[BUKU] Ensiklopedia Pacitan Misteri 4: Torehan Peradaban Pacitanian (Dana Indonesiana 2025)
PRABANGKARANEWS.COM, PACITAN – Upaya pelestarian warisan budaya Kabupaten Pacitan kembali membuahkan hasil. Salah satu luaran Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan (Dana Indonesiana) Tahun 2025 resmi diterbitkan dalam bentuk buku berjudul Ensiklopedia Pacitan Misteri 4: Rekam Jejak Peradaban Dunia Pacitanian.
Buku tersebut merupakan hasil Program Layanan Lainnya untuk Kategori Kajian Objek Pemajuan Kebudayaan dan Cagar Budaya yang didanai Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Program Dana Indonesiana Tahun 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dr. Agoes Hendriyanto, S.P., M.Pd. sebagai penerima pendanaan berdasarkan Kontrak Nomor 450/KOPK/F1/KU/2026 dengan judul kegiatan “Inventarisasi dan Kajian Objek Pemajuan Kebudayaan di Pacitan: Upaya Pelestarian Warisan Budaya Lokal.”
Buku ini ditulis oleh Dr. Agoes Hendriyanto, S.P., M.Pd., Amat Taufan, S.Sos., dan Muhammad Rafid Musyaffa’, S.T., dengan penyunting Muhamad Rafid Romadhoni, S.T., serta penelusuran situs oleh Deni Ansriana. Buku diterbitkan oleh CV. Nata Karya, Ponorogo, telah memiliki ISBN 978-623-8763-72-6, dan penataan letaknya dikerjakan oleh Socio Cultura Indonesia (SCI).
Menurut Dr. Agoes Hendriyanto, penerbitan ensiklopedia ini merupakan bagian dari upaya mendokumentasikan berbagai jejak sejarah, tradisi, situs budaya, serta temuan arkeologi yang menjadi bukti penting perjalanan panjang peradaban di wilayah Pacitan.
“Buku ini tidak hanya menyajikan data sejarah, tetapi juga menjadi media edukasi sekaligus dokumentasi ilmiah agar kekayaan budaya Pacitan tetap lestari dan dikenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Melalui pendekatan multidisiplin yang memadukan kajian sejarah, arkeologi, antropologi budaya, dan kearifan lokal, buku ini mengulas berbagai objek pemajuan kebudayaan yang menjadi identitas masyarakat Pacitan. Mulai dari jejak budaya Pacitanian, situs-situs prasejarah seperti Song Terus, Goa Tabuhan, Baksoka, Ngrijangan, hingga berbagai tradisi, legenda, spiritualitas, dan warisan budaya yang masih hidup di tengah masyarakat.
Lebih dari sekadar menghimpun informasi, buku ini mengajak pembaca memahami perjalanan panjang peradaban Pacitan sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian warisan budaya sebagai bagian dari pembangunan kebudayaan nasional.
Sebagai salah satu luaran Dana Indonesiana, buku ini juga akan didiseminasikan melalui berbagai kegiatan literasi, forum akademik, perpustakaan, sekolah, perguruan tinggi, komunitas budaya, serta publikasi media massa dan media digital. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap informasi mengenai sejarah dan kebudayaan Pacitan.
Selain menjadi referensi bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, dan pelajar, Ensiklopedia Pacitan Misteri 4: Rekam Jejak Peradaban Dunia Pacitanian diharapkan dapat menjadi rujukan penting dalam pengembangan penelitian, pelestarian objek pemajuan kebudayaan, penyusunan kebijakan kebudayaan, hingga pengembangan pariwisata berbasis warisan budaya.
Penerbitan buku ini sekaligus menegaskan bahwa hasil penelitian yang didukung Dana Indonesiana 2025 tidak berhenti sebagai laporan akademik, melainkan diwujudkan dalam karya ilmiah yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas sebagai bagian dari upaya menjaga dan mewariskan kekayaan budaya Pacitan kepada generasi mendatang.


