Guru SMKN 3 Pacitan Terima Ensiklopedia Situs Pacitan Kota Misteri, Dorong Literasi Budaya Digital
PRABANGKARANEWS, PACITAN – Guru SMKN 3 Pacitan, Lies Yulianto, M.Kom, menerima tiga buku Ensiklopedia Situs Pacitan Kota Misteri jilid 1–3 dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, Amat Taufan, di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pacitan, Senin (29/12/2025).
Penyerahan buku tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan Gerakan Literasi Pacitan sekaligus pengenalan warisan budaya dan sejarah Pacitan kepada dunia pendidikan. Amat Taufan menjelaskan bahwa buku ensiklopedia tersebut merupakan hasil karya kolaborasi dengan budayawan Dr. Agoes Hendriyanto, yang lahir dari semangat dan “kenekatan” untuk mengamankan, menginventarisasikan, serta mendokumentasikan sejarah dan budaya adiluhung Pacitan agar tidak hilang tergerus zaman.
Menurut Amat Taufan, kehadiran buku ini bukan untuk menutup ruang gagasan, melainkan justru membuka peluang bagi siapa pun yang ingin menulis Pacitan dari berbagai sudut pandang. “Semakin banyak perspektif yang ditulis, semakin kaya khazanah literasi budaya Pacitan,” ujarnya.
Ia juga berharap dunia pendidikan, khususnya SMK, dapat mengembangkan isi buku tersebut ke dalam bentuk karya visual dan konten kreatif. Visualisasi narasi ensiklopedia melalui platform digital seperti TikTok, Instagram, YouTube, dan media sosial lainnya dinilai mampu menjangkau generasi muda secara lebih efektif.
Menanggapi hal tersebut, Lies Yulianto menyampaikan komitmennya untuk berusaha semaksimal mungkin mengembangkan literasi budaya di lingkungan sekolah. Meski SMKN 3 Pacitan belum memiliki jurusan Multimedia, ia optimistis tetap dapat mendorong siswa untuk berkarya sesuai kemampuan dan potensi yang ada.
“Kami akan berupaya semampunya dan sebaik-baiknya agar nilai-nilai budaya Pacitan yang tertulis dalam buku ini bisa diterjemahkan ke dalam karya kreatif,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal sinergi antara pemerintah daerah, budayawan, dan dunia pendidikan dalam menjaga, melestarikan, serta memajukan kebudayaan Pacitan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan petunjuk-Nya bagi semua pihak dalam ikhtiar mulia ini. Aamiin YRA.
