Bukan Soal Taktik, Asnawi Sebut Standar Pemain Jadi Penghambat Timnas
PRABANGKARANEWS – Kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, menyampaikan pernyataan jujur sekaligus menohok terkait kegagalan Skuad Garuda menembus Piala Dunia 2026. Ia mengajak semua pihak untuk berhenti mencari kambing hitam dan mulai menghadapi realitas yang ada.
Menurut Asnawi, persoalan utama bukan terletak pada strategi atau kinerja pelatih, melainkan pada kualitas individu pemain, dilansir dari @Timnasspace Selasa (23/12)
Dalam pernyataannya yang terbilang berani, Asnawi mengungkap fakta mengejutkan. Dari keseluruhan pemain yang dipanggil memperkuat Timnas, hanya sekitar lima hingga tujuh pemain yang dinilainya benar-benar siap bersaing di level Piala Dunia. Pernyataan ini sekaligus membuka mata publik bahwa kedalaman skuad Timnas Indonesia masih jauh dari ideal.
Asnawi menilai terdapat kesenjangan kualitas yang cukup lebar antara pemain inti dan pemain pelapis. Kondisi tersebut membuat performa tim tidak stabil dan sulit bersaing dengan negara-negara yang sudah mapan di level internasional. Kegagalan Timnas, menurutnya, bukan akibat ketidakadilan atau kesalahan taktik semata, melainkan karena kualitas kolektif tim yang memang belum memenuhi standar tertinggi.
Pernyataan sang kapten menjadi peringatan keras bagi PSSI maupun para pendukung Timnas. Program naturalisasi dinilai membantu meningkatkan kualitas tim, namun belum cukup jika tidak diimbangi dengan peningkatan kemampuan pemain lokal secara menyeluruh. Asnawi menegaskan, evaluasi total harus dilakukan dengan fokus pada peningkatan standar individu pemain, bukan sekadar mengganti pelatih
