Pembekalan Pengunaan Dana Desa, Wujudkan Desa Menang Menuju Pemerintahan Desa Bersih dan Transparan

Pembekalan Pengunaan Dana Desa,  Wujudkan Desa Menang Menuju Pemerintahan Desa  Bersih dan Transparan
SHARE

PRABANGKARANEWS ||  Ponorogo – Pemdes Menang Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan pembekalan Penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2024 yang diselenggarakan pada tanggal (4/3/2024 ) bertempat di rumah makan Bucu Mas’e Ponorogo .Yang diikuti oleh Aparatur desa  TPID, BPD, PKA (pelaksana kerja anggaran) yang juga di hadiri Kasi Permas , Joko Susilo sekaligus pemateri dan  Pendamping Desa.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat wawasan dan memantapkan penyelenggaraan Pemerintahan Desa, serta pembangunan Desa pada khususnya Desa Menang , agar sasaran Pembangunan lebih terarah, pengelolaan dana desa yang saat ini menjadi tanggung jawab desa akan berdampak positif terhadap pembangunan desa.

Dengan pelatihan pembekalan diharapkan aparatur pemerintah Desa dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung penyelenggaraan pemerintahan Desa.

Baca Juga  Ngemis Online Jadi Preseden Buruk, Yakub Ismail Desak Pemerintah Segera Terbitkan Regulasi

Termasuk kemampuan dlm pelaksanaan tugas pokok dan fungsi aparatur Pemerintah Desa dengan mengacu pada Dasar-dasar Hukum atau Undang-undang yang ada. Seperti bidang menejemen pemerintahan Desa, menyusun perencanaan pembangunan Desa, pengelolaan keuangan dan aset Desa. Untuk mengelola dana Desa yang efektif, efisien, akuntabel, dan transparan diperlukan pembinaan dan pengawasan.

Kepala Desa Menang, Imam Tamami, S.Sos, menyampaikan bahwa sosialisasi dan pembekalan ini menjadi bagian penting dan bermanfaat bagi peningkatkan kapasitas aparatur pemerintah desa.Pada pelatihan ini ada 3 agenda pelatihan yaitu pelatihan terkait Pengadaan Barang dan Jasa, Kedudukan dan peranan peraturan Desa dalam sistem hukum peraturan perundang – undangan, serta Pengawasan terhadap pengelolaan keuangan desa .

Baca Juga  Ternyata, Ini Fungsi Memakai Masker

“Ada tiga materi yang disampaikan yaitu pengadaan barang dan jasa, kedudukan dan peranan peraturan desa dalam sistem hukum perundangan dan pengelolaan keuangan desa,” jelas Kepala Desa Imam Tamami.

Lanjut Imam, bahwa pengelolaan Dana Desa yang akuntabel, transparan, efektif dan efesien dapat menjadikan desa terhindar dari penyalahgunaan dan korupsi. (Mas Nu)