Penarikan Mahasiswa KKN ke-37 STKIP PGRI Pacitan di Desa Temon: Akhir Perjalanan, Awal Silaturahmi
PACITAN (PRABANGKARANEWS) – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-37 STKIP PGRI Pacitan yang berlangsung sejak 13 Februari 2025 di Desa Temon, Kecamatan Arjosari, secara resmi berakhir pada Selasa, 25 Maret 2025. Acara seremonial penarikan mahasiswa KKN di Balai Desa Temon menjadi momen perpisahan sekaligus refleksi atas kebersamaan yang telah terjalin.
Dalam sambutannya, Dr. Agoes Hendriyanto selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menyampaikan permohonan maaf dan apresiasi kepada masyarakat atas penerimaan serta dukungan selama program berlangsung. Dari total 14 mahasiswa yang terdaftar, 13 mahasiswa aktif mengikuti seluruh kegiatan.
Ketua kelompok KKN juga mengungkapkan adanya beberapa program yang belum terlaksana dan berharap bisa diwujudkan di masa mendatang. Permohonan maaf kepada warga jika banyak kekurangan selama melaksanakan kegiatan.
Jamiyatin, S.Pd., mewakili pemerintah desa, menyampaikan rasa syukur atas hubungan baik yang telah terjalin antara mahasiswa KKN dan warga. Ia menekankan pentingnya ilmu dan adab dalam bermasyarakat, serta mengundang mahasiswa untuk tetap menjaga silaturahmi dengan Desa Temon.
Bu Kades, yang sebelumnya juga telah mendampingi suaminya dulu juga Kades Desa Temon yang mana saat terakhir KKN STKIP PGRI tahun 2011 an di Desa Temon. Alhamdulillah dan terima kasih pada STKIP PGRI Pacitan yang telah memberikan kepercayaan sebagai Desa Mitra untuk kegiatan KKN.
“Dari sisi pemerintahan desa, dengan KKN diharapkan dapat membuka cakrawala berpikir warga Temon, tidak punya PAD sehingga menyebabkan keterbatasan anggaran yang hanya bersumber dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) menjadi tantangan dalam mendukung berbagai program,” jelas Bu Kades.
“Meskipun demikian, Desa Temon tetap berkomitmen menerima mahasiswa KKN dari STKIP PGRI Pacitan di masa mendatang, guna terus membangun mental dan wawasan generasi muda,” tutup Bu Kades.
