Kategori: OPK&CB
Oleh: Agoes Hendriyanto
Kajian Budaya sebagai sebuah ilmu multidisiplin dengan sudut pandang teoritis mengenai suatu objek dengan perspektif bidang kritik sastra, sosiologi, sejarah, kajian media, dan berbagai bidang lainnya. Kajian budaya sebagai ilmu yang interdisipliner yang mengambil berbagai cara pandang dari ilmu lain untuk meneliti hubungan antara kebudayaan dengan politik atau kekuasaan.
PRABANGKARANEWS.COM | KARANGANYAR – Media masa sebagai alat pengirim pesan dalam bentuk teks atau wacana dari sumber pesan kepada penerima pesan. Namun demikian era post- truth dengan bajirnya berita di publik akan semakin membingungkan masyarakat. Kenyataan di lapangan pada Era post truth dengan banyaknya media elektronik dengan berbagai macam dalam memproduksi pesan dengan berbagai faktor seperti kepemilikan, iklan, kedekatan dengan sumber berita akan memproduksi berbagai macam pesan.
Oleh: Nasarudin Sili Luli
Sebelumnya, dalam rapat dengar pendapat (RDP) Kamis (11/6/2020), DPR bersama Menkeu dan Mendagri menyetujui usulan penambahan anggaran untuk KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk penyelenggaraan Pilkada 2020. KPU kemudian mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 4,7 triliun, DKPP sebesar Rp 39 miliar, dan Bawaslu sebesar Rp 478 miliar.
Badan Permusyawaratan Desa mempunyai peran strategis, sejak awal Kemerdekaan Indonesia (1945). Pada awal pengaturan soal desa sebenarnya tak memperoleh landasan konstitusional yang bersifat eksplisit, kecuali kesatuan masyarakat hukum adat yang telah tumbuh dan berkembang jauh sebelum Indonesia merdeka.
PRABANGKARANEWS.COM | PACITAN – Hobi menjala ikan memang mengasyikkan bagi Imam Wahyudi. Pensiunan ASN yang gemar untuk meluangkan waktu untuk sekedar menjala ikan. Namun dengan perkembangan teknologi, dengan saran mantu kesayangan Hari yang kebetulan juga punya hoby yang sama menyarankan untuk pakai Bubu Payung.
PRABANGKARANEWS.COM| PACITAN – Manusia yang sebelum adanya Covid-19 sudah melintas batas dunia normal manusia. Untuk akademisi akan berlomba-loba untuk satu tujuan dengan membayar puluhan juta bahkan ratusan juta. Minum satu cangkir copi jika belinya di pinggir jalan, warung nagkringan 2500-4000. Namun dengan tempat yang berbeda, nuansa yang berbeda, gengsi yang berbeda harga 1 cangkir copi bisa 40.000,- ribu padahal harga normalnya 4.000,- maka 36.000, saudara membayar tempat, membeli symbol sebuah merk. Angka 36.000 kita sebut dengan hiperealitas.
Mari kita sadar bahwa kemarin kita hidup dalam halusinasi. Kita sadar dan menyelamatkan diri bahwa kita berdiri di atas bom waktu. Hidup Normal bercengkerama dengan alam. Selalu mendekatkan diri kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Kerjasama, gotong-royong, tidak menguasai, berbagi, untuk satu tujuan mulia kebermanfaatan untuk sesama.
