Lampu Lalu Lintas Putih: Teknologi Baru yang Bisa Pangkas Kemacetan hingga 99%
PRABANGKARANEWS.COM – Transportation engineers at North Carolina State University mengusulkan inovasi baru pada sistem lampu lalu lintas dengan menambahkan lampu keempat berwarna putih, yang disebut “white phase.” Sistem ini dirancang khusus untuk persimpangan jalan yang melibatkan kendaraan otonom atau mobil tanpa pengemudi, dilansir dari @Seasianews Kamis (9/4/26).
Ketika lampu putih aktif, kendaraan otonom yang terhubung akan saling berkomunikasi secara nirkabel untuk mengatur aliran lalu lintas secara otomatis di persimpangan. Sementara itu, pengemudi kendaraan biasa cukup mengikuti kendaraan yang berada tepat di depannya tanpa harus mengambil keputusan sendiri terkait prioritas jalan.
Menurut profesor asosiasi teknik sipil dan lingkungan dari North Carolina State University, Ali Hajbabaie, sistem ini menggunakan model komputasi terdistribusi. Artinya, setiap kendaraan otonom berfungsi sebagai “prosesor mini” yang ikut memproses informasi lalu lintas. Pendekatan ini dinilai lebih tangguh dibandingkan sistem lampu lalu lintas konvensional yang bergantung pada satu pusat pengendali.
Hasil simulasi yang dipublikasikan dalam jurnal IEEE Transactions on Intelligent Transportation Systems menunjukkan bahwa sistem white phase berpotensi mengurangi keterlambatan di persimpangan antara 40% hingga 99%. Selain itu, sistem ini juga dapat menurunkan konsumsi bahan bakar serta menghilangkan potensi tabrakan dalam analisis konflik keselamatan.
Para peneliti menilai uji coba awal dapat dilakukan di kawasan dengan lalu lintas tinggi, seperti pelabuhan atau kawasan logistik, di mana penggunaan kendaraan otonom—terutama truk pengangkut barang—mulai meningkat. Bahkan, manfaat sistem ini sudah dapat dirasakan ketika sekitar 10% kendaraan di persimpangan merupakan kendaraan otonom.
