Luaran Program Indonesiana 2025 Didiseminasikan, Buku Ensiklopedia Pacitan Misteri 4: Torehan Peradaban Pacitanian Siap Diluncurkan

Luaran Program Indonesiana 2025 Didiseminasikan, Buku Ensiklopedia Pacitan Misteri 4: Torehan Peradaban Pacitanian Siap Diluncurkan
Luaran Program Indonesiana 2025 Didiseminasikan, Buku Ensiklopedia Pacitan Misteri 4: Torehan Peradaban Pacitanian Siap Diluncurkan
SHARE

PRABANGKARANEWS.CO, PACITAN – Luaran Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan (Indonesiana) Tahun 2025 mulai memasuki tahap diseminasi kepada masyarakat. Hal tersebut ditandai dengan kegiatan Coffee Morning yang digelar di Kantin Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum diskusi sekaligus koordinasi persiapan peluncuran dan bedah buku “Ensiklopedia Pacitan Misteri 4: Torehan Peradaban Pacitanian”, karya Dr. Agoes Hendriyanto bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, Amat Taufan.

Buku tersebut telah resmi memperoleh ISBN dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), sehingga menjadi salah satu karya ilmiah dan dokumentasi sejarah yang siap dipublikasikan kepada masyarakat luas.

Luaran Program Indonesiana 2025 Didiseminasikan, Buku Ensiklopedia Pacitan Misteri 4: Torehan Peradaban Pacitanian Siap Diluncurkan

Dalam diskusi tersebut, Amat Taufan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin selama proses penulisan buku. Menurutnya, karya tersebut merupakan kontribusi nyata dalam memperkuat gerakan literasi sekaligus pelestarian sejarah dan budaya Pacitan.

Baca Juga  Sertu Gian dan Sertu Ari Nampak Akrab

“Kami berharap buku ini tidak hanya menjadi referensi sejarah, tetapi juga mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap identitas dan warisan budaya daerahnya,” ujarnya.

Peluncuran dan bedah buku dijadwalkan berlangsung pada awal September 2026 dan akan dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta Festival Film Horor Pacitan.

Salah satu daya tarik buku ini adalah penggunaan ilustrasi Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro pada sampul. Pemilihan tokoh tersebut didasarkan pada kajian sejarah yang meyakini adanya keterkaitan garis keturunan dari pihak ibu atau istri Adipati pertama Pacitan, sehingga menjadi simbol penting dalam narasi sejarah yang diangkat dalam buku.

Luaran Program Indonesiana 2025 Didiseminasikan, Buku Ensiklopedia Pacitan Misteri 4: Torehan Peradaban Pacitanian Siap Diluncurkan

Sebagai salah satu penulis, Dr. Agoes Hendriyanto menyampaikan bahwa buku tersebut merupakan bagian dari ikhtiar mendokumentasikan berbagai jejak sejarah, budaya, tradisi, hingga temuan-temuan arkeologis yang menjadi bukti perjalanan panjang peradaban di Kabupaten Pacitan.

Baca Juga  1 Prajurit TNI Gugur, Ditembak KKSB Papua

“Buku ini kami susun melalui pendekatan sejarah, kebudayaan, arkeologi, dan kearifan lokal. Harapannya, masyarakat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai identitas Pacitan sebagai salah satu kawasan penting dalam lintasan peradaban manusia,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat berbagai kekurangan dalam penyusunan buku tersebut.

“Sebagai manusia tentu kami memiliki keterbatasan. Namun semangat kami adalah mendokumentasikan objek pemajuan kebudayaan dan cagar budaya agar tidak hilang ditelan zaman, sekaligus menjadi sumber pembelajaran bagi generasi mendatang agar tidak melupakan jati dirinya,” katanya.

Penerbitan buku “Ensiklopedia Pacitan Misteri 4: Torehan Peradaban Pacitanian” merupakan salah satu luaran Program Pendanaan Layanan Lainnya untuk Kategori Kajian Objek Pemajuan Kebudayaan dan Cagar Budaya dalam Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan Tahun 2025.

Baca Juga  Plt. Bupati Bogor Iwan Setiawan Ikuti Arahan Presiden Joko Widodo

Program tersebut dilaksanakan oleh Dr. Agoes Hendriyanto sebagai penerima pendanaan berdasarkan Kontrak Nomor 450/KOPK/F1/KU/2026 dengan judul kegiatan “Inventarisasi dan Kajian Objek Pemajuan Kebudayaan di Pacitan: Upaya Pelestarian Warisan Budaya Lokal.”

Menggandeng Socio Cultura Indonesia, sebagai tim penyunting  buku Ensiklopedia Pacitan Misteri 4: Torehan Peradaban Pacitanian.

Melalui penerbitan buku ini, diharapkan semakin banyak data, informasi, dan pengetahuan mengenai sejarah serta kekayaan budaya Pacitan yang terdokumentasikan secara ilmiah.

Kehadiran perpustakaan sebagai pusat literasi juga diharapkan mampu menjadi ruang edukasi, pelestarian budaya, dan penguatan karakter masyarakat dalam mewujudkan Pacitan yang semakin maju, sejahtera, bahagia, serta tetap berakar kuat pada nilai-nilai sejarah dan budayanya.