
  5. Menggunakan gaya sitasi (APA/Chicago/IEEE – pilih salah satu secara konsisten)

SISTEMATIKA PENULISAN

Artikel ilmiah harus memuat:

  1. Judul
  2. Nama Penulis dan Afiliasi
  3. Abstrak (150–200 kata)
  4. Kata Kunci (3–5 kata)
  5. Pendahuluan (latar belakang, rumusan masalah, tujuan)
  6. Tinjauan Pustaka
  7. Metode Penelitian
  8. Hasil dan Pembahasan
  9. Kesimpulan dan Saran
  10. Daftar Pustaka

KETENTUAN TEKNIS

  • Font: Times New Roman, ukuran 12
  • Spasi: 1,5
  • Margin: 4-3-3-3 (kiri-atas-kanan-bawah)
  • Kertas: A4
  • Format file: PDF

KODE ETIK MENULIS 6

Tulisan Ilmiah (7)

Silakan Dipelajari Materi Ejaan (8)

Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, (Edisi Kelima)

Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) adalah pedoman resmi yang dapat dipergunakan oleh instansi pemerintah dan swasta serta masyarakat dalam penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar.

Mid Test

Jawablah dengan singkat dan jelas!

  1. Jelaskan perbedaan utama antara tulisan ilmiah dan tulisan kreatif!
  2. Sebutkan 3 ciri paragraf yang baik dalam karya ilmiah!
  3. Apa yang dimaksud dengan “gagasan utama”?
  4. Jelaskan fungsi daftar pustaka dalam karya ilmiah!
  5. Sebutkan 2 jenis karya sastra yang termasuk tulisan kreatif!
  6. Jelaskan pentingnya penggunaan bahasa baku dalam penulisan ilmiah!
  7. Analisis peran kreativitas dalam menulis karya ilmiah di era digital!
  8. Bagaimana strategi menghindari plagiarisme dalam penulisan akademik?
  9. Buatlah paragraf ilmiah (150–200 kata) dengan tema: “Peran Literasi dalam Membangun Generasi Kritis di Era Digital”

Petunjuk pengerjakan:

  • Tuliskan  jawaban di folio bergaris
  • Dikumpulkan untuk kelas B Hari Senin (27/ April/2026), Kelas A Selasa (28/April/2026).
  • Jawaban dikumpulkan secara kelompok

ABSTRAK

Deskripsi abstrak sering kali mencakup pokok-pokok penting yang dibahas dalam dokumen, tujuan penelitian, metode yang digunakan, hasil yang ditemukan, dan kesimpulan yang diambil. Abstrak berfungsi sebagai alat bantu dalam mengidentifikasi kepentingan dokumen dan membantu pembaca memutuskan apakah mereka perlu membaca keseluruhan dokumen atau tidak.

Dalam sebuah abstrak, penting untuk menyajikan informasi secara jelas, ringkas, dan terstruktur. Biasanya, abstrak terdiri dari beberapa kalimat atau beberapa paragraf pendek yang tidak melebihi satu halaman. Struktur abstrak dapat bervariasi tergantung pada jenis dokumen atau makalah yang diabstraksikan, namun umumnya mencakup bagian-bagian berikut:

  1. Latar Belakang: Menjelaskan konteks dan latar belakang penelitian atau topik yang dibahas.
  2. Tujuan: Menguraikan tujuan atau pertanyaan penelitian yang ingin dijawab.
  3. Metode: Menyajikan pendekatan atau metode yang digunakan dalam penelitian.
  4. Hasil: Menyampaikan temuan atau hasil penelitian yang paling penting.
  5. Kesimpulan: Menyimpulkan temuan atau implikasi penting yang dihasilkan dari penelitian.
  6. Implikasi dan Relevansi: Menjelaskan implikasi dan relevansi hasil penelitian dalam konteks yang lebih luas.

Pada umumnya, abstrak harus memberikan gambaran yang jelas dan akurat tentang isi dokumen asli. Hal ini membantu pembaca memutuskan apakah dokumen tersebut relevan dengan kebutuhan dan minat mereka.

Menulis Kreatif dalam Sorotan Bahasa Sastra

Menulis kreatif adalah seni merangkai kata-kata dan ungkapan untuk menghadirkan karya yang menginspirasi, menghibur, atau memikat. Dalam konteks bahasa sastra, menulis kreatif menjadi sebuah perjalanan eksplorasi, di mana penulis menggali dalam diri mereka untuk mengekspresikan gagasan, perasaan, dan pemikiran secara mendalam dan indah. Ini adalah tindakan seni yang menciptakan dunia baru, menghidupkan karakter, dan menggambarkan pengalaman melalui bahasa yang memikat dan menggetarkan.

Ketika seorang penulis memasuki ranah menulis kreatif, mereka bermain dengan gaya, nada, dan struktur yang unik. Mereka mungkin menggambarkan pemandangan alam dengan deskripsi yang mempesona atau menciptakan dialog antara karakter yang memukau pembaca. Bahasa menjadi alat utama yang digunakan untuk membangun emosi, menciptakan nuansa, dan membangkitkan imajinasi. Penulis kreatif merancang kalimat-kalimat indah yang tidak hanya mengomunikasikan makna, tetapi juga menghadirkan suatu pengalaman estetis.

Selain itu, menulis kreatif dalam bahasa sastra sering kali mendorong penulis untuk berani menjelajahi tema-tema kompleks seperti cinta, kehidupan, kematian, atau eksistensialisme. Mereka dapat menggunakan simbolisme, metafora, dan analogi untuk menyampaikan makna yang lebih dalam kepada pembaca. Ini adalah ruang di mana penulis dapat menggali emosi manusia, menerobos batas-batas realitas, dan merangkul dunia imajinasi.

Bagi penulis kreatif, bahasa adalah palet mereka, dan cerita yang mereka ciptakan adalah lukisan kata-kata. Ini adalah proses yang membebaskan imajinasi, mendalami emosi, dan menghadirkan keindahan dalam ekspresi. Dalam bahasa sastra, menulis kreatif menjadi karya seni yang menghidupkan kata-kata dan menginspirasi perasaan serta pemikiran pembaca.

Contoh Judul:

Tentu, berikut beberapa contoh judul artikel ilmiah yang menarik:

  1. “Dinamika Perubahan Iklim: Dampak Terhadap Ekosistem Lautan yang Rentan”
  2. “Neuroplastisitas dalam Kognisi Manusia: Implikasi untuk Pendidikan”
  3. “Revolusi Teknologi Medis: Terapi Gen dan Masa Depan Pengobatan”
  4. “Eksplorasi Exoplanet: Mencari Kehidupan di Luar Tata Surya”
  5. “Krisis Keanekaragaman Hayati: Upaya Pelestarian Spesies Terancam Punah”
  6. “Revolusi Quantum Computing: Perkembangan Terbaru dalam Komputasi Kuantum”
  7. “Mekanisme Genetik Penyakit Alzheimer: Pemahaman yang Mendalam untuk Terapi Baru”
  8. “Dinamika Sosial di Era Digital: Dampak Media Sosial pada Interaksi Manusia”
  9. “Fisika Partikel: Memahami Dasar-dasar Alam Semesta”
  10. “Inovasi Energi Terbarukan: Perkembangan Teknologi Panel Surya yang Efisien.
  11. Pendekar Penyelamat Pantai Pancerdoor.
  12. Kisah Ibu Pencari Rumput Laut di Pantai Kelayar.
  13. Indahnya Laut Paacitan saat Malam Hari.
Baca Juga  Filolog FIB UNS dan ISQI Sunan Pandanaran Identifikasi Arsip Kuno di Desa Japoh Sragen

Menulis Kreatif dalam Gaya Jurnalisme

FEATURE

Menulis kreatif dalam gaya jurnalisme adalah sebuah perpaduan yang unik antara informasi faktual yang ketat dengan elemen-elemen naratif yang memikat. Ini bukan sekadar penyampaian berita, melainkan sebuah usaha untuk menghidupkan cerita-cerita di balik fakta-fakta tersebut, menghadirkan pembaca dalam momen-momen yang menggugah, dan merangsang imajinasi mereka.

Seorang penulis kreatif dalam jurnalisme tidak hanya bertugas memberikan data dan peristiwa, tetapi juga menciptakan keterhubungan emosional antara berita dan pembaca. Mereka menggunakan teknik-teknik sastra seperti deskripsi yang mendalam, kutipan yang kuat, dan narasi yang mengalir untuk memperkaya cerita. Saat menulis tentang kejadian atau isu, penulis kreatif jurnalisme menciptakan latar belakang yang hidup, menggambarkan karakter-karakter yang terlibat, dan mengungkapkan konflik-konflik yang mendasari peristiwa.

Dalam penulisan kreatif jurnalisme, fakta-fakta yang dikumpulkan menjadi bahan mentah yang dikerjakan dengan penuh kecerdasan. Penulis menggali lapisan-lapisan mendalam dari berita tersebut, mencoba untuk memahami dampaknya pada manusia, masyarakat, atau dunia secara lebih luas. Mereka juga berusaha memahami perspektif-perspektif yang berbeda dan mencari sudut pandang yang tak terduga untuk memperkaya cerita.

Tetapi, di balik semua unsur kreatifnya, tujuan utama menulis kreatif dalam jurnalisme tetaplah memberikan informasi yang akurat, obyektif, dan relevan kepada pembaca. Penulis kreatif jurnalisme tidak boleh mengorbankan integritas jurnalistik demi estetika. Sebaliknya, mereka mencoba menyampaikan berita dengan lebih kuat, lebih mengesankan, dan lebih bermakna.

Dalam dunia media yang penuh dengan informasi, menulis kreatif dalam gaya jurnalisme adalah alat yang kuat untuk menarik perhatian pembaca, membuat mereka merenungkan isu-isu penting, dan menginspirasi mereka untuk berpikir lebih dalam tentang dunia di sekitar mereka. Itu adalah seni menggabungkan fakta-fakta dengan imajinasi, membawa berita ke tingkat yang lebih tinggi, dan menghidupkannya dalam kata-kata yang menggetarkan.

Beberapa contoh judul feature yang menarik:

  1. “Mengungkap Keajaiban Alam Bawah Laut: Petualangan Selam di Terumbu Karang Terindah Dunia”
  2. “Mengukir Seni Dalam Goresan Kayu: Kisah Tukang Ukir Tradisional yang Terlupakan”
  3. “Kembali ke Asal: Petani Urban yang Meretas Jalan Menuju Kemandirian Pangan”
  4. “Pantai Tersembunyi: Menjelajahi Surga Tersembunyi di Pulau Tropis Terpencil”
  5. “Saudagar Rasa: Perjalanan di Dunia Kuliner Jalanan yang Menggugah Selera”
  6. “Harmoni di Ketinggian: Kehidupan dan Keajaiban Desa di Pegunungan”
  7. “Mengukir Masa Depan: Kiprah Pemuda dalam Pelestarian Budaya Lokal”
  8. “Bir Pecinta Alam: Mencicipi Bir Kreatif yang Terinspirasi oleh Alam”
  9. “Melintasi Waktu: Penjelajah Lokal Membuka Kembali Sejarah Kota Kuno”
  10. “Di Balik Layar Seni Tari: Kehidupan dan Inspirasi Para Penari Ballet”

Semua judul-judul ini dirancang untuk menarik perhatian pembaca dan mengundang mereka untuk menjelajahi cerita di dalamnya dengan berbagai aspek yang menarik.

PARAFRASE HINDARI PLAGIARISME (10)

Parafrase adalah proses mengungkapkan kembali atau menyajikan ide atau teks yang sama dengan menggunakan kata-kata yang berbeda, tetapi dengan mempertahankan makna inti yang sama. Tujuannya adalah untuk menyampaikan informasi dengan cara yang lebih mudah dipahami, menghindari pengulangan yang tidak perlu, atau mengatasi masalah plagiarisme.

Dalam melakukan parafrase, penting untuk memahami makna asli dari teks yang ingin diparafrase. Kemudian, kalimat-kalimat atau bagian-bagian teks tersebut direkonstruksi dengan menggunakan sinonim, perubahan struktur kalimat, atau pemilihan kata-kata yang berbeda. Namun, meskipun ada perubahan dalam penyampaian, makna esensial dari teks harus tetap dipertahankan.

Parafrase sering digunakan dalam menulis, terutama saat mengutip atau merujuk pada sumber lain. Dengan melakukan parafrase, penulis dapat menyampaikan informasi dengan cara yang lebih orisinal dan memperkaya karya tulisnya dengan berbagai perspektif yang berbeda. Selain itu, parafrase juga dapat membantu dalam pemahaman bacaan, karena merestrukturisasi teks dapat membantu pembaca mengasimilasi informasi dengan cara yang lebih baik.

Namun, penting untuk diingat bahwa dalam melakukan parafrase, tidak boleh melakukan plagiarisme atau mengambil karya orang lain sebagai miliknya sendiri. Selalu sertakan sumber yang tepat dan berikan penghargaan kepada penulis asli saat menggunakan ide atau kutipan mereka, bahkan setelah dilakukan parafrase.

ETIKA MENULIS (11)

Kalimat 1 (10)

Kalimat Langsung-Tidak Langsung Lanjut 2 (11)

Menulis Abstrak (12)

ABSTRAK

Abstrak memuat latar belakang  artikel yang dibuat. Metode yang dipergunakan, memuat jenis penelitian, sumber data, analisis yang dipergunakan. Hasil penelitian dan urgensi penelitian atau kajian.  kata Kunci harus memuat subyek matter, objek penelitian.

Paragraf 1 (12)

Paragraf 2 (13)

Paragraf 3 (13)

CEK PLAGIASI DAN PARAFRASE

Menulis Opini

Esai

Beberapa  perangkat lunak antiplagiasi diantaranya :

  1. Smallseotools – Plagiarism Checker.
  2. Chegg – Online Plagiarism Checker.
  3. Plagiarism Checker X.
  4. Plag id
  5. Plagiarism Checker co.
  6. Plagiarism Detector.
  7. Search Engine Report – Ceck Plagiarism.
  8. Prepostseo – Plagiarism Checker.

Perangkat lunak  perangkat (ware)  disediakan dalam perangkat keras (hardware)

Bahasa mudahnya perangkat lunak itu adalah seperangkat aplikasi yang terdapat pada perangkat keras seperti handphone, laptop, komputer, dan lain sebagainya. Perangkat lunak antiplagiasi terdiri atas beragam versi sebab dikembangkan oleh instansi yang berbeda.

Contohnya:

  1. Smallseotools – Plagiarism Checker dibuat oleh instansi Small SEO tools.
  2. Chegg – Online Plagiarism Checker dibuat oleh instansi Chegg.
  3. Search Engine Report – Ceck Plagiarism dibuat oleh instansi Search Engine Report.
  4. Prepostseo – Plagiarism Checker dibuat oleh instansi Pre Post SEO.

Perangkat lunak atau software adalah perangkat dalam komputer yang tidak berbentuk fisik, namun diperlukan untuk menjalankan kerja. Dalam perangkat lunak, terdapat algoritma yang berfungsi melakukan operasi yang dikehendaki oleh pengguna sehingga menghasilkan output.

Perangkat lunak menyediakan antarmuka agar pengguna dapat dengan mudah menggunakan komputer, umumnya dalam bentuk GUI (Graphical User Interface, Antra Muka Pengguna Grafis).

 

Pengutipan  Otomatis dengan Mendeley (15)

Teknik Pengajaran Menulis 

Buku Teknik Pengajaran Berbahasa Tarigan

UJIAN AKHIR SEMESTER

  1. Saudara akan menjawab 5 pertanyaan saat jadwal yang telah disediakan oleh panitia !
  2. Mohon tugas yang belum mengumpulkan, bisa dikumpulkan dalam  dokumen artikel ilmiah dalam bentuk word.  Softfile melalui link Google Drive masing-masing.  Kumpulkan kolektif   dalam file kelas (Flashdisk).
  3. Waktu pengumpulan sesuai dengan jadwal ujian mata kuliah Menulis ilmiah dan kreatif yang telah dijadwalkan STKIP PGRI Pacitan.
  4. Gunakan template artikel ilmiah yang telah disediakan pada alamat berikut: https://docs.google.com/document/d/1xar6btzkxUpVb0u4as-Rh7RawZanXmST/edit?amp;ouid=114423729363972419787&rtpof=true&sd=true
  5. Silakan masukkan semua dokumen dalam bentuk softfile dan juga kumpulkan dalam bentuk hard copy dengan mencetaknya terutama halaman awal artikel ilmiah. Pastikan hard copy berisi nama, alamat link Google Drive dokumen, serta printout halaman pertama artikel ilmiah.
  6. Mohon sertakan semua dokumen dalam file di dalam flashdisk.