Kiki Adi Kurnia, Dosen muda ITB Penerima Brin Young Scientist Award 2021
Dosen Muda ITB pemenang BRIN Young Scientist Award (BYSA) 2021. Kiki Adi Kurnia, Ph.d seorang dosen peneliti Fakultas Teknologi Industri, @itb1920. Beliau tergabung sebagai peneliti pusat pemanfaatan karbon dioksida dan gas suar. Fokus penelitiannya adalah pengembangan pelarut eutektik untuk penangkapan CO2 dari gas alam menggunakan pendekatan eksperimental dan komputasi gabungan. Penelitian awal dilakukan untuk mempelajari kemampuan cairan ionik dalam menyerap gas CO2, dikutip dari @kikiadikurnia, Sabtu (11/12/2021)
Walaupun hasilnya menjanjikan, banyaknya jumlah cairan ionik dan pelarut campuran eutektik menjadi masalah tersendiri dalam pemilihan pelarut terbaik untuk suatu reaksi kimia tertentu.
Oleh sebab itu, Kiki memandang perlu suatu metode yang dapat membantu memilih dan mengidentifikasi pelarut ramah lingkungan terbaik untuk proses dan reaksi kimia tertentu. Metode komputasi berbasiskan kimia kuantum seperti Conductor-like Screening Model for Real Solvent (COSMO-RS) menjadi pilihan solusi untuk meningkatkan efisiensi proses dan reaksi kimia dengan pendekatan komputasi dan eksperimental.
Melalui strategi tersebut, penelitian yang dilakukan Kiki bersama para peneliti di Portugal dan Malaysia telah berhasil memilih dan mengidentifikasi empat jenis cairan ionik terbaik yang dapat digunakan sebagai pelarut pendingin alternatif. Hasil penelitian itu dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi tinggi yakni Green Chemistry tahun 2014.(*)
