Tanam Trembesi, Jaga Sumber Mata Air: Aksi Nyata SMSI Pacitan untuk Lingkungan

Tanam Trembesi, Jaga Sumber Mata Air: Aksi Nyata SMSI Pacitan untuk Lingkungan
SHARE

PRABANGKARANEWS, Pacitan – Aksi peduli lingkungan ini merupakan wujud nyata komitmen SMSI terhadap konservasi tanah dan air, khususnya di wilayah yang rawan kekeringan dan erosi. Penanaman pohon Trembesi dinilai sebagai langkah strategis karena pohon ini memiliki akar tunggang yang kuat dan kanopi rindang yang mampu menyerap air hujan dengan baik.

Kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mengatasi krisis air bersih mendorong Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pacitan untuk turun langsung ke lapangan. Pada Selasa, 24 Juni 2025, SMSI menggelar aksi bakti sosial berupa penanaman pohon trembesi di Desa Tamanasri, Kecamatan Punung—wilayah yang dikenal rawan kekeringan saat musim kemarau.

Kegiatan ini bukan hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi juga langkah konkret dalam pelestarian sumber mata air yang semakin terancam. Dipilihnya pohon trembesi bukan tanpa alasan; jenis pohon ini dikenal memiliki kemampuan tinggi dalam menyerap air dan menjaga kelembaban tanah, sehingga efektif untuk menjaga keseimbangan ekosistem di sekitarnya.

Baca Juga  Serial Riset LSI Denny JA Topik Covid-19: Efek Pembatasan Sosial Berskala Besar Belum Maksimal

Ketua SMSI Pacitan, Irwan Noerkhandiono, menegaskan bahwa aksi ini adalah bagian dari komitmen SMSI dalam berperan aktif mendukung pelestarian lingkungan.

“Kami ingin mengajak masyarakat dan seluruh pihak agar semakin peduli terhadap lingkungan, terutama dalam menjaga sumber mata air yang kini mulai terancam,” ungkap Irwan.

Pemilihan Desa Tamanasri sebagai lokasi kegiatan pun sangat strategis. Menurut Irwan, desa ini sering mengalami kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau panjang.

“Kami berharap, dengan penanaman pohon trembesi ini, ke depan masyarakat tidak akan lagi kesulitan dalam mengakses sumber air bersih,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat pun terasa nyata. Warga setempat turut hadir dan terlibat langsung dalam penanaman pohon di sekitar sumber mata air. Gotong royong ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau organisasi semata, melainkan panggilan bersama yang harus dijawab dengan tindakan nyata.

Baca Juga  KPK Tetapkan Eks Dirut Pertamina Galaila Karen Kardinah Jadi Tersangka

Dengan semangat kolaboratif dan niat tulus untuk menjaga alam, SMSI Pacitan membuktikan bahwa media bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga agen perubahan yang mampu memantik kesadaran dan aksi nyata demi masa depan yang lebih lestari.

“Pohon Trembesi adalah karunia dari Allah SWT yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Selain berfungsi menahan laju erosi, pohon ini juga menjaga kelembaban tanah dan mendukung cadangan air tanah,” ujar salah satu pengurus SMSI Pacitan.

Penanaman akan difokuskan pada lahan-lahan kritis dan kosong di Kecamatan Punung. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mengajak berbagai pihak agar terlibat aktif dalam program penghijauan di Kabupaten Pacitan.

Baca Juga  Peringati Sumpah Pemuda; Pemkab Madiun Gelar Sarasehan dengan Tema "Peran Pemuda dalam Pembangunan di Era Digital"

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda berkelanjutan SMSI dalam mewujudkan media yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga turut serta dalam aksi nyata bagi kemaslahatan masyarakat dan alam