Prime HeadlineBeritalogyJurna CoreTasty Plate PediaBeauty Glow Pediakilas sepak bolaindokulinerbeautyniquejawara beritawellnesiahubastralythickuliner viralatletic zone hubzoonestifysorotan hari iniSudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega Otomotifdunia faunaJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena Fashionprediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaAkademi Keperawatan Yayasan UKIJurnal Keperawatan YUKISekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalbociljpBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifykiyo4d27.comkiyo4d11.comkiyo4d10.comkiyo4d04.comkiyo4d.coyourbestiebimahokibima88bima88BIMAHOKIbimahokibimahokibimahokibima88basic4d login situs resmiPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacorflip phone cover displaymossad iran regime planwuthering waves redeem codes august 2026google ai studio app cancelledrumus bernegara prabowo subiantogoogle assistant diganti geminiariana grande pilih hiatus usai turfp1 motogp inggris 2026huawei power bank pintarblok pertahanan tiga negarapotongan lsuv giias 2026hot gossip selebriti indonesiaconor mcgregor usai operasitransfer manchester united 2026misteri rumah kosong menyalakuliner vegan premium makanan sehatresep crispy rice saladmenu autentik sentuhan modernmango cream cake recipe fresh fruitsea dragon berdaun kamuflase lautmicro beauty habit tampil segarshio pandai mengatur waktu prioritasdana asing masuk pinjolmanfaat slow jogging untuk kebugaranargentina 15 juli hari tim nasional timnas indonesia tersingkir aff 2026emas pasar komoditas globalpergerakan harga perak globalpergerakan harga emas globaltelaah rasio rotasieksperimen struktur statistikeksplorasi parameter dinamikaevaluasi return datasetinterval acak pengembaliankajian konfigurasi kuantitatifobservasi ritme datapenelitian tempo returnrekonstruksi siklus numeriksimulasi respons ekosistemtinjauan fase numerikeksplorasi irama operasionalkajian jadwal temporalkajian siklus pengembalianobservasi rasio responspenelitian tempo probabilitasperubahan tempo terukurriset arsitektur numerikstudi verifikasi komputasionaltelaah rotasi dinamikakajian adaptif struktur data algoritmaobservasi saintifik sebaran komputasi virtualpenelitian presisi interpretasi teknologi terkinisintesis analitik evolusi sistem digitalinvestigasi komputasional agar memahami probabilistikrekonstruksi informatika struktur data algoritma barupemetaan teknologi dan evolusi rasionalanalisis objektif menafsirkan fenomena komputasionalevaluasi sistem dinamika digital berlapissimulasi numerik struktur komputasi modernanalisis rtp lebih objektifeksperimen interaksi parameterevaluasi struktur variansiinterpretasi evolusi rtpobservasi transformasi variabel rngpanduan mekanisme informatikapanduan ritme kontemporerpanduan strategi analitikrekonstruksi dinamika datastrategi bonus modernanalisis perubahan pola digitaleksplorasi spektrum informasi numerikevaluasi ragam return kuantitatifkajian rtp performa digitalobservasi rotasi aktivitas harianpendekatan saintifik peluang objektifpenelitian konfigurasi statistik digitalrekonstruksi parameter analitik statistikstudi probabilitas keputusan presisitinjauan strategi acak sistemPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacorsimulasi digital untuk evolusi komputasionalmodel komputasional untuk dinamika numerikekosistem perangkat lunak adaptif untuk perhitungananalitik digital karakter komputasional modernkonfigurasi sistem virtual variasi numerikstruktur arsitektur transformasi teknologi modernmekanisme komputasi modern sistem virtualframework analisis data teknologi modernarsitektur pemrosesan digital modernanalisis perubahan digital algoritmik modernpelaku penembakan sekolah thailandpinjol ri dana asingai astra keamanan siberancam pecat lisa cookojk perketat kripto ilegalveda ega moto3 inggrisgula darah pola makan harianpolisi ungkap sosok saepulluxury sleepwear baju tidursering haus meski banyak minumkucing pasir predator tangguhaaron mckenna vs etinosa oliha dublinstick toffee pudding dessertmelon pan roti jepangsweet soy chicken recipe jewelry design modernintuition and fearformer miss loses crownhorseback riding Croatia seahavaianas reinvents kitteneksplorasi respons arsitekturinvestigasi probabilitas harianobservasi penjadwalan aktivitaspenelaahan numeralia rotasipenelitian variabel virtualriset konfigurasi informasitelaah pengembalian mekanismetemuan timing interaksitinjauan historis aritmetikatinjauan rasio tempomediasi algoritmik ekologi informasi datadistribusi representasi virtual komputasionalinteraksi simbolik teknologi media kontemporerevolusi mediasi digital jaringan komunikasikarakter probabilistik dalam komunikasi datadekonstruksi informasi algoritma komunikasi siberkorelasi digital dan transformasi logikafenomena komputasional dan wacana teknologidinamika ruang digital sistemikrepresentasi simbolik budaya digital visualxiaomi redmi note 17anniversary 10 tahun blackpinkinvestasi saat ekonomi tumbuhharga emas antam pegadaian 8 agustus 2026menjaga motivasi setelah gagalseleksi pemain timnas indonesiatelaah konfigurasi dinamisanalisis siklus numerikeksplorasi parameter dinamikaevaluasi mekanisme numerikkajian rotasi dinamikakomparasi data putaranpenelitian tempo interaktifpengkajian distribusi saintifikpengujian rasio variatifriset korelasi sistematikPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacorpermintaan emas bank sentralpermintaan perak panel suryapasar emas inflasi pertumbuhanisuzu d max concept giias 2026tes urine pilot malaysiaac milan kalah chelseahasil sprint motogp inggris 2026cancer sulit membuka hatibrooch styling modernfrigatebird terbang berhari haribasque burnt chocolate cakegulai tepek ikan jambicourtyard cafe modern nuansa santai kotadiet low carb moderatreview tecno pova 8 5gnakes hina pasien bpjskebakaran hutan kanada 20 ribu dievakuasibunion kelainan bentuk kakiinvestor pemerintahan prabowo gibranbruno guimaraes arsenal trofihanzalah bin abi amirmakna filosofis tato bintangchelsea under xabi alonsochinas rising global imageenzo maresca city resetumamusume spark legacy guidechatgpt free gpt lunacitra China di duniascreen time anak indonesiakur tanpa agunan umkmpertumbuhan pembiayaan multifinance melambatredmi note 17 indonesiablokade pelabuhan iran dicabutdiskon wuling air evkaryawan tasyi athasyia dilaporkanbryan battle menang pflronald araujo gabung liverpoollegenda pohon keramat angkertinjauan rtp mobilitas giliraneksplorasi reel sirkulasi terarahevaluasi manajemen dana efisienkajian ritme kapital terukurobservasi scatter digital dinamis penelitian return struktur dinamispengamatan data rotasi operasionalpengujian diversitas bonus terarahriset formasi simbol wildstudi timing rotasi bonustelaah informatika dinamika komponenanalisis evolusi komputasi rtpeksperimen parameter digitalobservasi karakter dinamispanduan struktur arsitektur mutakhirpemetaan numerik komplekspenelitian analitik evolusistrategi interaksi variabelstrategi ritme hadiah digitalstrategi sintesis probabilistikadaptasi kognitif pemula membaca pola digitaltransparansi mekanisme sistem administratifefek media digital untuk relaksasirekonstruksi perspektif pengguna digitalinterpretasi data sistem dan klarifikasistrategi berpikir sistemik untuk stabilitasanalisis stabilitas sistem perilaku bermainkajian pola komunitas penggemar digitalidentifikasi ritme bermain konsistenpendekatan adaptif memahami irama digitalevaluasi sirkulasi informasikajian operasional rtpkajian rotasi hariankajian transisi taktikobservasi komposisi wildpenelitian frekuensi rngriset ritme konfigurasistudi ritme simulasitinjauan arena digitaltinjauan skema acakevaluasi sirkulasi informasikajian operasional rtpkajian rotasi hariankajian transisi taktikobservasi komposisi wildpenelitian frekuensi rngriset ritme konfigurasistudi ritme simulasitinjauan arena digitaltinjauan skema acakPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacoridentifikasi pergeseran simbol konstruksi maknavariasi tempo reel dalam permainan virtualpemetaan frekuensi untuk membaca siklusanalisis objektif susunan rotasi interaktiftransformasi ritme dalam pemetaan alurstruktur payline komunikasi interaktif digitalmekanisme transformasi dalam ruang virtualinterpretasi perilaku putaran berulangpembacaan akurat pergeseran simbolikaktivitas fitur bonus digital interaktifkondisi joe biden kanker prostatginjal bisa dijual fakta sebenarnyavirus computer pertama duniatrump sasar bahan chiplaneige water sleeping masksayuran berwarna unguvinfast vf 5 facelift bsdkung fu soccerdenda sixnine padel bandungsejarah partai komunis indonesiagarang asem balutan daun pisangchocolate babka roti berpilinhealthy pumpkin soup bringmachine vision helps robotstimnas voli putri runnerupgadget ai openai jony ivekeep working even when nobodysingapore host Thailand at jalan besarasian tempura udon combinesbest electric razors womenevolusi komputasional sistem simulasi digitaldinamika numerik interaksi virtualpola perhitungan virtual perangkat lunakkarakter komputasional modern analitik digitalvariasi numerik digital sistem virtualtransformasi arsitektur digital modern evolusi sistem virtual komputasi modernperspektif teknologi modern analisis datastruktur komputasional modern pemrosesan digitalvariasi algoritmik modern terstrukturstudi laju pengembaliananalisis siklus imbal balikeksplorasi perhitungan rasiokajian irama perputarankajian rasio putaranobservasi transformasi simulasipemeriksaan formasi rotasipenelitian harmoni interaksiriset tempo aktivasistatistik bonus giliranAroma Scatter Hitam Dengan Permainan Mahjong Ways 3 TerbaikGames Gates Of Olympus Membuat Kakek Zeus Memberikan Perkalian TerusPermainan Baccarat Online Di Situs Live Casino TerbaikParlay Gabungan Dengan Odds Terbaik Bersama Situs LAZADATOTOGame Slot Terbaik Dengan Spin Tercepat Dengan Maxwin TerbesarRahasia RTP Pragmatic Play Wajib Anda Tahu Sebelum BermainCara Membaca Pola Agar Anda Selalu Menang Dalam Permainan Scatter HitamNikmati Keseruan Starlight Princess dengan Nuansa Penuh WarnaTerbang ke Negeri Awan Bersama Starlight PrincessStarlight Princess dan Pesona Bintang yang Tak Pernah PadamPutaran Penuh Kejutan dari Sang Putri StarlightFury of Anubis Hadir dengan Kekuatan Sang Dewa MesirMisteri Piramida Kuno Menanti Bersama Fury of AnubisRasakan Kekuatan Anubis dalam Petualangan Mesir KunoFury of Anubis Membawa Sensasi dari Negeri Para FiraunBangkitnya Sang Dewa Anubis di Tengah Gurun MesirWaktu Santai Bermain Di Situs Ini Memberikan Pengalaman Bermain Tak TerlupakanInformasi Terlengkap Seputar Data Dan Result TercepatTempat Favorit Bermain Slot Tempat Berkumpulnya Scatter Dan Perkalian BesarPesona Sang Putri Bintang dalam Permainan Starlight Princesstinjauan dana rtpevaluasi kapital timingkajian irama returnkajian pergerakan arenaobservasi mobilitas operasionalpemeriksaan formasi simbolpendekatan data intuisipenelitian return liveriset sinkronisasi rngstudi irama rngGates of Gatot Kaca Hadirkan Kekuatan Sang Pahlawan LegendarisPermen Warna-Warni Membuat Candy Rush Semakin MenarikSweet Bonanza 1000 Membawa Kejutan Manis di Setiap PutaranPetualangan Manis Penuh Warna Bersama Sweet Rush BonanzaGreat Rhino Hadirkan Nuansa Afrika Penuh PetualanganMisteri Peradaban Aztec Tersembunyi di Balik PermataJoker's Jewels dan Pesona Berlian Sang BadutWild West Gold dan Perburuan Emas di Tanah BaratEmas dan Permata Menanti dalam Petualangan Bonanza GoldMahjong Ways 3 Membawa Misteri Black Scatter yang MenarikBonanza Gold Hadirkan Dunia Pertambangan Penuh WarnaPerburuan Bongkahan Emas Dimulai Bersama Bonanza GoldGerbang Sang Koi Terbuka dengan Petualangan BaruKoi Gate Hadirkan Suasana Taman Jepang yang MenenangkanWild Bounty Showdown Hadir dengan Duel Koboi Penuh AksiPertarungan Sang Koboi Dimulai di Wild Bounty ShowdownWild Bandito Membawa Nuansa Meksiko Penuh WarnaSang Bandit Bertopeng Kembali Beraksi di Wild BanditoLucky Neko dan Legenda Kucing Keberuntungan dari JepangSang Ratu Lautan Kembali Beraksi Mencari Harta Tersembunyiariana grande public breakfirst computer viruses historynew kingdom come adventureai security control risks stok amunisi militer ashelikopter pemadam jatuh utahhp berkamera pertama duniajorge messi ayah lionel wafatmemilih kaca film mobilnama daus mini dicatut akun medsoscedera lutut quillan salkilldchelsea cuci gudang 12 pemain dijualPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacor

Penggalian Fosil Komunisme: Untuk Kepentingan Politik?

Penggalian Fosil Komunisme: Untuk Kepentingan Politik?
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || Jakarta  – Acara webinar yang diselenggarakan oleh P3S  dengan Tema Penggalian Fosil Komunisme untuk Kepentingan Politik, Hari Selasa (29/09/2020) Jam 14.00-17.00 WIB yang diikuti 247 peserta baik dari dalam maupun luar negeri.  Narasumber Jerry Massie (Direktur Political and Public Policy Studies, Letjen TNI (Purn.) Agus Widjoyo, Gubernur Lemhanas RI,  Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Usman Hamid, Eduard Lemanto (Direktur LKIP), Dr.J.Kristiadi Peneliti Senior CSIS.  Bertindak sebagai moderator Dr. Frederik Fios Dosen Bina Nusantara (Binus).

Letjen TNI (Purn.) Agus Widjojo Gubernur Lemhanas

Wabah pembangkitan bahaya Komunisme sulit tidak diakui untuk hadir setiap tahun menjelang tanggal 30 September/1 Oktober. Karena pemunculan yang berulang pada saat yang tetap itu sulit dipungkiri bahwa isu tersebut sengaja dimunculkan untuk kepentingan politik.

Berbicara tentang PKI atau Komunisme sebagai perwujudan sebuah ideologi memang tidak mudah. Kita tidak dapat menduga apa yang hadir dalam pikiran orang. Kenyataan ini bukan merupakan fakta hari ini saja, namun sudah hadir bersama dengan perjalanan sejarah Indonesia, dalam bentuk kehadiran PKI dalam sejarah Indonesia.

Mencari bentuk Komunisme yang melekat pada diri perseorangan pada hari ini oleh karenanya merupakan sebuah spektrum, dimulai dari bentuk struktur Partai Komunis Indonesia yang kini sudah menjadi partai terlarang berdasarkan “TAP MPRS No. XXV/1966 Tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia, Pernyataan Sebagai Organisasi Terlarang Di seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia dan Larangan Setiap Kegiatan Untuk Menyebarkan atau Mengembangkan Faham atau Ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme” dan “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 1999 Tentang Perubahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang Berkaitan Dengan Kejahatan Terhadap Keamanan Negara”, hingga berbagai bentuk asosiasi dengan kegiatan ideologi komunisme atau PKI di masa lalu yang menyisakan memori yang melekat pada perseorangan terkait.

Memori ini bisa memunculkan sikap dan penilaian yang dapat dikaitkan dengan ideologi komunisme atau PKI. Hal ini bisa menjadi motivasi dan alasan perekat bagi korban yang dinyatakan sebagai ex-anggota PKI seperti awal pemunculan dalam identitas yang dikaitkan dengan PKI seperti kumpulan reuni, penulisan memoir dan lain sebagainya. Perkembangan keadaan seperti ini diartikan oleh pihak yang anti PKI sebagai indikator pemunculan kembali PKI yang membahayakan keamanan negara.

Dengan munculnya era digital yang memunculkan berbagai berita yang cenderung lepas kendali melalui media sosial, berpengaruh kepada polemik yang menguras waktu, tenaga dan pikiran dari aset bangsa yang sebenarnya diperlalukan untuk meningkatkan efektivitas usaha pembangunan nasional. Terasa sekali bahwa apabila suatu postingan dalam media sosial yang bernada provokatif, direspons secara defensif oleh pihak yang berlawanan, maka proses balas membalas ini tidak akan ada habisnya berujung.

Baca Juga  Satgas Penanganan COVID-19 Terbitkan SE, Bagi Pelaku Perjalanan International

Kita perlu untuk berpikir untuk mencari makna dari fenomena ini. Masalahnya bukan berpendapat PKI masih ada atau tidak ada, bukan untuk mencari siapa yang bersalah, dan apakah ancaman PKI nyata atau tidak, karena pendapat apapun kita sampaikan dapat dipastikan ada jawabannya, karena tujuan dari saling tuduh ini bukan mencari kesepakatan, atau menguji kebenaran sejarah, tapi hanyalah media untuk mencapai tujuan dari kepentingan yang ada pada dirinya, dan menunjukkan kesalahan pada pihak yang berlawanan.

Permasalahan tentang PKI atau Komunisme tidak bisa didekati secara hitam-putih. Kalau kita mengatakan Komunisme di dunia sudah mati, masih ada 21st International Meeting of Communist and Workers’ Parties yang diselenggarakan di Turki tahun 2019 yang lalu, dan masih banyak negara yang memiliki Partai Komunis. Terdapat 58 Negara dengan keberadaan 74 Partai Komunis. Negara-negara itu antara lain adalah mulai dari Komunisme yang masih utuh, seperti Tiongkok, Korea Utara dan Vietnam, walaupun Tiongkok dan Vietnam sudah memadukan sentralisme politik dalam Komunisme dengan keterbukaan ekonomi.

Negara-negara lain meliputi Kuba, Turki, Yunani, Irak hingga Australia, Austria hingga Amerika Serikat. Negara-negara di atas dapat kita golongkan negara yang mewarisi Komunisme dari bentuk utuh masa lalu, dan negara demokratis yang memberi tempat bagi Komunisme sebagai akibat dari kaidah kemerdekaan berkumpul dan kebebasan berpendapat dalam sistem demokrasi.

Tapi bila mendapatkan Komunisme di Indonesia masih ada, maka sudah ada peraturan perundang-undangan yang melarang penyebarluasan faham dan ajaran Komunisme. Tugas kita untuk efektifkan ketentuan peraturan perundang-undangan serta penegakannya.

Diperlukan pendekatan untuk mengkhiri polemik yang diperkirakan hanya ada pada generasi baby boomers dan kurang dipahami oleh generasi penerus bangsa. Keadaan ini bisa menyebabkan generasi baby boomers tidak dapat memberi sumbangan terbaik secara estafet untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa yang siap menghadapi tantangan masa depan, guna mencari gagasan dan pemikiran kenegarawanan untuk mengakhiri polemik yang menguras waktu, tenaga dan pikiran guna sampai dan mengajukan sebuah gagasan yang memberikan solusi dan membuka pintu untuk menyongsong masa depan bangsa yang mampu berdamai dengan masa lalunya, serta membangun keadaban baru dengan mengambil pelajaran dari masa lalunya.

Oleh karenanya fokus hendaknya dialihkan dari pusat perhatian PKI dan Komunisme, guna dialihkan kepada langkah-langkah apa yang diperlukan untuk mencegah kembali bangkitnya PKI dan Komunisme secara efektif. Yang terpenting adalah bagaimana kita dapat memelihara dan menjaga politik pada ruang dan salurannya, karena apabila keluar dari ruang dan saluran maka akan terjadi proses politisasi. Politisasi akan menyebabkan kontaminasi pada suatu bidang seperti sejarah, atau profesionalitas suatu lembaga. Kiranya arah baru yang konstruktif dan futuristik seperti inilah yang diperlukan sebagai perspektif bahwa dengan meninggalkan keterikatan kita dengan trauma masa lalu bangsa. Dengan harapan ini saya mengucapkan selamat dan sukses  ber-webinar.

Baca Juga  Mengharapkan Pemulihan Ekonomi Indonesia Tetap Berlanjut

Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Usman Hamid

Film G30S-PKI sudah mengalami revisi bahkan oleh Jenderal Angkatan Darat sendiri. Menurutnya, versi orde baru yang dituangkan dalam film G30S/PKI itu ditinjau oleh Menteri Penerangan era Presiden Habibie jenderal Yunus Yosfiah, kemudian ditinjau ulang oleh Menteri Pendidikan era Habibie, setelahnya juga oleh Juwono Sudarsono.

Hal yang seperti ini saya kira berlangsung di era reformasi bukan karena ini ada PKI seperti yang digembar-gemborkan Pak Gatot dengan segala hormat dengan segala kerendahan hati saya, saya ingin mengatakan bahwa penjelasan itu tidak masuk akal.

Di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gusdur), ada pula usaha untuk melakukan semacam pembenahan terhadap kerusakan sendi kehidupan bangsa di masa lalu. Konsekuensinya, sempat pula dalam masa itu ada usulan mencabut TAP MPRS No 25 Tahun 1966 Tentang larangan Ajaran Marxisme komunisme dan leninisme.

Bahkan Presiden Abdurrahman Wahid mengatakan permintaan maaf atas tragedi 65, mengupayakan rekonsiliasi Akar Rumput hingga merehabilitasi nama baik Soekarno dan orang-orang yang pernah diperlakukan sewenang-wenang dengan tuduhan PKI.

Kemudian, di era Presiden Megawati muncul sebuah UU yang melarang orang-orang terlibat PKI ini tak dibolehkan terlibat dalam Pemilu tahun 2003. Namun, akhirnya UU itu dikoreksi oleh MK karena dianggap menyimpang dari UUD 1945.

Di luar dari itu, Usman menyinggung sejumlah pernyataan Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang menyebut salah satu indikasi adanya kebangkitan Komunis adalah adanya oligarki.

Jerry Massie (Direktur Political and Public Policy Studies)

Memang saat ini goreng-menggoreng isu sangat kental terjadi. Apalagi isu PKI. Terkait sejarah lahirnya paham komunisme saat Karl Marx melarikan diri dari Prussia yang kita kenal sekarang Jerman.

Pada tahun 1843 dan pada tahun 1848 di Prancis dia mendirikan revolusi komunisme bersama Weitling dan Proudhon. Jerry paham komunis lebih condong ke kaum buruh dan seruan mereka agar semya manusia yang tertindas bangkit.

Barangkali kalau tak di lihat dalam kacamata dogmatis maka berbahaya. Memang ajaran Marx ini populer tpi pada era 90-an dimana Jerman Timur awalnya komunis bergabung dengan Jerman Barat. Begitu pula Glasnot dan Perestroika di Uni Sovyet pada 1991 terpecah sampai ke Yugoslavia.

Di China pada 2017 jumlah keanggotaan paham ini hampir 89,45 juta sedangkan partai komunis di parlemen berjumlah 2.982.

Tetap sejarah kelam pembantaian PKI jangan dilupakan tak boleh dimana para pahlawan revolusi tewas dalam aksi ini. Tapi saat ini kita hidup di masa present bukan past (lampau), biarlah kita berpikir future (masa akan datang) bangsa ini.

Baca Juga  Kerukunan Masyarakat Papua di Jawa Timur Dukung Keberlanjutan Otsus

Dan pada Maret 1966 Presiden Soeharto melarang komunis dan Tahun 1966 dibekukan yang ditanda tangani oleh Jenderal AH Nasution.

Sampai ini isu komunis dijadikan komoditas politik sama seperti isu HTI dan Khilafah. Kalau di Amerika Serikat isu yang terkenal sejak Presiden Abraham Lincoln yakni black and white issues (isu hitam dan putih). Atau ini lebih dikenal dengan isu rasial.  Perlu dihindari hal ini dijadikan propaganda politik oleh sebagian kelompok.

Menganggap isu komunisme sebagai mekanisme dan instrumen politik yang dipakai oleh oknum tertentu utk menyerang ras dan agama tertentu. Oleh karena tidak layak isu ini digunakan di era sekarang ini.

Komunisme dipakai oleh oknum yang punya kepentingan politik dengan mengorbankan pihak tertentu.

Eduard Lemanto (Direktur LKIP)

Fosil Komunisme : Instrumen Penutup Politik Rasial

Fosil Komunisme ini digali kembali semata untuk kepentingan politik. Bisa kepentingan politik kelompok yang kontra pemerintah dengan berbagai alasan sempit lainnya.

Bisa pula kepentingan politik elektoral. Cara kerjanya? Komunisme “didaur” ulang sebagai entitas yang bisa dijadikan musuh bersama oleh kelompok tertentu. Kelompok tertentu itu paling mencolok adalah agama.

Karena itu, oleh kelompok (politis) yang berkepentingan itu, Komunisme dimaknai secara sempit, misalkan ideologi anti Tuhan atau anti agama. Upaya ini semacam ada penciptaan paranoid kolektif di hadapan komunisme.

Tujuannya agar “orang-orang beragama” bergerak membangun soliditas. Soliditas kaum agamis dipakai dan ditunggangi oleh “kelompok politis” itu, bisa untuk kepentingan elektoral pun bisa menjadi kekuatan dalam mengoposisi pemerintahan yang sedang berkuasa karena berbagai alasan, baik alasan ekonomi maupun kepentingan politik kelompok tersebut. Agama untung? Tidak.

Agama dan kaum beriman (congregations) hanya dipakai sebagai “political cattle: peternakan politik”. Demikian halnya warga negara lainnya bukan lagi citizens di mata kelompok politis itu tetapi sekedar “gerombolan massa” yang bisa dieksploitasi untuk kepentingan mereka.

Sadar atau tidak, anatomi dari upaya-upaya di atas sesungguhnya membentuk politik rasial. Sebab, agama dijadikan instrumen politik.

Fosil komunisme itu dipakai sebagai lawan kuat agama. Ini adalah bentuk politik rasial. Masalahnya, agama dalam politik rasial adalah death zone; zona kematian. Sebab, konflik karena agama hanya akan menghancurkan negara hingga berkeping-keping, apalagi di dalam negara multi-SARA.

Banyak laboratorium di dunia yang telah berhasil membuktikan bahwa pemakaian politik rasial tidak akan membawa sebuah negara ke kedamaian, selain konflik berkepanjangan.