Pesona Sinar Mentari Menjelang Senja di Pantai “Watu Karung” Pringkuku Menambah Kerinduan untuk Kembali Berkunjung
Oleh : Bella Ayu Pratiwi
Kota Pacitan memiliki segudang tempat wisata yang menarik perhatian para wisatawan. Salah satunya adalah pantai Watu Karung yang sangat digemari para wisatawan. Pantai Watu Karung terletak di Desa Limasan, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Pantai ini berjarak 40 km yang akan memakan waktu sekitar 45 menit perjalanan dari pusat kota. Pesona alamnya yang indah menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan sekitar maupun wisatawan luar kota, bahkan turis asing. Harga tiket masuk yang ditawarkan pun cukup terjangkau dan tidak merogoh kocek.
Pengelola pantai Watu Karung hanya mematok biaya Rp10.000,00 perorang. Kemudian, untuk jasa parkir dikenakan tarif Rp2.000,00 untuk motor dan Rp5.000,00 untuk mobil. Wisatawan dapat berkunjung pada siang hari mulai pukul 06.00 WIB sampai dengan jam 18.00 WIB sore hari. Disamping itu pantai dibuka 24 jam akan tetapi biasanya pada malam hari lebih digunakan untuk camping dan tempat nongkrong warga sekitar.
Akses jalan menuju pantai juga cukup baik, sehingga memudahkan para pengunjung dalam melakukan perjalanan menuju pantai. Namun masih belum terdapat angkutan umum yang menuju lokasi wisata, sehingga pengunjung hanya bisa melakukan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi. Bisa diakses menggunakan motor maupun mobil.
Walaupun sudah di aspal halus jalan menuju pantai juga terbilang sempit dan memiliki tanjakan yang curam sehingga para pengendara harus berhati-hati. Walaupun di masa pandemi, pantai Watu Karung masih menjadi pilihan destinasi wisata yang paling banyak digemari pengunjung. Bahkan rombongan dari luar kota banyak yang berbondong-bondong berkunjung ke pantai Watu Karung.
Di masa pandemi seperti ini, pengelola pantai Watu Karung menerapkan sistim buka tutup. Sistem buka tutup dimaksudkan sebagai langkah mencegah keramaian, sehingga suatu tempat wisata tidak akan melewati batas maksimal kunjungan wisatawan selama pandemi. Biasanya petugas pantai akan meminta untuk menyerahkan bukti kartu vaksin sebelum pengunjung masuk ke area pantai dan meminta pengunjung melakukan sesuai protokol kesehatan.
Rupanya para wisatawan tidak bisa mengabaikan keindahan destinasi wisata yang satu ini dengan dibuktikan selalu ramai pengunjung. Keindahan alam dan kebersihan pantai masih asri sehingga ekosistemnya masih terjaga. Pantai ini memiliki pasir putih dan deburan ombak yang sangat menyegarkan mata para wisatawan. Kombinasi air laut berwarna biru kehijauan
Dengan deretan pulau karang di lepas pantai membuat panorama pantai ini semakin terlihat cantik. Selain itu, pantai ini menawarkan ombak kelas dunia untuk para pencinta selancar karena menghadap langsung ke Samudera Hindia maka ombak di pantai Watu Karung cukup besar.
Pantai Watu Karung menjadi salah satu dari lima pantai dengan ombak terbaik di dunia. Oleh karena itu, banyak wisatawan asing yang melirik keindahan pantai Watu Karung. Tak heran banyak turis yang berkunjung ke pantai ini hanya untuk sekedar menikmati ombak untuk berselancar. Ombak di pantai Watu Karung ini bisa mencapai ketinggian hingga 4 meter.
Apalagi ketika salah satu peselancar dunia yaitu Bruce Irons mengabadikan momen dirinya saat berselancar di pantai Watu Karung pada tahun 2022 membuat pantai ini semakin dikenal. Semenjak ungahannya tersebar di berbagai media, akhirnya Pantai Watu Karung semakin mendapat perhatian dunia. Selain berselancar juga bisa digunakan untuk sarana diving. Hanya saja, para pengunjung harus membawa perlengkapan sendiri karena di sini belum terdapat tempat sewa perlengkapan diving.
Pantai Watu Karung juga sering digunakan untuk camping. Lokasinya yang luas dan sangat cocok digunakan untuk pengalaman berkemah. Tidak hanya penduduk sekitar yang melakukan camping di pantai ini, pengunjung dari luar kota juga sangat banyak yang berminat melakukan camping di pantai ini.
Akan tetapi sebelum melakukan camping harus melakukan ijin kepada pengelola pantai. Wisata ini sedang menjadi incaran para pemuda milenial untuk berburu spot foto aestetik dan instragamable. Hamparan bebatuan karang berupa bukit maupun gugusan pulau adalah ciri khas yang dimiliki pantai ini.
Gugusan batu karang yang tersebar di laut berjarak sekitar 150-300 meter dari bibir pantai. Disamping itu di sisi kanan dan kiri pantai terdapat perbukitan batu yang sering menjadi lokasi para wisatawan menikmati pesona pesisir pantai dari ketinggian. Hal itu menjadi alasan para pemuda memilih pantai Watu Karung sebagai area spot foto menarik atau hanya sekedar bersantai menikmati sunset di sore hari.
Namun tak hanya bebatuan karang yang indah tetapi juga hamparan pasir putih yang luas dan lembut, serta didukung dengan sinar mataharinya yang pas membuat pantai Watu Karung menjadi tempat yang cocok bagi wistawan yang ingin berjemur. Pada sore hari pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan senja matahari terbenam yang seringkali diburu para pencinta fotografi. Pada pagi hari penampakan sunrise juga tak kalah indahnya dengan pemandangan sunset di sore hari.
Fasilitas yang ditawarkan pun cukup lengkap. Mulai dari tempat parkir yang luas, mushola yang nyaman, warung makan yang menyediakan berbagai macam masakan laut dengan harga yang murah meriah, toilet yang nyaman, camping area, dan gazebo untuk bersantai.
Selain itu, di dekat pantai juga terdapat banyak penginapan seperti homestay yang mengarah langsung ke pantainya untuk memuaskan para pengunjung yang sengaja datang dari luar kota dan ingin menikmati kawasan ini lebih lama. Tarif yang dikenakan bervariasi mulai dari yang bertarif Rp. 150.000,00 hingga jutaan permalam. Salah satu yang paling menarik perhatian pengunjung adalah Villa Batu Hill yang berjarak 550 meter dari pantai.

Villa ini menyediakan akomodasi yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang mumpuni untuk acara berlibur. Seperti, resto, kolam renang yang mengarah langsung ke pantai. Selain pemandangan dan fasilitas yang lengkap, di pantai ini juga tersedia ikan segar yang dijual oleh nelayan sekitar yang bisa dijadikan buah tangan untuk keluarga selepas berlibur dari pantai Watu Karung.
Pada saat air laut surut, biasanya para nelayan juga mengambil rumput laut dan kerang. Pada saat pagi hari banyak penduduk sekitar menuju pantai untuk mencari bulu babi yang akan diolah menjadi makanan oleh warga sekitar. Pasalnya, pada pagi hari air laut akan surut dan pada siang hari air laut akan kembali normal.
Tentunya dengan fasilitas yang lengkap dan memadai, pantai Watu Karung semakin banyak dikunjungi dan mendunia. Meskipun ombaknya tinggi, tetapi masih jauh dari pesisir sehingga masih tergolong aman jika pengujung ingin bermain air di sekitaran pantai. Tim SAR juga selalu mengingatkan jika ada pengunjung yang terlalu jauh berenangnya dan selalu mengingatkan pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan.
Seiring membaiknya situasi pandemi, pengelola pantai gencar mempromosikan destinasi wisata pantai Watu Karung. Sehingga pengunjung sudah ramai berdatangan seperti sebelum pandemi. Pantai Watu Karung wajib dijadikan salah satu list berlibur bersama teman dan keluarga. Dengan biaya yang ramah di kantong pengunjung sudah dimanjakan dengan keindahan panorama pantai Watu Karung yang memikat hati.
