Peningkatan Produktivitas Pertanian dengan Irigasi Bendungan Pidekso di Wonogiri

Peningkatan Produktivitas Pertanian dengan Irigasi Bendungan Pidekso di Wonogiri
SHARE

WONOGIRI (PRABANGKARANEWS)  – Pembangunan Bendungan Pidekso di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, telah rampung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan diresmikan oleh Presiden ke-7 Joko Widodo pada 28 Desember 2021. Bendungan ini dilengkapi dengan jaringan irigasi untuk mendukung swasembada pangan, yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menteri Dody menyampaikan bahwa pada tahun 2024, Kementerian PU melalui BBWS Bengawan Solo, Ditjen Sumber Daya Air, telah memulai pembangunan jaringan irigasi premium sepanjang 6 km yang mendapatkan pasokan air dari Bendungan Pidekso, dilansir pu.go.id Rabu (8/1/25).

“Tahun 2025 kita akan menyelesaikan seluruh jaringan irigasi ini, yang akan mencakup 1.295 hektare lahan irigasi fungsional. Kami menargetkan proyek ini rampung akhir tahun ini atau paling lambat tahun 2026,” ujar Menteri Dody saat kunjungan ke Bendungan Pidekso, Jumat (3/1/2025).

Baca Juga  Innalillahiwainnailaihirojiun, Selegram Laura Anna Meninggal Dunia

Dengan aliran air yang stabil dari Bendungan Pidekso, Menteri Dody menjelaskan bahwa petani yang sebelumnya hanya bisa menanam satu kali setahun kini berpotensi menanam hingga dua atau tiga kali dalam setahun.

“Kami memeriksa bendungan irigasi dari Aceh hingga Papua untuk memastikan fungsi irigasi berjalan optimal. Infrastruktur yang kami bangun ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Bendungan Pidekso, yang mampu menampung 25 juta m³ air dengan luas genangan 232 hektare, dapat mengairi 1.493 hektare lahan pertanian. Ini termasuk 1.295 hektare lahan fungsional di Giriwoyo dan Baturetno serta 198 hektare lahan tadah hujan yang kini berpotensi menjadi lahan produktif.