Langlang Buana Adventure: Saat Jasa Wisata Alam Merajut Dengan Budaya Lokal
PRABANGKARANEWS.COM, SURAKARTA – Sebuah torehan prestasi gemilang dicatatkan oleh lima mahasiswa Universitas Sebelas Maret. Kelompok usaha mahasiswa bernama Langlang Buana Adventure berhasil lolos dan mendapatkan pendanaan usaha dari program WIBAWA (Wirausaha Baru Mahasiswa) Universitas Sebelas Maret (UNS). Prestasi ini diraih melalui kolaborasi lima mahasiswa inovatif, yaitu Abdullah Faqihudin, Dzikri Arif Suryawan, Idris Setiawan, Muhammad Munadi Akhsani, dan Yahya Faiz Muhyidin.
Langlang Buana Adventure hadir sebagai sebuah terobosan baru dalam industri pariwisata, yakni penyedia jasa open trip wisata alam yang secara khusus memadukan unsur petualangan dengan pelestarian kearifan lokal. Berangkat dari visi besar untuk menjadi pionir wisata edukatif yang berkelanjutan, usaha ini berkomitmen tidak hanya menawarkan keindahan lanskap alam Indonesia, tetapi juga mengedukasi para wisatawan mengenai kekayaan budaya dan ekologi lokal.
Melihat usaha sejenis yang terlebih dahulu sudah tumbuh subur, Langlang Buana Adventure berusaha mengatasi peluang kesenjangan dengan menawarkan pengalaman penjelajahan yang nyaman, aman, sekaligus mengaktualisasikan nilai budaya dalam satu perjalanan. Jasa open trip ini membidik para pecinta alam, komunitas, dan wisatawan yang mendambakan eksplorasi budaya yang autentik, serta konsumen dengan aktivitas keseharian harian yang padat, sehingga membutuhkan sarana rekreasi akhir pekan..Beberapa aktivitas menarik yang ditawarkan Langlang Buana meliputi pendakian santai, stargazing, sunrise hunting, malam api unggun, sharing session, hingga sesi khusus Edukasi Kearifan Lokal. Jasa ini juga menyediakan fasilitas komprehensif seperti guide dan porter, perizinan dan asuransi perjalanan, dokumentasi foto dan video, hingga akomodasi penunjang lainnya dengan kapasitas 10–30 orang per trip.
Sejak dirintis pada Agustus 2025, Langlang Buana telah berpetualang dengan banyak konsumen dengan permintaan tertinggi berasal dari kalangan mahasiswa. Melalui pola demikian, Langlang Buana merumuskan visi baru agar Langlang Buana dapat menjadi ruang gerak fisik, wadah solidaritas sosial, menyediakan ruang relaksasi mental, melihat mahasiswa merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap keseimbangan mental dan sosial.
Sebagai usaha dengan identitas seumur jagung, tentu masih banyak tantangan, evaluasi, dan arah yang dikoreksi mulai dari kolaborasi dan solidaritas tim, sistematisasi teknik marketing dan pemasaran, hingga konsep kolaborasi dengan mitra, hal tersebut tidak serta merta menjadi penghambat melainkan merupakan titik kesadaran untuk menikmati proses serta pembelajaran yang ada, tanpa menanggalkan target atau hasil.
Saat ini, Langlang Buana Adventure menawarkan berbagai paket destinasi taman wisata alam menarik yang mencakup gunung, lembah, pantai, air terjun, hingga sabana dengan rentang harga yang sangat terjangkau, berkisar antara Rp150.000 hingga Rp500.000 per orang. Beberapa rekomendasi destinasi unggulan mereka di antaranya adalah Gunung Prau, Gunung Merbabu, Gunung Andong, Gunung Ungaran, hingga Gunung Lawu yang terkenal dengan eksotisme sejarah warisan budayanya.
Dengan adanya pendanaan dari program WIBAWA UNS ini, Langlang Buana Adventure telah berusaha melakukan ekspansi layanan dan memperkuat identitas Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kemitraan dengan masyarakat adat setempat demi mewujudkan pariwisata Indonesia yang edukatif, hijau, dan menghargai akar budaya bangsa.
Penulis: Muhammad Munadi Akhsani
