PLH Bupati Pacitan, Heru Wiwoho: Tinjau Lokasi Terdampak Cuaca Ekstrim
PRABANGKARANEWS.COM || PACITAN – Cuaca ekstrim yang terjadi dalam sepekan terakhir menyebabkan kejadian bencana alam di sejumlah wilayah di Kabupaten Pacitan. Dampak di Kecamatan Tulakan, talut penyangga halaman Sekolah Dasar Negeri 4 Wonosidi ambrol. Ambrolnya talud mengakibatkan satu ruang sekolah yang ada di atas terancam amblas.
“Kejadianya kemarin (Sabtu, 10/04)) sore saat terjadi hujan deras”, ungkap Yuli Hartono Kepala Sekolah SDN 4 Wonosidi, Tulakan, Pacitan, Jawa Timur.
Penuturan Yuli itu disampaikan kepada PLH Bupati Pacitan Heru Wiwoho saat meninjau lokasi bencana, pada hari Minggu (11/04/2021). Kasek SDN 4 Wonosidi sangat berharap Pemda Kabupaten Pacitan, untuk segera mengambil langkah penanganan mengingat kondisinya yang membahayakan.
“Pemerintah akan membuat pernyataan bencana untuk landasan mengajukan bantuan ke pemerintah provinsi”, kata PLH Bupati Pacitan, Heru Wiwoho.
Untuk saat ini Pemkab Pacitan belum bisa memanfaatkan dana kebencanaan karena terbentur aturan. Dana tanggap darurat kebencanaan baru dapat diserap melalui bupati terpilih. Bupati terpilih hasil Pilkada 2020 akan dilantik 26 April mendatang. Untuk antisipasi, pemerintah melalui BPBD akan mengambil langkah darurat dengan melapisi area longsor dengan alas trepal untuk menghindari erosi yang lebih luas.
Selain di wilayah Kecamatan Tulakan, PLH Bupati Pacitan, Heru Wiwoho juga meninjau bencana alam di wilayah Kecamatan Arjosari tepatnya di Desa Karangrejo dan Desa Karanggede. Di dua desa bertetangga itu longsor menutupi jalan dan jembatan. Sebagai langkah darurat Dinas PU, BPBD bersama masyarakat dibantu alat berat dari Perusahaan Waduk Tukul membersihkan material longsor agar jalan dapat dilalui kendaraan. (HumasPacitan)
