Bulog Salurkan Modal Usaha RPK untuk 30 UMK Pacitan, Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Bulog Salurkan Modal Usaha RPK untuk 30 UMK Pacitan, Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan
Bulog Salurkan Modal Usaha RPK untuk 30 UMK Pacitan, Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM, PACITAN – Perum Bulog terus memperkuat peran dalam mendukung ekonomi masyarakat melalui program Bulog Peduli Rumah Pangan Kita (RPK). Kali ini, sebanyak 30 pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di Kabupaten Pacitan menerima bantuan modal usaha untuk pengembangan RPK.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Perum Bulog dan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian Kabupaten Pacitan sebagai upaya memperluas jaringan distribusi pangan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi pelaku usaha lokal.

Kegiatan penyaluran bantuan digelar di Pendopo Kabupaten Pacitan dan dihadiri oleh Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarso beserta jajaran, Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah, Sekretaris Daerah Pacitan Heru Wiwoho, serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Baca Juga  Pos Penyekatan Efektif, Volume Kendaraan dari Jakarta ke Jawa Turun 53 Persen

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah yang membacakan sambutan Bupati Pacitan menegaskan bahwa bantuan modal usaha ini bukan sekadar dukungan finansial, tetapi juga bentuk perhatian pemerintah dalam memperkuat kapasitas pelaku UMK.

“Bantuan ini diharapkan mampu memperkuat modal usaha, meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pemasaran, serta menjaga keberlangsungan usaha para pelaku UMKM di Pacitan,” ungkapnya, Rabu (13/05).

Ia juga berharap agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal, baik untuk penambahan stok barang, peningkatan kualitas produk, maupun pengembangan usaha lainnya yang berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat.

Sementara itu, Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarso, menegaskan bahwa program RPK memiliki tujuan strategis dalam menjaga ketersediaan pangan, keterjangkauan harga, serta stabilitas pasokan di masyarakat.

Baca Juga  Jimly Asshiddiqie: Hakim MK yang Sudah Diperiksa Berpotensi Melanggar Kode Etik Terkaiat Pembiaran

Melalui program ini, diharapkan UMK di Pacitan tidak hanya menjadi pelaku usaha mandiri, tetapi juga bagian dari rantai distribusi pangan nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan.