Mahasiswa KKN UGM Dalami Sejarah Pacitan melalui Diskusi Buku Ensiklopedia Situs Pacitan Kota Misteri

Mahasiswa KKN UGM Dalami Sejarah Pacitan melalui Diskusi Buku Ensiklopedia Situs Pacitan Kota Misteri
Mahasiswa KKN UGM Dalami Sejarah Pacitan melalui Diskusi Buku Ensiklopedia Situs Pacitan Kota Misteri
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM, PACITAN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan menjadi ruang belajar yang hidup bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM). Sebanyak enam mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu mengikuti Diskusi Buku Ensiklopedia Situs Pacitan Kota Misteri yang berlangsung di Ruang Pamer/Koleksi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, Senin (20/7/2026).

Mahasiswa yang terlibat berasal dari beragam program studi, di antaranya Geologi, Pertanian, Manajemen, hingga Farmakologi. Kehadiran mereka bertujuan menggali berbagai sumber informasi mengenai sejarah, kebudayaan, dan potensi arkeologi Pacitan sebagai bagian dari kajian akademik selama menjalankan program KKN.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan selaku narasumber memaparkan kekayaan sejarah Pacitan yang menyimpan berbagai misteri perjalanan kehidupan manusia, mulai dari zaman prasejarah hingga masa kini. Menurutnya, kekayaan sejarah tersebut telah didokumentasikan melalui penerbitan buku Ensiklopedia Situs Pacitan Kota Misteri serta digitalisasi film dan video sederhana sebagai bagian dari arsip pemerintah sekaligus upaya mengamankan aset sejarah bangsa Indonesia.

Baca Juga  Pacitan Raih Tiga Penghargaan Sekaligus di INOTEK Award 2025, Bukti Daerah Kreatif dan Inovatif !

“Pacitan memiliki jejak peradaban yang sangat panjang. Dokumentasi dalam bentuk buku maupun arsip digital menjadi langkah penting agar warisan sejarah ini tetap terjaga dan dapat dipelajari oleh generasi sekarang maupun yang akan datang,” jelasnya.

Suasana diskusi berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan kritis dari para mahasiswa mengenai perkembangan peradaban manusia, situs-situs purbakala, hingga potensi penelitian sejarah menjadikan forum tersebut semakin dinamis. Dialog yang berkembang menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap kajian sejarah lokal sebagai bagian dari identitas bangsa.

Kepala Dinas menegaskan bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di lapangan. Literasi lapangan dinilai menjadi pelengkap penting dalam membangun pemahaman yang utuh terhadap sejarah, budaya, dan lingkungan, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Baca Juga  Semarak Peringatan HUT Ke-78 RI di Desa Sirnoboyo, Pacitan

Ia juga berharap generasi muda mampu mempelajari teknologi dan pengetahuan yang diwariskan para leluhur, kemudian mengembangkannya menjadi inspirasi untuk menciptakan kemajuan dan kemakmuran bagi masyarakat pada masa mendatang.

Para mahasiswa KKN UGM mengaku terkesan dengan isi Ensiklopedia Situs Pacitan Kota Misteri. Mereka menilai buku tersebut menghadirkan perspektif baru mengenai perjalanan sejarah Pacitan yang selama ini belum banyak diketahui, sekaligus membuka peluang penelitian lintas disiplin ilmu.

Melalui kegiatan diskusi ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan berharap semakin banyak kalangan akademisi dan intelektual memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat literasi, riset, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Kehadiran mereka diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk memperkuat budaya membaca dan belajar, sehingga Gerakan Literasi Masyarakat Pacitan terus berkembang menuju masyarakat yang lebih cerdas, sejahtera, dan berdaya saing.

Baca Juga  Waduk Tukul Pacitan Targetkan Desember 2020 Selesai