Wayang Blabak Pacitan Dipamerkan di Dinas Perpustakaan: Karya Rudi Prasetyo Perkaya Khazanah Budaya Majapahit
PRABANGKARANEWS, PACITAN — Wayang Blabak Pacitan resmi dipamerkan di Ruang Pamer Dinas Perpustakaan dan Kearsipan pada Selasa (25/11/25). Karya unik ini merupakan ciptaan seniman, budayawan, sastrawan sekaligus guru SMPN 1 Arjosari, Pacitan, Jawa Timur, Rudi Prasetyo.
Wayang Blabak ini dibuat dari bahan blabak atau potongan kayu yang diukir halus dan dipoles dengan pewarna artistik, menampilkan tekstur kayu yang elegan. Media papan tempat cerita digambarkan memiliki ukuran sekitar 2 meter panjang dan 45 sentimeter lebar, menyerupai panel-pan elestetik yang menggabungkan unsur seni ukir dan tradisi tutur.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Amat Taufan, menjelaskan bahwa Wayang Blabak Pacitan mengangkat kisah sejarah pada masa Majapahit dan terinspirasi dari warisan budaya Wayang Beber Pacitan. Perpaduan konsep ini menjadikan wayang tersebut memiliki kekhasan sekaligus nilai artistik dan historis yang tinggi.
“Kehadiran Wayang Blabak Pacitan ini menambah aset literasi adat dan adab budaya Kabupaten Pacitan. Harapannya dapat memperkaya wawasan para pengunjung perpustakaan tentang sejarah dan kekayaan seni lokal,” ujar Amat Taufan.
Wayang Blabak Pacitan disebut masih jarang ditemukan di daerah lain, menjadikannya karya seni yang unik dan memiliki ciri khas tersendiri. Pameran ini diharapkan semakin mengangkat nama Pacitan sebagai daerah yang kaya akan seni tradisi, sekaligus mendukung pelestarian budaya di era modern.
