Pameran Literasi Agustusan Meriahkan Peringatan HUT ke-80 RI di Pacitan

Pameran Literasi Agustusan Meriahkan Peringatan HUT ke-80 RI di Pacitan
SHARE

PRABANGKARANEWS, Pacitan — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan menyelenggarakan kegiatan Pameran Literasi Agustusan yang berlangsung selama satu bulan penuh mulai awal Agustus 2025. Kegiatan ini dipusatkan di gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pacitan.

Kadis Perpustakaan dan Kearsipab Pacitan Amat Taufan kepada jurnalis  menjelaskan, pameran ini mengusung semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap literasi sejarah, budaya, serta kreativitas generasi muda. Dengan mengangkat tema “Membaca Jejak, Menyulam Cinta Tanah Air”, Pameran Literasi Agustusan menghadirkan tiga segmen utama yang dapat dinikmati oleh masyarakat umum.

Pertama, Pameran Literasi Situs Kemerdekaan RI, menampilkan koleksi arsip, dokumen, dan literatur sejarah yang merekam perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan. Pameran ini menjadi sarana edukasi penting bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat tokoh dan tempat bersejarah dalam perjuangan nasional, termasuk narasi lokal yang selama ini tersembunyi.

Baca Juga  Hari Kedua Kodim 0713 Brebes Peduli Salurkan Paket Sembako

Kedua, Pameran Lukisan Anak, menampilkan puluhan karya lukis hasil kreativitas anak-anak dari berbagai sekolah dasar dan sanggar seni di Kabupaten Pacitan. Lukisan-lukisan tersebut menggambarkan semangat kemerdekaan, cita-cita anak bangsa, serta nilai-nilai kebhinekaan yang menjadi kekuatan Indonesia.

Ketiga, Pameran Pusaka Pacitan, memperlihatkan benda-benda pusaka dan warisan budaya lokal, termasuk manuskrip kuno, rajah, senjata tradisional, dan koleksi langka lainnya yang menjadi bagian dari identitas sejarah Pacitan sebagai daerah kaya tradisi dan budaya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat literasi sejarah dan budaya sejak dini, serta mendorong masyarakat untuk lebih mencintai warisan budaya lokal.

Baca Juga  Silaturahmi ke PWI dan SMSI, Ketua KI Jatim Mantapkan Kolaborasi Keterbukaan Informasi

“Melalui pameran ini, kami ingin mengajak masyarakat Pacitan, terutama generasi muda, untuk mencintai literasi sejarah dan menyadari pentingnya pelestarian budaya sebagai bagian dari jati diri bangsa,” ujar Amat Taufan.

Pameran dibuka untuk umum, dan setiap akhir pekan akan diselenggarakan pula sesi bincang literasi bersama tokoh sejarah lokal, pegiat budaya, dan akademisi. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia pendidikan dalam mengisi kemerdekaan dengan semangat belajar dan berkarya.