Kunjungan Wisatawan Gunung Bromo Meningkat Selama Libur Idul Adha 1445 H
PRABANGKARANEWS || Selama masa libur Idul Adha tahun 1445 Hijriah, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mencatat lonjakan kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo di Jawa Timur. Dari tanggal 15 hingga 18 Juni 2024, total 8.169 orang mengunjungi kawasan ini.
Menurut Hendra Wisantara, Ketua Tim Data Evaluasi Kehumasan BB TNBTS, pada puncaknya pada tanggal 16 Juni, terdapat 3.544 wisatawan yang datang, melebihi kapasitas normal kawasan.
Untuk mengatasi lonjakan ini, BB TNBTS melakukan penambahan kuota wisatawan hingga mencapai 2.752 orang per hari, dengan penerapan skema tertentu untuk mengatur masuknya pengunjung, dilansir dari Antaranews.com Selasa (18/6/24).
Gunung Bromo tetap menjadi destinasi unggulan dengan daya tarik yang kuat di Jawa Timur, mampu menarik wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Pada tahun 2023, kawasan ini mencatat 368.507 kunjungan, memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Negara Bukan Pajak senilai Rp14,70 miliar.
Skema yang diterapkan oleh pengelola tersebut adalah dilakukan pada jam tertentu setelah ada wisatawan yang keluar dari kawasan taman nasional. Wisatawan yang akan melihat matahari terbit di kawasan Gunung Bromo dan masuk ke taman nasional pada dini hari, dibuka seperti biasa dengan jumlah kuota sebanyak 2.752 orang.
Kemudian, jika kuota sebanyak 2.752 orang tersebut telah habis, pengunjung tidak diperkenankan masuk ke kawasan taman nasional dan dapat menunggu kuota tambahan yang dimulai pada pukul 07.00 WIB
Gunung Bromo merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di wilayah Jawa Timur. Pada 2023, jumlah kunjungan ke taman nasional yang memiliki predikat terindah ketiga di dunia tersebut mencapai 368.507 wisatawan.
Jumlah tersebut, terbagi dari 355.297 wisatawan nusantara dan sebanyak 13.210 orang merupakan wisatawan mancanegara. Kunjungan itu, juga memberikan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp14,70 miliar.
