Presiden Prabowo Setujui Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara dengan Investasi Rp 50 Triliun
PRABANGKARANEWS – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah secara resmi memberikan lampu hijau bagi pembangunan Bandara Internasional Bali Utara yang berlokasi di Kabupaten Buleleng. Proyek infrastruktur besar ini akan didanai sepenuhnya oleh pihak swasta melalui PT BIBU Panji Sakti, dengan nilai investasi mencapai Rp 50 triliun atau sekitar US$3,1 miliar.
Direktur Utama PT BIBU, Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo, menyampaikan bahwa proses peletakan batu pertama ditargetkan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan pada tahun 2025. Presiden Prabowo dijadwalkan akan memimpin langsung seremoni groundbreaking tersebut sebelum akhir tahun.
Pada tahap awal, bandara ini diproyeksikan mampu melayani hingga 32 juta penumpang per tahun, dengan ambisi menjadikan infrastruktur penerbangan Bali setara dengan bandara internasional utama seperti di Hong Kong dan Singapura, sesuai visi Presiden Prabowo, dilansir dari Seasia.news Minggu (6/7/25).
Bandara Bali Utara telah ditetapkan sebagai proyek strategis nasional dan masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, untuk mengantisipasi keterbatasan kapasitas Bandara Ngurah Rai yang diperkirakan akan mencapai batas maksimal pada tahun 2029–2030.
Pembangunan secara menyeluruh juga akan mencakup fasilitas pendukung seperti Aerotropolis, Aerocity, serta jaringan jalan tol terintegrasi. Bandara ini ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2027.
