UNS Kukuhkan Sembilan Guru Besar dalam Sidang Terbuka Senat Akademik
PRABANGKARANEWS, UNS – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengukuhkan sembilan Guru Besar dalam Sidang Terbuka Senat Akademik yang digelar di Auditorium GPH Haryo Mataram, S.H., Selasa (27/1/2026). Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam penguatan kualitas akademik dan kontribusi keilmuan UNS bagi masyarakat.
Sidang Terbuka Senat Akademik dipimpin langsung oleh Rektor UNS Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., serta dihadiri jajaran pimpinan universitas, anggota senat akademik, sivitas akademika, dan tamu undangan.
Adapun sembilan Guru Besar yang dikukuhkan berasal dari berbagai fakultas, yakni Prof. Dr. Tri Muryaningsih, M.Si. dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan; Prof. Dr. Eko Prasetya Budiana, S.T., M.T. dan Prof. Dr. Ir. Murtanti Jani Rahayu, S.T., M.T. dari Fakultas Teknik; Prof. Dr. Dra. Dyah Kartono, M.Si. dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik; Prof. Dr. Sri Kusumo Habsari, M.Hum., Ph.D. dari Fakultas Ilmu Budaya; Prof. Dr. Nooryana Bahari, M.Sn. dari Fakultas Seni Rupa dan Desain; Prof. Dr. Evi Gravitiani, S.E., M.Si., CBEC dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis; Prof. Dr. Ir. Joko Riyanto, M.P. dari Fakultas Pertanian; serta Prof. Dr.-Eng. Ir. Pringgo Widagdo Laksono, S.T., M.Eng., IPU. dari Fakultas Teknik.
Dalam prosesi pengukuhan, masing-masing Guru Besar menyampaikan pidato ilmiah sesuai dengan bidang keahliannya. Pidato tersebut mencerminkan kontribusi keilmuan yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pemecahan persoalan nyata di masyarakat.
Rektor UNS Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengukuhan Guru Besar merupakan tonggak akademik yang sangat strategis bagi universitas. Menurutnya, Guru Besar memiliki tanggung jawab besar dalam mengembangkan riset unggulan, memperkuat budaya akademik, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
“Guru Besar tidak hanya menjadi simbol capaian akademik tertinggi, tetapi juga motor penggerak kemajuan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Dengan bertambahnya Guru Besar ini, UNS diharapkan semakin memperkokoh perannya sebagai perguruan tinggi berkelas dunia yang berakar pada nilai-nilai kebangsaan serta berorientasi pada solusi atas berbagai tantangan global dan lokal.
