Dua Warga Ponorogo Meninggal Dunia Terseret Banjir Deras

Dua Warga Ponorogo Meninggal Dunia Terseret Banjir Deras
SHARE

PRABANGKARANEWS – Banjir deras yang melanda Desa Jabung, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo pada Senin pagi menelan dua korban jiwa. Korban meninggal dunia adalah Achir Bagus Dwi Ardhianto (12) dan Imam Suhada (53).

Kapolsek Mlarak, AKP Rosyid Effendi, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut bermula sekitar pukul 04.00 WIB. Achir Bagus keluar rumah setelah mendengar suara derasnya banjir. Namun, ia terpeleset dan jatuh ke parit di samping rumahnya yang sudah tergenang air setinggi 1,5 meter.

“Korban sempat berteriak meminta tolong, tetapi arus banjir yang deras membuatnya terseret,” ujar Rosyid, dilansir dari Antara Selasa (17/12/24).

Mendengar teriakan itu, Imam Suhada yang berada di sekitar lokasi segera berusaha menolong Achir Bagus. Sayangnya, upaya tersebut gagal karena derasnya arus banjir, sehingga Imam ikut terseret hingga meninggal dunia.

Baca Juga  Simak, Manfaat Olahraga Jogging Pagi Hari

“Pak Imam belum sempat memberikan pertolongan karena arus yang sangat kuat,” kata Supriyanto, seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Setelah dilakukan upaya pencarian oleh warga dan petugas, kedua korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Peristiwa tragis ini menambah daftar dampak banjir yang melanda Ponorogo akibat intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Pihak kepolisian mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari lokasi-lokasi rawan banjir, terutama saat debit air meningkat. (Destyan H. Sujarwoko/Antaranews)