Pentingnya Mengetahui pH Tanah bagi Keberhasilan Bertani dan Berkebun

Pentingnya Mengetahui pH Tanah bagi Keberhasilan Bertani dan Berkebun
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM – Bagi para petani maupun pecinta tanaman, media tanam merupakan faktor utama yang menentukan keberhasilan budidaya. Tanah yang subur belum tentu cocok bagi semua tanaman apabila tingkat keasamannya tidak sesuai.

Bertani tanpa memahami kondisi tanah ibarat bekerja dengan penuh spekulasi. Bisa saja berhasil, tetapi juga berisiko mengalami kerugian, terlebih jika dilakukan dalam skala luas. Oleh karena itu, memahami pH tanah menjadi langkah penting sebelum memulai kegiatan pertanian maupun perkebunan.

Apa Itu pH Tanah?

pH (power of hydrogen) adalah ukuran tingkat keasaman atau kebasaan tanah dengan skala 0 hingga 14.

Berikut klasifikasi pH tanah:

  • pH 0 – 6,4 : tanah bersifat asam
  • pH 6,5 – 7,5 : tanah netral atau ideal
  • pH 7,6 – 14 : tanah bersifat basa

Sebagian besar tanaman tumbuh optimal pada pH antara 6,5 hingga 7,5 karena unsur hara lebih mudah diserap akar pada kondisi tersebut.

Baca Juga  Pancer Door Destinasi Wisata Pacitan dengan Sejuta Pesona Alamnya

Mengapa pH Tanah Sangat Penting?

pH tanah mempengaruhi ketersediaan unsur hara bagi tanaman.

Jika tanah terlalu asam:

  • Tanaman sulit menyerap fosfor, kalsium, dan magnesium
  • Kandungan aluminium dan mangan bisa menjadi racun
  • Pertumbuhan tanaman menjadi kerdil

Jika tanah terlalu basa:

  • Tanaman kekurangan zinc, boron, mangan, dan tembaga
  • Penyerapan unsur hara terganggu
  • Tanaman tampak pucat dan kurang subur

Selain itu, pH tanah juga mempengaruhi aktivitas mikroorganisme tanah yang membantu penguraian bahan organik.

Cara Mengetahui pH Tanah Secara Sederhana

1. Menggunakan Kertas Lakmus atau pH Indikator

Alat dan bahan:

  • Kertas lakmus/pH indikator
  • Gelas
  • Air bersih
  • Sendok

Cara pengukuran:

  1. Ambil sampel tanah dari 5 titik lahan:
    • 4 titik di sudut lahan
    • 1 titik di tengah
  2. Ambil tanah dari kedalaman sekitar 30 cm
  3. Campurkan seluruh sampel lalu jemur hingga kering
  4. Campurkan tanah dan air dengan perbandingan 1:1
  5. Aduk hingga merata dan diamkan sampai mengendap
  6. Celupkan kertas lakmus pada air bening di bagian atas
  7. Tunggu sekitar 1 menit
  8. Cocokkan warna kertas dengan tabel indikator pH
Baca Juga  Indonesia Tutup Pintu Masuk Bagi WNA Pada 1-14 Januari 2021

Metode ini cukup mudah dan memberikan hasil yang cukup akurat.

2. Cara Tradisional Menggunakan Kunyit

Alat dan bahan:
  • Kunyit segar

Langkah:

  1. Potong kunyit menjadi dua bagian
  2. Tancapkan atau celupkan bagian potongan ke tanah basah
  3. Diamkan sekitar 30 menit
  4. Amati perubahan warna kunyit

Hasil pengamatan:

  • Warna kunyit memudar → tanah asam
  • Warna tetap cerah → tanah netral
  • Warna menjadi lebih tua/kebiruan → tanah basa

Cara ini memang tidak menunjukkan angka pH secara detail, tetapi cukup membantu mengetahui kondisi tanah secara umum.

Penyebab pH Tanah Berubah

Tanah menjadi asam karena:

  • Curah hujan tinggi
  • Genangan air
  • Penggunaan pupuk tertentu secara berlebihan
  • Penguraian bahan organik
Baca Juga  Prabowo-Gibran Janji Buka KBRI di Palestina: Simbol Konsistensi Dukungan Diplomasi Indonesia untuk Palestina

Tanah menjadi basa karena:

  • Air irigasi mengandung mineral tinggi
  • Pemupukan kalium atau kalsium berlebihan

Cara Mengatur pH Tanah

Untuk tanah asam

Gunakan:

  • Kapur pertanian
  • Dolomit

Dolomit juga menambah unsur magnesium yang dibutuhkan tanaman.

Untuk tanah basa

Gunakan:

  • Sulfur
  • Bahan organik seperti kompos dan pupuk kandang

Cara Paling Akurat Mengukur pH Tanah

https://images.openai.com/static-rsc-4/OBkMJgFMB6zdSsAvwMg_YUanjinHPL30WDuGjcQbKHgS34unfo46UFvJPoxpszIESGnTEQcZcmwN9YyOdxu9dK4qlKhI3e-p_Q2aY1ihUaYE4ZqFmcA77xG1DlWxlzdrM9lMZTYAGajR3jI1i9VISLFxNdcrhIB1s2HeQN3lXfa_tn1uJPV6q8ShmqblMKeP?purpose=fullsize
https://images.openai.com/static-rsc-4/UV4-kq71WOtKeRT9OrgHmEO9_9w2IX5c0S3240KwntbNam6lzrhsZfKF13kg8M0VVDbKmLsGfOSS6QSajCxQgAqni2OTE44yVGnLWl0kCPT0bHlhnagpUIGgkSfHJOnCyzczHRmnLtxun0by5iBsV--A0c7XVRGycxzSbNy74znsJpBbl7ZjX7GJgKqCsmda?purpose=fullsize
Pengukuran paling akurat dilakukan menggunakan pH meter tanah. Cara penggunaannya cukup mudah, yaitu dengan menusukkan alat ke tanah, lalu angka pH akan muncul pada layar.

Alat ini sangat membantu petani untuk menentukan:

  • jenis tanaman yang cocok,
  • kebutuhan pupuk,
  • serta langkah perbaikan tanah secara tepat.

Mengetahui kondisi pH tanah merupakan langkah dasar namun sangat menentukan dalam pertanian. Dengan memahami tingkat keasaman tanah, petani dapat mengelola lahan secara lebih efektif, meningkatkan kesuburan tanah, dan memperoleh hasil panen yang lebih optimal.