Durian Tewaskan Lebih Banyak Orang daripada Hiu: Fakta Mengejutkan dari Asia Tenggara
PRABANGKARANEWS – Dalam sebuah fakta yang mengejutkan, durian—buah yang dicintai sekaligus ditakuti di Asia Tenggara dan dijuluki “Raja Buah”—ternyata dikaitkan dengan jumlah kematian tahunan yang lebih tinggi dibanding serangan hiu di seluruh dunia. Para peneliti dari Year of the Durian mencatat enam kematian akibat durian pada tahun 2012 saja, yang terjadi di Malaysia, Filipina, dan Indonesia.
Menurut International Shark Attack File dari Florida Museum, rata-rata kematian akibat serangan hiu secara global hanya sekitar 5 hingga 6 kasus per tahun. Sebaliknya, kematian akibat durian mencakup insiden buah jatuh, kecelakaan transportasi, hingga serangan jantung karena konsumsi berlebihan, dilansir dari Seasianews Jum’at (25/7/25).
Durian dapat memiliki berat hingga 3,6 kilogram dan jatuh dari pohon yang tingginya mencapai 45 meter. Insiden tragis pernah terjadi, seperti bayi berusia 1 bulan di Malaysia yang tewas tertimpa buah durian seberat 1,8 kilogram, serta pria berusia 68 tahun yang meninggal saat keranjang durian di motornya terjatuh dan menimpanya.
Sebagai perbandingan, Australian Institute of Marine Science mencatat sekitar 10 kematian akibat serangan hiu setiap tahun, sementara kelapa menyebabkan sekitar 150 kematian—menempatkan durian dalam kategori buah yang secara mengejutkan mematikan.
Risiko bertambah karena akar pohon durian yang dangkal, sehingga rentan tumbang saat topan. Ini menyebabkan korban jiwa tambahan ketika pohon-pohon durian roboh menimpa rumah-rumah di kawasan rawan badai di Asia Tenggara.
