Bahasa Indonesia bertujuan membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan kemampuan berbahasa. Pengetahuan yang akan diperoleh mahasiswa meliputi hakikat bahasa, sejarah perkembangan bahasa Indonesia, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, serta pemahaman terhadap kaidah kebahasaan bahasa Indonesia khusus dalam keperluan studi. Sedangkan kemampuan berbahasa yang akan dimiliki meliputi kemampuan berbahasa yang bersifat reseptif dan produktif, yaitu kemampuan membaca, berbicara, dan menulis. Mahasiswa akan memperoleh kompetensi tersebut dengan belajar secara mandiri melalui bahan ajar cetak atau bahan ajar interaktif.
Kompetensi Umum
Setelah mengikuti perkuliahan mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan hakikat bahasa, menjelaskan sifat-sifat bahasa, sejarah perkembangan bahasa Indonesia, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, serta dapat menggunakan kaidah kebahasaan bahasa Indonesia untuk kegiatan berbahasa Indonesia yang meliputi keterampilan reseptif (membaca) dan keterampilan produktif (berbicara dan menulis).
Bab 2 Memberikan pemahaman tentang sejarah dan manfaat bahasa Indonesia.
Bahasa Indonesia penting untuk persatuan dan kesatuan bangsa.
Kompetensi yang diharapkan dari pembelajaran modul:
Menjelaskan hakikat bahasa.
Menyebutkan sifat bahasa.
Menyebutkan fungsi bahasa.
Menyebutkan ciri-ciri bahasa.
Menjelaskan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia.
Intinya, setelah mempelajari modul ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami hakikat bahasa, sifat, fungsi, ciri, serta kedudukan bahasa Indonesia.
Hakikat Bahasa
Hakikat bahasa:
Allah menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling mulia, salah satunya karena dianugerahi akal budi dan bahasa.
Bahasa membedakan manusia dengan makhluk lain.
Bahasa adalah alat komunikasi utama manusia, lahir dari pikiran, perasaan, dan budaya.
Bahasa sebagai sistem bunyi:
Bahasa merupakan sistem tanda berupa bunyi yang diucapkan.
Bunyi-bunyi bahasa bisa berbeda antar masyarakat, tetapi memiliki kesepakatan dalam penggunaannya.
Ciri Bahasa
Berdasarkan video dan uraian:
Bahasa pada hakikatnya adalah bunyi ujaran (lisan).
Bahasa bersifat arbitrer (tidak ada hubungan wajib antara lambang dan makna).
Bahasa adalah sistem (tersusun rapi, berpola).
Bahasa bersifat konvensional (berdasarkan kesepakatan).
Bahasa itu Bermakna
Bahasa bukan sekadar kumpulan bunyi, tetapi mengandung makna.
Contoh: Kata “ibu” disepakati untuk menunjuk sosok perempuan yang melahirkan anak.
Makna muncul dari kesepakatan masyarakat pengguna bahasa.
📌 Jadi, secara ringkas materi ini membahas pengertian bahasa sebagai anugerah Tuhan, ciri dan hakikat bahasa, sifat bahasa sebagai sistem, serta fungsi bahasa sebagai alat komunikasi manusia.
Sifat-sifat bahasa beserta contoh nyata agar lebih mudah dipahami
1. Bahasa itu Indah
Bahasa dapat memikat hati karena keindahan bunyi, irama, dan susunan kata.
Contoh nyata: Pantun “Buah cempedak di luar pagar, ambil galah tolong jolokkan. Saya budak baru belajar, kalau salah tolong tunjukkan.” Pantun ini tidak hanya menyampaikan pesan tentang kerendahan hati, tetapi juga indah didengar karena rima yang teratur.
2. Bahasa itu Manusiawi
Bahasa adalah ciri khas manusia yang membedakannya dari makhluk lain. Hewan bisa berkomunikasi dengan isyarat atau suara, tetapi tidak membentuk bahasa yang kompleks.
Contoh nyata: Seorang anak kecil bisa menangis untuk menunjukkan lapar, tetapi setelah belajar bahasa ia bisa mengatakan “Bu, aku lapar”. Hal ini menunjukkan bahasa hanya milik manusia.
3. Bahasa itu Produktif
Bahasa bisa melahirkan kata-kata baru sesuai perkembangan zaman dan kebutuhan.
Contoh nyata: Kata “unggah” yang dulu hanya berarti menaikkan barang, sekarang dipakai di dunia digital untuk mengunggah foto atau video di media sosial.
4. Bahasa itu Variatif
Bahasa berubah-ubah sesuai tempat, penutur, dan situasi.
Contoh nyata:
Di sekolah: guru berkata, “Silakan kerjakan tugas di halaman 25.”
Di rumah: seorang ibu bisa berkata, “Ayo cepat kerjakan PR-mu.” Meskipun maksudnya sama (menyuruh belajar), bentuk bahasanya berbeda sesuai situasi.
5. Bahasa itu Konvensional
Kata-kata memiliki arti karena disepakati bersama oleh masyarakat.
Contoh nyata: Kata “kursi” di Indonesia merujuk pada tempat duduk, sedangkan di Malaysia digunakan kata “kerusi”. Perbedaan itu tetap dipahami oleh penuturnya karena ada kesepakatan dalam komunitas bahasa masing-masing.
6. Bahasa itu Arbitrer
Tidak ada hubungan alami antara bunyi kata dengan makna yang diwakilinya, melainkan murni kesepakatan.
Contoh nyata: Kata “anjing” dalam bahasa Indonesia, “dog” dalam bahasa Inggris, dan “inu” dalam bahasa Jepang. Semua kata itu menunjuk hewan yang sama, tetapi bunyinya berbeda karena tiap bahasa memiliki kesepakatan sendiri.
Fungsi Bahasa
Bahasa memiliki berbagai fungsi yang digunakan dalam kehidupan manusia. Para ahli bahasa memberikan pendapat yang berbeda-beda mengenai fungsi ini. Berikut adalah beberapa fungsi bahasa menurut berbagai ahli:
1. Aristoteles (dalam Soeparno, 2004: 58)
Bahasa adalah alat untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan manusia.
2. Karl Raimund Popper
Ia menyebutkan 4 fungsi bahasa:
Fungsi ekspresif: mengungkapkan perasaan.
Fungsi sosial: membangun hubungan sosial.
Fungsi perintah: memengaruhi orang lain.
Fungsi referensial: menyampaikan informasi.
3. Karl Bühler
Mengemukakan 3 fungsi bahasa:
Afektif: fungsi untuk memerintah.
Asosiatif: untuk mengungkapkan sesuatu hal.
Direktif: merujuk pada benda atau peristiwa di luar pembicara.
4. Halliday (1995, bersama Tomkins dan Hoskisson)
Mengemukakan 7 fungsi bahasa:
Instrumental: untuk memenuhi kebutuhan.
Regulatori: untuk mengatur perilaku orang lain.
Interaksional: untuk membangun hubungan sosial.
Personal: untuk mengekspresikan perasaan dan pendapat pribadi.
Heuristik: untuk mencari informasi atau eksplorasi.
Imajinatif: untuk mengekspresikan imajinasi.
Representasional: untuk menyampaikan informasi.
5. Fungsi Bahasa dalam Kehidupan Sehari-hari
Bahasa juga memiliki fungsi praktis yang sering digunakan dalam kehidupan:
Fungsi komunikasi: untuk berinteraksi dan berhubungan dengan orang lain (misalnya: “Selamat pagi”, “Apa kabar?”).
Fungsi ekspresi diri: mengungkapkan pikiran atau perasaan (misalnya: “Aku sedih”, “Aku bahagia”).
Fungsi adaptasi sosial: membantu seseorang berbaur dalam lingkungan.
Fungsi kontrol sosial: bahasa digunakan untuk memengaruhi dan mengarahkan orang lain.
Fungsi integrasi dan identifikasi: mempererat kebersamaan dalam kelompok atau masyarakat.
Fungsi informatif: menyampaikan informasi atau pengetahuan.
Fungsi imajinatif: menyampaikan ide, cerita, atau ekspresi artistik.
Kesimpulan:
Bahasa bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana ekspresi, kontrol sosial, penyalur informasi, pengatur perilaku, serta pembangun hubungan antarindividu. Fungsi-fungsi ini sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan dalam berbagai bidang seperti pendidikan, budaya, dan teknologi.
TUGAS 1
Kerjakan soal di bawah ini, dengan petunjuk pengerjakan sebagai berikut:
Kerjakan dengan ditulis tangan di kertas folio bergaris
Waktu pengumpulan saat pertemuan Senin 27 Oktober 2025
Bahasa dianggap sebagai anugerah Tuhan yang membedakan manusia dari makhluk lainnya. Jelaskan bagaimana kemampuan berbahasa dapat mencerminkan akal budi dan peradaban manusia, serta berikan contoh nyata dalam kehidupan sosial!
Salah satu sifat bahasa adalah arbitrer (sewenang-wenang). Analisislah mengapa sifat arbitrer ini justru membuat bahasa menjadi dinamis dan berkembang sesuai zaman!
Fungsi bahasa menurut Halliday mencakup aspek instrumental, regulatori, interaksional, personal, heuristik, imajinatif, dan representasional. Pilih dua fungsi yang paling relevan dalam kehidupan mahasiswa saat ini, lalu jelaskan dengan contoh konkret bagaimana kedua fungsi tersebut digunakan dalam aktivitas akademik maupun sosial.
Bahasa berperan penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Diskusikan bagaimana sikap berbahasa yang baik dan benar dapat memperkuat nasionalisme di era media sosial yang penuh variasi bahasa dan slang!
Bahasa bersifat produktif dan variatif. Uraikan bagaimana kedua sifat ini mempengaruhi perkembangan kosakata baru di era digital, serta jelaskan dampaknya terhadap pelestarian bahasa Indonesia yang baku.
Tulis Tangan di kertas folio Bergaris. Dikumpulkan Pertemuan 4
Sebutkan dan jelaskan hakikat Bahasa dan Sifat dan fungsinya disertai dengan teori yang mendasarinya !!!
Pesatnya kemajuan teknologi di era globalisasi membawa dampak positif dan negatif bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bagaimana cara saudara bersikap agar eksistensi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional tetap terjaga dihubungkan dengan sejarahnya !
Sektor pendidikan di Indonesia selalu menjadi topik yang paling menarik untuk dibahas. Semua tahu bahwa wilayah Indonesia terdiri dari banyak pulau. Hal ini tentu berpengaruh pada tingkat SDM masing-masing penduduknya. Ada yang menganggap bahwa pendidikan di Indonesia sudah sangat baik, namun ada juga yang berkata kualitas pendidikan di Indonesia masih buruk.
Jika seseorang yang merupakan tokoh masyarakat di suatu wilayah. Namun bukan kelahiran asli wilayah tersebut. Bagaimana saran saudara agar tokoh masyarakat tersebut bisa berkomunikasi dan diterima masyarakat di suatu wilayah tersebut!
Pada saat pembukaan acara resmi biasanya wajib menyanyikan lagu Indonesia Raya ! Bagaimana sikap saudara jika disuruh untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya tersebut !
KETERAMPILAN BERBAHASA RESEPTIF
Keterampilan berbahasa reseptif adalah kemampuan untuk menerima dan memahami informasi yang disampaikan melalui bahasa lisan (menyimak) atau bahasa tulisan (membaca). Keterampilan ini penting karena merupakan langkah awal dalam proses komunikasi sebelum seseorang bisa merespons secara produktif.
💬 1. Menyimak
Deskripsi:
Menyimak adalah keterampilan memahami pesan lisan dari orang lain melalui pendengaran secara aktif dan penuh perhatian. Ini bukan hanya mendengar suara, tetapi juga memahami isi, maksud, dan emosi pembicara.
Contoh:
Seorang siswa menyimak penjelasan guru di kelas tentang pelajaran IPA. Ia tidak hanya mendengar kata-kata guru, tetapi juga memahami konsep fotosintesis dan mencatat bagian penting.
Saat mendengarkan berita di radio, seseorang memahami isi berita, seperti “gempa berkekuatan 6,5 SR mengguncang wilayah Sumatera Barat pagi tadi.”
📖 2. Membaca
Deskripsi:
Membaca adalah proses memahami pesan yang disampaikan dalam bentuk tulisan. Dalam keterampilan membaca, terdapat beberapa tingkat pemahaman, masing-masing dengan ciri khasnya.
a. Membaca Pemahaman Literal
Pemahaman langsung terhadap isi teks (fakta yang tertulis).
Contoh:
Membaca artikel berita dan menjawab pertanyaan seperti:
“Siapa yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut?”
“Di mana kejadian itu berlangsung?”
b. Membaca Pemahaman Interpretatif
Menafsirkan makna tersirat dalam bacaan.
Contoh:
Dalam cerpen, tokoh utama pulang ke rumah dengan langkah gontai dan wajah murung. Pembaca menyimpulkan bahwa tokoh tersebut sedang mengalami kegagalan.
c. Membaca Kritis
Mengevaluasi isi bacaan dan mempertanyakan keakuratan atau kebenarannya.
Contoh:
Membaca artikel opini tentang penggunaan AI di sekolah, lalu pembaca berpikir:
“Apakah benar AI bisa menggantikan peran guru sepenuhnya?”
“Apakah data yang digunakan penulis valid?”
d. Membaca Kreatif
Menghasilkan ide baru berdasarkan isi bacaan.
Contoh:
Setelah membaca cerita tentang lingkungan bersih, siswa terinspirasi membuat poster ajakan menjaga kebersihan di sekolah dengan ide-ide kreatif yang tidak disebutkan langsung dalam bacaan.
🔑 Kesimpulan:
Keterampilan menyimak dan membaca adalah fondasi utama dalam komunikasi. Dengan menyimak secara aktif dan membaca dengan pemahaman mendalam, seseorang dapat menyerap informasi, mengembangkan pemikiran, dan menyumbangkan ide secara lebih efektif dalam berbagai konteks
Tugas 2
Pilih salah satu karya Sastra Abad 16-17 seperti: Syair Hamzah Fansuri, Hikayat Raja-raaja Pasai, Sejarah Melayu, Tajussalatin, dan Bustanussalatin yang menggunakan bahasa Melayu sebagai bahasa Sastra. Silakan saudara kaji dan analisis bahwa saat itu bahasa melayu telah menjadi bahasa negara, bahasa pergaulan antar suku bangsa. Kaitankan dengan tahun terciptanya karya sastra tersebut dengan penguasaa saat itu. Dikumpulkan print out pada pertemuan hari Senin (17/4/2023).
MEMBACA SQ3R (6)
Teknik SQ3R ini sangat populer dan banyak digunakan orang karena teknik ini hasilnya dirasakan sangat memuaskan. Biasanya teknik membaca ini digunakan untuk belajar secara mendalam, misalnya dalam menghadapi ujian atau presentasi.
SQ3R merupakan singkatan dari 5 langkah strategi dalam proses membaca seperti berikut
Survei atau meninjau, waktu yang diperlukan untuk meninjau buku itu kurang lebih 5-10 menit. Sebelum kita mulai membaca buku perlu dilakukan terlebih dahulu survei teks. Survei teks ini meninjau dan mengisi isi teks secara sekilas.
Question atau bertanya, kegiatan ini dapat dilakukan sekitar 5 menit. Setelah melakukan survei dan kita mendapatkan gambaran umum mengenai isi teks maka langkah selanjutnya adalah mengajukan pertanyaan sebanyak-banyaknya yang relevan dengan gagasan-gagasan utama yang perlu kita ketahui. Pertanyaan ini berguna untuk menentukan apa yang ingin kita.
Read atau membaca, kegiatan ini dilakukan sebagai kegiatan inti. Kegiatan ini berupa membaca baris demi baris yang dilakukan dengan tidak terlalu cepat dan hati-hati. Setelah menyusun pertanyaan dan memiliki tujuan membaca, kita memulai kegiatan membaca yang sebenarnya.
Recite atau menceritakan kembali. Kegiatan ini dilakukan sesuai membaca selama setengah dari waktu untuk membaca. Langkah ini disebut juga dengan langkah pengendapan dan perenungan. Langkah ini dapat dilakukan setelah selesai membaca atau berhenti sejenak setiap kali selesai membaca suatu bab atau bagian, untuk berusaha mengingat dan menceritakan kembali jawaban-jawaban yang kita peroleh atas pertanyaan-pertanyaan yang kita susun.
Review atau mengulangi, waktu yang diperlukan untuk kegiatan ini sekitar seperempat dari waktu untuk setelah membaca teks secara keseluruhan, hendaknya kita tidak langsung mengakhiri kegiatan membaca, melainkan melakukan review terlebih dahulu. Review di sini dilakukan dengan meninjau ulang. Review bisa dilakukan dengan dua cara. 1) Pertama dengan melakukan tinjauan ulang atas semua pertanyaan dan jawaban kita, 2) Kedua dengan meninjau ulang bagian-bagian penting dalam teks yang telah kita tandai sebelumnya. Tahap ini bertujuan membantu kita untuk menemukan pokok-pokok penting yang perlu diingat kembali.
Kelebihan metode SQ3R
Bisa bekerja sama secara kelompok untuk bertukar pikiran dalam hal memahami materi yang tersedia di dalam bacaan.
Diberi petunjuk agar terbiasa berpikir secara komprehensif terhadap bacaan sehingga menjadi lebih terlatih dan aktif membuat pertanyaan relevan.
Didorong untuk memikirkan jawaban dari setiap pertanyaan yang muncul dari isi bacaan dan teks
Kelemahan SQ3R
Strategi ini tidak dapat diterapkan pada semua pokok bahasan karena mengingat materi yang tidak selamanya mudah dipahami dengan cara membaca saja melainkan juga perlu adanya praktikum.
Guru akan mengalami kesulitan dalam mempersiapkan buku bacaan untuk masing-masing siswa jika tidak semua siswa memiliki bukunya.
Temukan satu artikel ilmiah dari jurnal yang telah terakreditasi SINTA 1, 2, 3, atau 4 dengan tema yang berkaitan dengan Teknologi Informasi (TI). Selanjutnya, lakukan pembacaan dan analisis artikel tersebut menggunakan metode SQ3R (Survei, Question, Read, Recite, Review).
Hasil analisis ditulis dalam format dokumen Microsoft Word dengan ketentuan:
Font: Times New Roman
Ukuran huruf: 12 pt
Jarak spasi: 2
Seluruh file softcopy dikumpulkan secara kolektif ke dalam satu folder, kemudian dikirim melalui email ke alamat:prabangkaranewsnet@gmail.com.
Pengumpulan terakhir Senin 17 Nopember 2025 jam 15.00 WIB
Latihan
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan baik dan benar. Ditulis tangan, meggunakan kertas folio bergaris yang telah disediakan oleh pihak kampus. Dikumpulkan pada pertemuan ke-8. Tidak diperkenankan dalam 1 halaman terdapat tipex-an, namun masih diberikan toleransi maksimal 3 kali
Jelaskan fungsi bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara dan Bahasa Nasional.
Jelaskanlah perkembangan (peningkatan) bahasa Indonesia berdasarkan hasil kongres VII s.d. XI dengan menggunakan peta konsep (mind mapping).
Sebutkan dan jelaskan Sejarah Bahasa Melayu diangkat menjadi Bahasa Nasional oleh pemuda-pemudi Indonesia!
Pemahaman masyarakat terhadap kedudukan dan fungsi Bahasa Indonesia dapat menjadi dasar dalam menumbuhkan jiwa nasionalisme kaum muda dan pelajar. Dalam hal ini, bahasa Indonesia diketahui mempunyai dua kedudukan yaitu sebagai bahasa Nasional dan bahasa Negara.
Tuangkan pendapat Anda tentang kaitan jiwa nasionalisme dengan penggunaan bahasa Indonesia. Sertakan pendapat Anda dengan contoh/alasan logis dan teori pendukung!
Masih perlukah bahasa Indonesia bagi bangsa Indonesia saat ini? Penjelasan Anda harus disertai dengan alasan yang logis dan disertai contoh.
Sebutkan hubungan empat keterampilan bahasa yakitu menyimak, membaca, menulis, berbicara disertai dengan teori yang mendasarinya !
Berdasarkan kalimat-kalimat di bawah ini, analisislah dengan memberikan jawaban benar atau salah pada masing-masing nomor tersebut terkait dengan penggunaan huruf kapital dan tanda petik. Jawaban sertakan dengan teori pendukung. !
Wati suka membeli bika Ambon
Kita harus selalu menghormati Ibu dan Bapak Dosen
Saya telah membaca novel Tenggelamnya Kapal van Der wijck karya HAMKA
Ibu Nana dari mana? “kata Wati”
Pada tahun 2005, undang-undang Guru dan Dosen sudah diresmikan.
Saksi bisu pertemuan kita adalah sungai Bengawan Solo.
Abstrak adalah ringkasan singkat dari sebuah dokumen, penelitian, atau makalah yang memberikan gambaran umum tentang isinya. Abstrak biasanya terletak di bagian awal dokumen dan ditulis dengan tujuan memberikan informasi penting kepada pembaca tanpa harus membaca keseluruhan dokumen.
Deskripsi abstrak sering kali mencakup pokok-pokok penting yang dibahas dalam dokumen, tujuan penelitian, metode yang digunakan, hasil yang ditemukan, dan kesimpulan yang diambil. Abstrak berfungsi sebagai alat bantu dalam mengidentifikasi kepentingan dokumen dan membantu pembaca memutuskan apakah mereka perlu membaca keseluruhan dokumen atau tidak.
Dalam sebuah abstrak, penting untuk menyajikan informasi secara jelas, ringkas, dan terstruktur. Biasanya, abstrak terdiri dari beberapa kalimat atau beberapa paragraf pendek yang tidak melebihi satu halaman. Struktur abstrak dapat bervariasi tergantung pada jenis dokumen atau makalah yang diabstraksikan, namun umumnya mencakup bagian-bagian berikut:
Latar Belakang: Menjelaskan konteks dan latar belakang penelitian atau topik yang dibahas.
Tujuan: Menguraikan tujuan atau pertanyaan penelitian yang ingin dijawab.
Metode: Menyajikan pendekatan atau metode yang digunakan dalam penelitian.
Hasil: Menyampaikan temuan atau hasil penelitian yang paling penting.
Kesimpulan: Menyimpulkan temuan atau implikasi penting yang dihasilkan dari penelitian.
Implikasi dan Relevansi: Menjelaskan implikasi dan relevansi hasil penelitian dalam konteks yang lebih luas.
Pada umumnya, abstrak harus memberikan gambaran yang jelas dan akurat tentang isi dokumen asli. Hal ini membantu pembaca memutuskan apakah dokumen tersebut relevan dengan kebutuhan dan minat mereka
TUGAS
1. Simak dan tuliskan kembali Abstrak di bawah ini agar menjadi abstrak yang baik !
“Pengaruh Program Kampus Mengajar terhadap Peningkatan Partisipasi Siswa dalam Kegiatan Ekstrakurikuler”
Artikel ilmiah ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh Program Kampus Mengajar terhadap peningkatan partisipasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dasar. Penelitian dilakukan melalui program Kampus Mengajar yang melibatkan mahasiswa dalam memberikan bantuan pendidikan di sekolah-sekolah di daerah pedesaan.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus di SD Negeri 4 Kemuning. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait kegiatan ekstrakurikuler sebelum dan setelah pelaksanaan Program Kampus Mengajar. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas 4 dan 5 yang terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler yang ditawarkan oleh program tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam partisipasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler setelah pelaksanaan Program Kampus Mengajar. Ditemukan peningkatan jumlah siswa yang terlibat dalam kegiatan seperti pramuka, seni tari, olahraga, dan lainnya. Selain itu, partisipasi siswa juga meningkat dalam kegiatan yang berkaitan dengan literasi dan numerasi.
Temuan ini menunjukkan bahwa Program Kampus Mengajar memiliki dampak positif dalam mendorong partisipasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dasar. Keterlibatan mahasiswa dalam program ini memberikan inspirasi dan motivasi bagi siswa untuk lebih aktif dan berpartisipasi dalam kegiatan di luar kurikulum akademik. Hal ini juga menunjukkan pentingnya keterlibatan komunitas dalam meningkatkan pengalaman belajar siswa di sekolah.
Artikel ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang manfaat Program Kampus Mengajar dalam meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler. Implikasi penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar bagi lembaga pendidikan dan pemerintah untuk mengembangkan program serupa yang dapat memperkaya pengalaman pendidikan siswa dan mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan di sekolah.
Sedalam-dalamnya laut, dapat kita duga apa yang tersembunyi di dasarnya.
Tapi di kedalaman jiwa seorang perempuan, siapa yang dapat menduga apa yang disembunyikan di hatinya?
Dua jam sudah Jiang duduk terpana.
Itu makam istrinya, Li Wei, yang wafat seminggu lalu.
Jiang terus saja menangis, menyesali keadaan.
“Li Wei, Li Wei, mengapa kau tak cerita padaku.
Lima belas tahun sudah kita menikah.
Memang kadang tak kupahami perilakumu.”
“Jika kau cerita, aku akan paham.”
Terus saja Jiang menangis.
Ia sangat kasihan pada istrinya.
Tiga hari sebelum wafat,
Ketika dokter menyatakan kanker sudah menyebar ke organ vital,
Li Wei mengajak Jiang bicara empat mata.
“Jiang, maafkan aku.
Ini tak pernah aku ceritakan pada orang lain.”
Li Wei menyerahkan kunci dalam amplop kecil.
“Ini kunci brankasku yang di kamar.
Di dalam amplop ada passcode-nya juga.
Aku ingin kau berjanji.
Ini hanya kau buka setelah aku tiada.
Paling cepat sehari setelah aku dimakamkan.”
Saat itu Jiang sudah terpana.
Selama ini ia mengira itu brankas biasa.
Li Wei menyimpan perhiasan dan uang tunai dalam jumlah besar.
Jiang mulai merasa.
Agaknya Li Wei menyimpan satu rahasia penting di sana.
Tapi rahasia apakah itu?
Bahkan Jiang tak bisa menerka.
Li Wei wafat.
Sehari setelah dimakamkan,
dag dig dug juga hati Jian.
Rahasia apa yang tersimpan dalam brankas?
ketika membuka brankas,
ia melihat 4 buku diari ada di sana.
Lengkap dengan tulisan tahun di covernya: 1998, 1999, 2000, 2001.
Ada sebuah surat di atasnya.
“Untuk suamiku, Jiang.”
Surat itu dibuka Jiang terlebih dahulu.
“Suamlku sayang, Jiang.
Kau seorang penulis.
Aku ingin kau menulis kisahku ini.
Untuk pelajaran.
Tapi samarkan identitasku.”
Bertambah penasaran Jiang.
Dibukanya buku diari itu.
Dari siang hingga pagi esoknya, Jiang terus membaca.
Tak terputus.
Tak tidur.
Air matanya terus menetes.
Selesai membaca, Jiang menangis sesegukan.
“Li Wei, Li Wei.
Buat apa kau rahasiakan ini padaku.
Aku mencintaimu.
Menerimamu apa adanya.”
15 tahun menikah.
Kini ia baru tahu.
Dia lah satu-satunya yang tahu,
bahwa Li Wei pernah diperkosa 5 orang, dalam kasus kerusuhan rasial, di Jakarta, Mei 1998.
Jiang menangis.
“Ampuuuun Li Wei, Ampuuun.
Kau perempuan yang kuat.
Sangat kuat.”
Hari itu tanggal 13 Mei 1998.
Jakarta rusuh.
Usia Li Wei 21 tahun.
Ia tinggal di perumahan mewah Jakarta.
Memang banyak orang kaya Tionghoa di sana.
Saat itu Li Wei sendiri.
Pembantunya pulang kampung.
Ayah dan Ibu ke Amerika Serikat menengok kakak yang sekolah di sana.
Li Wei tak ikut.
Ia ada ujian mid semester.
Segerombolan pemuda menyeramkan.
Mereka membawa pentungan.
Ada yang bawa golok.
Sejak di jalan mereka sudah teriak:
“Hei, Cina.
Keluar kalian.
Kalian jadi kaya.
Kami miskin.”
“Duaaaaarr”
Gerbang berhasil mereka dobrak.
Li Wei ketakutan.
Ia segera matikan lampu.
Ia tutup gorden.
Itu masih sore hari menjelang magrib.
Tapi justru aksi Li Wei ini terlihat.
Mereka meyakini rumah ini ada penghuninya.
Pintu masuk pun didobrak.
Mereka masuk ke ruangan.
Li Wei sembunyi di bawah kolong ranjang.
Tapi mereka berhasil menemukannya.
“Jangan, jangan,” ujar Li Wei.
Aku punya uang.
Ambil saja uangku.
Ambil saja barang-barang.”
Mereka tertawa.
Golok pun di dilengketkan ke leher Li Wei.
“Jika melawan, aku gorok lehermu.
Aku cungkil matamu.”
Li Wei seketika lemas.
Ia seolah hilang ingatan.
Yang ia ingat, rasa sakit.
Bergantian 5 lelaki itu memperkosanya.
Li Wei hanya bisa menangis.
Setelah puas memperkosa, rombongan itu pergi.
Ada yang membawa TV.
Ada yang mengambil komputer.
Semalaman Li Wei menangis.
Awalnya ia terpikir bunuh diri.
Pisau tajam itu sudah ia dekatkan dengan nadi tangan.
Tapi Li Wei membayangkan Ibu, Ayah, dan Kakaknya.
Betapa sedih hati mereka.
Selaku penganut Kristen yang taat, Li Wei berdoa dengan segenap hati.
“Kuatkan aku, ya Bapa.
Berikan aku cahaya.
Tunjukkan jalan.”
Doa ini ia ulang-ulang,
hingga tertidur.
Ketika terbangun, hari sudah siang.
Li Wei rasakan sakit yang sangat di bagian bawah badannya.
Entah datang dari mana.
Li Wei akhirnya menyiapkan cerita.
Ia akan katakan pada keluarga.
Rumah mereka dirampok.
Tapi Li Wei saat itu sedang di luar.
Ketika ia pulang, rumah sudah porak poranda.
Memang mulai terjadi kerusuhan di banyak area Tionghoa di Jakarta.
Li Wei pun bergegas ke hotel di daerah Sudirman.
Agar aman, ia ambil hotel bintang lima.
Dari hotel, ia menelepon Ayahnya.
“Aku lima hari tinggal di hotel, ya Ayah.
Sampai semua reda.”
Ayah di Amerika Serikat sangat cemas.
“Li Wei, Ayah membaca berita.
Ayah juga dapat kabar dari Pamanmu. Jika ada yang mendesak, jangan sungkan minta tolong Pamanmu. Minggu depan kami kembali ke Jakarta.”
Ibu juga mengekspresikan cemas yang sama. Juga kakaknya.
“Li Wei, tinggal saja di hotel ya, sampai semua sudah normal. Ibu mendengar banyak yang diperkosa.”
Li Wei berhasil membuat keluarganya percaya.
Ia mujur bisa merahasiakan kisah ini sampai mati.
Tapi ia tak bisa merahasiakan ini kepada hatinya sendiri.
Li Wei luka.
Sangat dalam.
Trauma menganga.
Kadang ia mimpi sambil teriak.
“Keluar, keluar kalian dari sini! “
Pernah Ayah dan Ibunya terbangun.
Mereka ketuk-ketuk pintu kamar.
“Li Wei, Li Wei, buka pintu.
Ada apa?”
Li Wei buka pintu.
Ia cerita tadi siang nonton film horor.
Ini sampai terbawa ke mimpi.
Ayah dan Ibunya geleng-geleng kepala.
Hal yang sama soal asmara.
Li Wei sudah 35 tahun.
Tapi ia belum menikah.
Tak punya pacar.
Ayah dan Ibu mengajak bicara.
Ada apa denganmu?
Jiang itu lelaki yang baik.
Tapi selalu kau abaikan.
Untuk keluarga,
akhirnya Li Wei menikah dengan Jiang.
Setelah menikah,
tiga bulan lamanya,
Li Wei selalu menghindar hubungan suami-istri.
Jiang sempat marah dan kecewa.
“Aku ini suamimu yang sah.
Katamu, dirimu cinta padaku.
Mengapa menghindar.”
Li Wei akhirnya pasrah.
Tapi Jiang tahu,
Li Wei sangat dingin, tak menikmati kemesraan itu.
Li Wei memang bisa menutup rahasia.
Tapi ia tak bisa merahasiakan ini kepada hatinya sendiri.
Ia pun sibuk mencari tahu.
Apa yang terjadi di Jakarta saat itu.
Seberapa banyak yang mengalami musibah seperti dirinya.
Sekitar tanggal 12 dan 13 Mei 1998, terjadi pemerkosaan di beberapa titik.
Di Jakarta, mulai dari Jembatan Tiga, Jembatan Lima, Glodok, hingga Pluit.
Pemerintah membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF).
Badan ini menyimpulkan.
Korban perkosaan sebanyak 52 orang. (1)
Mayoritas orang Tionghoa.
Kekerasan seksual terjadi di dalam rumah, di jalan dan di depan tempat usaha.
Sebagian besar kasus perkosaan adalah gang raped.
Korban diperkosa oleh sejumlah orang.
Mereka perkosa bergantian pada waktu yang sama.
Ya Tuhan.
Mereka acapkali memperkosa di hadapan orang lain.
Li Wei juga mendengar kesaksian seorang relawan.
Di jembatan Glodok, di depan Harco, ada seorang perempuan Tionghoa diseret.
Para laki-laki itu menjadi singa ganas. Bergantian mereka memperkosa.
Itu dilakukan di tempat terbuka.
Tempat orang lalu lalang.
Hadir juga lembaga masyarakat seperti Kalyanamitra.
Lembaga ini menjadi pusat komando.
Mereka membuka posko pengaduan.
Tujuannya melawan tindakan pemerkosaan terhadap perempuan.
Terutama etnis minoritas, perempuan Tionghoa.
Lembaga ini menceritakan.
Lebih dari 150-an kasus perkosaan dalam peristiwa Mei 1998, di Jakarta. (2)
Li Wei memang bisa menutup rahasia.
Tapi ia tak bisa merahasiakan ini kepada hatinya sendiri.
Li Wei terkesima pada gadis muda bernama Ita Martadinata.
Ia juga korban perkosaan.
Ia juga etnis Tionghoa.
Usianya baru 18 tahun.
Ita saat itu siswa kelas 3 SMA.
Begitu berani Ita Martadinata melawan.
Ita anak yang aktif dan pintar. Namun terjadi perubahan prilaku.
Ia menjadi murung dan diam,
setelah diperkosa.
Ita sempat bergabung dengan Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TRuK).
Tim ini mengadvokasi perempuan etnis Tionghoa yang diperkosa.
Setelah lama merenung,
Ita bicara.
Ia satu-satunya korban yang berani bersuara.
Ia memberi konseling untuk sesama korban.
Saat itu, Ita siap pergi ke PBB.
Ia akan testimoni pada dunia.
Akan diceritakannya perkosaan massal dalam kerusuhan Mei 1998.
Akan diceritakannya pengalaman dirinya sendiri.
Tapi, pada tanggal 9 Oktober 1998, Ita ditemukan mati terbunuh.
Perut, dada, dan lengan kanannya ditikam hingga sepuluh kali.
Lehernya disayat.
Dan alat kelaminnya ditancap kayu. (3)
Li Wei semakin takut.
Rahasia diri ia tutup semakin rapat.
Ia tak mau dibunuh seperti Ita.
Sehari setelah membaca buku diari Li Wei, Jiang memgambil cuti seminggu.
Ia tak ingin dulu bekerja.
Badai berputar-putar di batinnya.
Kata-kata itu selalu Jiang ulang.
“Li Wei, Li Wei. Mengapa kau rahasiakan ini padaku.
Aku mencintaimu.
Menerimamu apa adanya.“
Bagian ini menjelaskan keterampilan menulis sebagai bentuk ekspresi produktif dalam bentuk tulisan.
Pokok-pokok isi:
Menulis sebagai keterampilan produktif: Menulis adalah proses kompleks yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, penyusunan gagasan, dan revisi.
Langkah-langkah menulis:
Menentukan topik.
Merancang tulisan (kerangka).
Menulis draf awal.
Merevisi dan menyunting.
Jenis-jenis tulisan:
Tulisan naratif.
Tulisan deskriptif.
Tulisan ekspositori.
Tulisan argumentatif.
Tips Menulis:
Jangan takut salah.
Yakini bahwa tulisan Anda penting.
Fokus pada tujuan penulisan.
Tulis apa yang Anda kuasai atau minati.
Contoh Aktivitas:
Di bagian akhir terdapat contoh ilustrasi aktivitas menulis, seperti menuliskan pengalaman pribadi atau menjelaskan gambar yang menunjukkan seseorang sedang beraktivitas.
Hubungan Antarketerampilan Berbahasa
I. Pendahuluan
Dalam pembelajaran bahasa Indonesia, penguasaan keterampilan berbahasa merupakan inti dari proses belajar. Keterampilan berbahasa mencakup empat aspek utama, yaitu:
Menyimak
Berbicara
Membaca
Menulis
Keempat keterampilan ini tidak berdiri sendiri, melainkan saling berhubungan dan saling memengaruhi satu sama lain. Pemahaman atas hubungan ini penting agar pengajaran bahasa berlangsung secara menyeluruh dan terpadu.
II. Pengelompokan Keterampilan Berbahasa
Keterampilan berbahasa dibagi menjadi dua kelompok besar:
Jenis Keterampilan
Kegiatan Utama
Contoh Aktivitas
Reseptif
Menerima dan memahami bahasa
Menyimak, Membaca
Produktif
Menghasilkan atau menyampaikan bahasa
Berbicara, Menulis
III. Hubungan Antar Keterampilan
1. Menyimak dan Berbicara
Hubungan langsung dan simultan.
Menyimak sebagai keterampilan awal dalam proses komunikasi lisan.
Contoh: Dalam percakapan, kita harus menyimak lawan bicara sebelum merespon secara lisan.
2. Membaca dan Menulis
Membaca memperkaya kosa kata, struktur kalimat, dan gaya bahasa.
Menulis merupakan proses aktif yang memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh dari membaca.
Contoh: Seseorang yang banyak membaca akan memiliki kemampuan menulis yang lebih baik karena terbiasa melihat contoh tulisan yang baik.
3. Menyimak dan Menulis
Menyimak memperkuat pemahaman terhadap isi pesan, logika, dan struktur kalimat.
Dapat meningkatkan kemampuan menyusun kalimat saat menulis.
4. Membaca dan Berbicara
Membaca memberikan wawasan dan informasi yang bisa digunakan dalam berbicara.
Pengetahuan yang diperoleh dari teks dapat dijadikan bahan argumen dalam presentasi atau diskusi.
IV. Hubungan Timbal Balik
Keterampilan berbahasa memiliki hubungan timbal balik, artinya:
Keterampilan reseptif mendukung keterampilan produktif.
Sebaliknya, keterampilan produktif juga bisa memperkuat keterampilan reseptif.
Contoh:
Seseorang yang menulis secara rutin akan lebih peka saat membaca tulisan orang lain.
Seseorang yang sering berbicara (berdiskusi) juga akan lebih kritis saat menyimak orang lain berbicara.
V. Implikasi dalam Pembelajaran Bahasa
Untuk menciptakan pembelajaran bahasa yang efektif:
✅ Integrasikan keempat keterampilan dalam satu kegiatan pembelajaran. ✅ Gunakan pendekatan tematik agar keterampilan saling mendukung. ✅ Rancang aktivitas yang berjenjang: mulai dari menyimak/membaca → berbicara/menulis. ✅ Libatkan siswa secara aktif dalam proses berbahasa secara utuh.
VI. Tabel Hubungan Antarketerampilan Berbahasa
Keterampilan Dasar
Mendukung Keterampilan
Contoh Hubungan
Menyimak
Berbicara
Menyimak percakapan untuk merespon secara lisan
Membaca
Menulis
Membaca teks sebagai model dalam menulis
Berbicara
Menyimak
Berlatih berbicara meningkatkan kesadaran menyimak
Menulis
Membaca
Menulis membantu mengenali struktur bacaan
VII. Kesimpulan
Keempat keterampilan berbahasa merupakan satu kesatuan yang utuh. Pemahaman dan pengembangan keterampilan berbahasa harus dilakukan secara integratif dan kontekstual. Dengan begitu, siswa dapat:
Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif,
Meningkatkan kemampuan komunikasi,
Memiliki kompetensi literasi yang baik.
SISTIMATIKA PENULISAN ARTIKEL ILMIAH
JUDUL:
Penulis:
Afiliasi:
Email:
ABSTRAK: Jumlah kata 200-250
Kata Kunci: …, …, …
1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Tujuan
1.4 Batasan Penelitian
1.5 Tinjauan Singkat Penelitian Terdahulu
2. TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Landasan Teori
2.2 Penelitian Terdahulu
3. METODOLOGI
3.1 Jenis Penelitian
3.2 Data
3.3 Alat dan Bahan
3.4 Metode/Algoritma
3.5 Tahapan Penelitian
4. HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Penelitian
4.2 Pembahasan
2. Menulis karya ilmiah, jelaskan dalam mengutip dari sumber referensi secara sengaja atau tidak sengaja tanpa dikutip dengan benar dan ada di daftar referensi !
3. Sebutkan 6 cara untuk menghindari plagiasi !
4. Jelaskan yang disebut dengan karya ilmiah !
5. Sebutkan pelanggaran dalam penulisan karya ilmiah !
Jawaban ditulis di kertas folio bergaris dikumpulkan hari ini. Pekerjaan dikumpulkan oleh ketua kelas dengan mencantumkan absensi mahasiswa yang telah mengumpulkan. pekerjaan tugas dikumpulkan di mejanya Pak Agoes di Prodi PBSI. Terima kasih.
📘 TUGAS PROYEK BAHASA INDONESIA
Pembuatan Video Publikasi Budaya di Media Online
Deskripsi Tugas
Mahasiswa diminta untuk membuat video edukatif bertema materi budaya yang telah dipublikasikan di portal berita Pacitan Terkini (http://pacitanterkini.com). Video harus mengangkat kembali informasi budaya tersebut dalam bentuk yang kreatif, komunikatif, dan informatif.
Format bebas (narasi, vlog, dokumenter mini, slide video kreatif, animasi, dsb.)
Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
Menampilkan judul video, sumber artikel, dan nama mahasiswa
Menyertakan rangkuman isi artikel + interpretasi, opini, atau analisis budaya dari mahasiswa
Visualisasi boleh berupa:
footage asli
gambar ilustrasi
slide teks
voice over
rekaman aktivitas budaya
3. Publikasikan video di YouTube
Ketentuan:
Unggah ke akun pribadi mahasiswa
Judul video: “Proyek Bahasa Indonesia – Budaya Pacitan: [Judul Artikel] – [Nama Mahasiswa]”
Sertakan link artikel Pacitan Terkini di deskripsi video
Set video pada mode public (bukan private)
4. Pengumpulan
Kumpulkan link YouTube melalui format yang ditentukan dosen (Google Classroom/WA/Email)
Deadline: sebelum pelaksanaan UAS Bahasa Indonesia
📑 Penilaian (Rubrik Singkat)
Komponen
Bobot
Kesesuaian tema & sumber artikel
20%
Struktur isi video (rangkuman + analisis)
30%
Penggunaan bahasa Indonesia yang baik & benar
20%
Kreativitas tampilan video
20%
Ketepatan pengumpulan
10%
Kumpulkan dalam bentuk softfile dimasukan dalam file kelas, dalam bentuk link google drive, sebelum ujian akhir semester mata kuliah Bahasa Indonesia yang telah dijadwalkan.
1 kelompok terdiri dari maksimal 4 orang anggota, sesuai dengan nomor mahasiswa
Saudara harus masukan semua dokumen dalam bentuk softfile dan mengumpulkan dalam bentuk hard copy dalam bentuk printout yang berisi nama, alamat link google drive dokumen, serta print out halaman pertama artikel ilmiah.